Yandex Metrica Legalitas.Co.iD

Kontak :

0813-1551-3353

E-mail :

admin@legalitas.co.id

Penulis: Legalitas.Co.iD

Konsultan legalitas pendirian pt dan izin usaha sejak tahun 2012.

Persyaratan Dokumen Mengurus Sertifikat Standar Aktivitas Angkutan Udara Bukan Niaga

Berdasarkan Per­me­n­hub  No. 12 Tahun 2021 Ten­tang Aktiv­i­tas Stan­dar Usa­ha Angku­tan Udara Bukan Nia­ga.

Nomor KBLI : 51108 (KBLI tahun 2020).

Per­syaratan Umum

  1. Per­syaratan admin­is­traif sesuai den­gan keten­tu­an yang diatur dalam OSS.
  2. Durasi Pemenuhan sesuai keten­tu­an Lem­ba­ga OSS.

Per­syaratan Khusus

  1. Untuk Pemer­in­tah Pusat, Pemer­in­tah Daer­ah, Badan Usa­ha, dan Lem­ba­ga Ter­ten­tu, ada­pun per­syaratan doku­men yang dilengkapi seba­gai berikut:
    • Surat keteran­gan dari instan­si yang mem­bi­na kegiatan pokoknya;
    • Surat keteran­gan dari penye­leng­gara ban­dar udara dan penye­leng­gara nav­i­gasi pener­ban­gan yang akan digu­nakan seba­gai tem­pat lati­han (train­ing area) bagi pemo­hon angku­tan udara bukan nia­ga (khusus untuk fly­ing school).
    • Ren­cana kegiatan angku­tan udara untuk kurun wak­tu min­i­mal 5 (lima) tahun yang telah ter­ver­i­fikasi seku­rang-kurangnya memu­at:
      • Jenis dan jum­lah pesawat udara yang akan diop­erasikan;
      • Ren­cana base atau pen­em­patan pesawat udara dan daer­ah kegiatan operasi; dan
      • Sum­ber daya manu­sia yang ter­diri atas man­a­je­men, teknisi dan per­son­el pesawat udara.
  2. Untuk Per­oran­gan, men­ga­jukan ren­cana kegiatan angku­tan udara untuk kurun wak­tu min­i­mal 5 (lima) tahun yang telah ter­ver­i­fikasi seku­rang kurangnya memu­at;
    • Jenis dan jum­lah pesawat udara yang akan diop­erasikan;
    • Ren­cana base atau pen­em­patan pesawat udaradan daer­ah kegiatan operasi;
    • Sum­ber daya manu­sia yang ter­diri atas teknisi dan per­son­el pesawat udara;
  3. Untuk men­ga­jukan pengem­ban­gan dalam per­iz­inan Kegiatan Angku­tan Udara Bukan Nia­ga beru­pa perubahan/penambahan jenis kegiatan, dan/atau perubahan/ penam­ba­han jum­lah dan tipe pesawat udara dilengkapi per­syaratan menyusun ren­cana kegiatan angku­tan udara untuk kurun wak­tu min­i­mal 5 (lima) tahun yang telah ter­ver­i­fikasi pal­ing sedik­it memu­at:
    • Jenis dan jum­lah pesawat udara yang akan diop­erasikan;
    • Ren­cana base atau pen­em­patan pesawat udaradan daer­ah kegiatan operasi; dan
    • Sum­ber daya manu­sia yang ter­diri atas man­a­je­men, teknisi dan per­son­el pesawat udara.
  4. Untuk men­ga­jukan peruba­han data admin­is­trasi bukan nia­ga, wajib memenuhi per­syaratan:
    • Peruba­han data admin­is­trasi; dan
    • Sali­nan buk­ti iden­ti­tas diri beru­pa KTP untuk peruba­han penang­gung jawab (bagi perse­o­ran­gan).
    • Memi­li­ki ser­ti­fikat pen­g­op­erasian pesawat udara (Oper­at­ing Cer­tifi­cate) sesuai den­gan per­at­u­ran kese­la­matan pener­ban­gan sip­il, sebelum melakukan pen­g­op­erasian;
    • Mematuhi per­at­u­ran kese­la­matan dan kea­manan pener­ban­gan sip­il dan per­at­u­ran perun­dang-undan­gan yang berlaku; dan
    • Dalam hal melakukan pen­gangku­tan barang berba­haya, wajib memenuhi stan­dar kese­la­matan pen­gangku­tan barang berba­haya den­gan pesawat udara.

Sarana dan Prasarana

  1. Pesawat udara; dan
  2. Gedung seba­gai kan­tor pusat, kan­tor cabang, kan­tor per­wak­i­lan ser­ta fasil­i­tas pen­dukung lain­nya.

Syarat Izin Usaha Jasa Konstruksi Pabrikasi Bangunan Gedung

Berdasarkan Per­at­u­ran Menteri Peker­jaan Umum Dan Peruma­han Raky­at Repub­lik Indone­sia No. 6 Tahun 2021 Ten­tang Jasa Peker­jaan Kon­truk­si Pabrikasi Ban­gu­nan Gedung.

KBLI  41020

Ruang Lingkup

Sub-klasi­fikasi den­gan kode KP-001, pada sub-klasi­fikasi ini men­cakup kegiatan pemasan­gan bahan hasil pro­duk­si pabrik seper­ti beton pra-cetak, baja, plas­tik, karet, dan hasil pro­duk­si pabrik lain­nya den­gan metode pabrikasi, erec­tion, dan/atau per­ak­i­tan untuk ban­gu­nan gedung.

Per­syaratan Khusus

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 85 sam­pai pasal 96 men­je­laskan bah­wa:

  1. Kepemi­likan aset
  2. Tena­ga ker­ja kon­struk­si, tena­ga ini ter­diri dari:
    • Penang­gung Jawab Badan Usa­ha (PJBU);
    • Penang­gung Jawab Tek­nis Badan Usa­ha PJTBU); dan
    • Penang­gung Jawab Sub­klasi­fikasi Badan Usa­ha (PJSKBU).
  3. Mam­pu menye­di­akan per­ala­tan untuk kon­struk­si.

Sarana dan Prasarana

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 96 ayat 3 dan ayat 4, men­je­laskan ten­tang per­ala­tan yang digu­nakan pada Sub-klasi­fikasi KP-001. Pada sub-klasi­fikasi pelaku usa­ha BUJKN (Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si Nasion­al), BUJK (Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si), PMA (Penana­man Modal Asing), KP-BUJKA ( Kan­tor Per­wak­i­lan Badan Usa­ha  Jasa Kon­truk­si Asing), meng­gu­nakan per­ala­tan uta­ma seper­ti :

  • Dump truk
  • Tamp­ing ram­mer
  • Air com­pres­sor
  • Vibrat­ing tam­per
  • Con­crete cut­ter
  • Weld­ing set
  • Mobile crane
  • Crawler crane
  • Truck crane
  • Flat bed truck
  • Butt fusion machine
  • Exca­va­to
  • Pipe jack­ing machine
  • Wheel loader
  • Scaf­fold­ing and shoring

Syarat Izin Usaha Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi

Berdasarkan Per­at­u­ran Menteri Peker­jaan Umum Dan Peruma­han Raky­at Repub­lik Indone­sia No. 6 Tahun 2021 Ten­tang Kon­struk­si Ban­gu­nan Sip­il Minyak dan Gas Bumi.

KBLI 42195

Ruang Lingkup

Sub-klasi­fikasi ini ter­diri dari:

  1. Sub-klasi­fikasi den­gan kode  PL-002  men­cakup usa­ha pem­ban­gu­nan, pemeli­haraan, pem­bongkaran dan/atau pem­ban­gu­nan kem­bali ban­gu­nan sip­il pada kegiatan usa­ha hulu dan hilir minyak dan gas.
  2. Sub-klasi­fikasi den­gan kode ST-006 men­cakup usa­ha perekayasaan, pen­gadaan, dan pelak­sanaan kon­struk­si untuk ban­gu­nan sip­il pada kegiatan usa­ha hulu dan hilir minyak dan gas.

Per­syaratan Khusus

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 96  men­je­laskan:

  1. Pen­jualan Tahu­nan
    • BUJKN jasa kon­sul­tasi Kon­struk­si bersi­fat umum sedan­gkan peker­jaan kon­struk­si bersi­fat  umum kual­i­fikasi menen­gah dan besar yang tidak mem­per­oleh pen­jualan tahu­nan pasa masa  berlaku SBU kon­struk­si, untuk mem­per­pan­jang SBU harus menu­runk­an sub-klasi­fikasi 1 tingkat.
    • Kan­tor Per­wak­i­lan BUJK dan BUJK PMA pada masa per­pan­jan­gan kon­struk­si  harus memi­li­ki pen­gala­man peker­jaan yang dilak­sanakan di Indone­sia.
  2. Kemam­puan keuan­gan yang mana diper­oleh dari nilai total ekuitas
  3. Tena­ga ker­ja kon­struk­si, tena­ga ini ter­diri dari:
    • Penang­gung Jawab Badan Usa­ha (PJBU);
    • Penang­gung Jawab Tek­nis Badan Usa­ha PJTBU); dan
    • Penang­gung Jawab Sub­klasi­fikasi Badan Usa­ha (PJSKBU).
  4. Mam­pu menye­di­akan per­ala­tan untuk kon­struk­si.

Sarana

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 95  men­je­laskan ten­tang kual­i­fikasi dan per­ala­tan uta­ma pada sub-klasi­fikasi :

  1. Sub-klasi­fikasi den­gan kode BS-013, den­gan Kual­i­fikasi Menen­gah (M) & Besar (B) meng­gu­nakan per­ala­tan uta­ma seper­ti:
    • exca­va­tor
    • wheel loader
    • bull­doz­er
    • pad foot roller
    • vibro roller
    • truck crane
    • lat­tice boom crawler crane
    • pow­er shov­el
    • pile dri­ving ship
    • drilling rig
    • butt fusion machine
    • flat bed truck
    • cut­ter sec­tion dredger (CSD)
    • crane barge (CB)
    • hop­per barge
    • tug boat
    • util­i­ty boat
    • anchor han­dling tug (AHT)
    • trail­ing suc­tion hop­per dredger (TSHD)
    • weld­ing machine
    • fork­lift
    • scaf­fold­ing
    • dredg­ing barge
    • pipe lay barge, barges
    • crew boat
    • sub­sea pil­ing equip­ment
    • trench­ing equip­ment
    • accom­mo­da­tion work barge (AWB)
    • der­rick barge (DB)
    • float­ing crane
    • pon­ton mate­r­i­al sup­ply
    • float­ing camp
    • dragline.
  2. Sub-klasi­fikasi den­gan kode BS-013, den­gan Kual­i­fikasi Menen­gah (M) & Besar (B) meng­gu­nakan per­ala­tan uta­ma seper­ti :
    • exca­va­tor
    • wheel loader
    • bull­doz­er
    • pad foot roller
    • vibro roller
    • truck crane
    • lat­tice boom crawler crane
    • pow­er shov­el
    • pile dri­ving ship
    • drilling rig
    • butt fusion machine
    • flat bed truck
    • cut­ter sec­tion dredger (CSD)
    • crane barge (CB), hop­per barge
    • tug boat
    • util­i­ty boat, anchor han­dling tug (AHT)
    • trail­ing suc­tion hop­per dredger (TSHD)
    • weld­ing machine
    • fork­lift
    • scaf­fold­ing
    • dredg­ing barge
    • pipe lay barge
    • barges
    • crew boat
    • sub­sea pil­ing equip­ment
    • trench­ing equip­ment
    • accom­mo­da­tion work barge (AWB)
    • der­rick barge (DB)
    • float­ing crane
    • pon­ton mate­r­i­al sup­ply
    • float­ing camp
    • dragline

Syarat Izin Usaha Jasa Pekerjaan Konstruksi Pelindung Pantai

Berdasarkan Per­at­u­ran Menteri Peker­jaan Umum Dan Peruma­han Raky­at RI No. 6 Tahun 2021 Ten­tang Jasa Peker­jaan Kon­struk­si Pelin­dung Pan­tai.

KBLI 42922

Ruang lingkup

Pada Sub­klasi­fikasi den­gan kode KK004 ini, men­cakup ban­gu­nan pelin­dung pan­tai ter­ma­suk groin, break­wa­ter, sea­wall, arti­fi­cial head­land, beach nour­ish­ment, terum­bu buatan dan peker­jaan lain­nya yang seje­nis

Per­syaratan Khusus

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 95 men­je­laskan:

  1. Kepemi­likan asset yang jelas
  2. Tena­ga ker­ja kon­struk­si, tena­ga ini ter­diri dari:
    • Penang­gung Jawab Badan Usa­ha (PJBU);
    • Penang­gung Jawab Tek­nis Badan Usa­ha PJTBU); dan
    • Penang­gung Jawab Sub­klasi­fikasi Badan Usa­ha (PJSKBU).
  3. Mam­pu menye­di­akan per­ala­tan untuk kon­struk­si

Sarana dan Prasarana

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 96 ayat 3 dan 4 men­je­laskan ten­tang kual­i­fikasi dan per­ala­tan uta­ma yaitu Pada Sub­klasi­fikasi KK002, Pelaku usa­ha BUJKN (Badan Usa­ha Jasa Kon­truk­si Nasion­al), BUJK (Badan Usa­ha Jasa Kon­troksi), PMA (Penana­man Modal Asing), KP BUJKA ( Kan­tor Per­wak­i­lan Badan Usa­ha  Jasa Kon­truk­si Asing), meng­gu­nakan per­ala­tan uta­ma seper­ti: con­crete pump, exca­va­tor, float­ing exca­va­tor, motor grad­er, wheel loader, bull­doz­er, pad foot roller, sheep foot roller, vibro roller, crawler crane, truck crane, soil sta­bi­liz­er, pow­er shov­el, pile dri­ving machine, kapal keruk, scraper, vibro ham­mer, dan grout­ing pump.

Izin Usaha Industri Pesawat Terbang Dan Perlengkapannya

Berdasarkan Per­me­n­hub No. 12 Tahun 2021 Ten­tang Stan­dar Kegiatan Usa­ha dan Pro­duk pada Penye­leng­garaan Per­iz­inan Berusa­ha Berba­sis Resiko Sek­tor Trans­portasi.

KBLI 30300 : Indus­tri Pesawat Ter­bang Dan Per­lengka­pan­nya

Per­syaratan Umum

  1. Per­syaratan yang dis­esuaikan den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS;
  2. Durasi wak­tu pemenuhan per­iz­inan berusa­ha sesuai den­gan keten­tu­an lem­ba­ga OSS.

Per­syaratan Khusus

  1. Untuk mem­per­oleh Ser­ti­fikat Organ­isasi Yang Melakukan Kegiatan Ran­cang Ban­gun Pesawat Udara, Mesin Pesawat Udara, dan Bal­ing-Bal­ing Pesawat Udara (Design Orga­ni­za­tion Approval), pemo­hon wajib memenuhi per­syaratan sesuai Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kea­manan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 19 ten­tang Sis­tem Man­a­je­men Kese­la­matan, dan Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kea­manan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 21 ten­tang Prose­dur Ser­ti­fikasi untuk Pro­duk dan Bagian-Bagian­nya, seba­gai berikut:
    • For­mulir per­mo­ho­nan organ­isasi ran­cang ban­gun, for­mulir per­si­a­pan aplikasi (preap­pli­ca­tion state­ment of intent), for­mulir ran­cang ban­gun-kual­i­fikasi dan pen­gala­man dari man­a­je­men per­son­el (Design Orga­ni­za­tion Approval — qual­i­fi­ca­tions and expe­ri­ence of man­age­ment per­son­nel), for­mulir ser­ti­fikasi DOA-check­list/daftar capa­ian (Design Orga­ni­za­tion Approval Cer­ti­fi­ca­tion Checklist/ Sched­ule of Events);
    • Design Orga­ni­za­tion Man­u­al (DOM), prose­dur tier‑2, form dan flow­chart terkait ran­cang ban­gun ter­ma­suk sis­tem pen­jam­i­nan ran­cang ban­gun (design assur­ance sys­tem);
    • Hasil inter­nal audit pada fase ser­ti­fikasi Design Orga­ni­za­tion Approval (DOA);
    • Hasil inter­nal train­ing pada fase ser­ti­fikasi;
    • Doku­men ran­cang ban­gun pro­duk ser­ti­fikasi pesawat udara;
    • For­mulir per­mo­ho­nan untuk ser­ti­fikasi tipe, ser­ti­fikat pro­duk­si, atau mod­i­fikasi ser­ti­fikat tipe (appli­ca­tion for type cer­tifi­cate, pro­duc­tion cer­tifi­cate, or sup­ple­ment type cer­tifi­cate) dan/atau For­mulir per­mo­ho­nan untuk per­se­tu­juan mod­i­fikasi dan per­baikan besar (appli­ca­tion for approval of mod­i­fi­ca­tion and major repair) sesuai den­gan kelas DOA yang diap­likasi; dan
    • Safe­ty man­age­ment man­u­al yang telah dis­ete­tu­jui.
  2. Untuk men­da­p­atkan Ser­ti­fikasi Organ­isasi Desain Luar Negeri (Design Orga­ni­za­tion Approval) yang Melakukan Kegiatan Ran­cang Ban­gun Pesawat Udara, Mesin Pesawat Udara, dan Bal­ing-Bal­ing Pesawat Udara pada Pesawat Udara reg­is­trasi Indone­sia, pemo­hon wajib memenuhi per­syaratan sesuai Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kea­manan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 19 ten­tang Sis­tem Man­a­je­men Kese­la­matan, dan Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kea­manan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 21 ten­tang Prose­dur Ser­ti­fikasi untuk Pro­duk dan Bagian-Bagian­nya, seba­gai berikut:
    • Sali­nan ser­ti­fikat Design Orga­ni­za­tion Approvaldari otori­tas pener­ban­gan negara setem­pat yang masih berlaku;
    • Surat dukun­gan dari perusa­haan Indone­sia (Let­ter of Intern/Memorandum of Under­stand­ing);
    • Mengisi for­mulir per­mo­ho­nan organ­isasi ran­cang ban­gun, for­mulir per­si­a­pan aplikasi (preap­pli­ca­tion state­ment of intent), for­mulir ran­cang ban­gun – kual­i­fikasi dan pen­gala­man dari man­a­je­men per­son­el (design orga­ni­za­tion approval — qual­i­fi­ca­tions and expe­ri­ence ofman­age­ment per­son­nel), For­mulir Ser­ti­fikasi Design Orga­ni­za­tion Approval check­list/ daf­tar capa­ian (Design Orga­ni­za­tion Approval cer­ti­fi­ca­tion check­list sched­ule of events);
    • Design Orga­ni­za­tion Man­u­al (DOM), prose­dur tier‑2, form, dan flow chart terkait ran­cang ban­gun;
    • Hasil inter­nal audit pada fase ser­ti­fikasi DOA;
    • Hasil inter­nal train­ing pada fase ser­ti­fikasi;
    • Doku­men ran­cang ban­gun pro­duk ser­ti­fikasi Pesawat Udara;
    • For­mulir per­mo­ho­nan untuk ser­ti­fikasi tipe, ser­ti­fikat pro­duk­si, atau mod­i­fikasi ser­ti­fikat tipe (appli­ca­tion for type cer­tifi­cate, pro­duc­tion ncer­tifi­cate, or sup­ple­ment type cer­tifi­cate) dan/ atau for­mulir per­mo­ho­nan untuk per­se­tu­juan mod­i­fikasi dan per­baikan besar (appli­ca­tion for approval of mod­i­fi­ca­tion and major­re­pair) sesuai den­gan kelas Design Orga­ni­za­tion Approval/DOA yang diap­likasi; dan
    • Safe­ty Man­age­ment Man­u­al yang telah dis­e­tu­jui.
  3. Untuk men­da­p­atkan Ser­ti­fikat Organ­isasi Yang Melakukan Kegiatan Ran­cang Ban­gun Pesawat Udara, Mesin Pesawat Udara, dan Bal­ing-Bal­ing Pesawat Udara (Design Orga­ni­za­tion Approval), pemo­hon wajib:
    • Mendemon­strasikan kemam­puan­nya sesuai den­gan jenis kelas ser­ti­fikat yang dia­jukan;
    • Memi­li­ki sis­tem jam­i­nan ran­cang ban­gun (design assur­ance sys­tem);dan
    • Memi­li­ki doku­men tek­nis lain­nya yang diper­syaratkan.

Keten­tu­an terkait Ser­ti­fikat Organ­isasi yang Melakukan Kegiatan Ran­cang Ban­gun Pesawat Udara, Mesin Pesawat Udara, dan Bal­ing-Bal­ing Pesawat Udara (Design Orga­ni­za­tion Approval) diatur dalam Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kese­la­matan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 21 ten­tang Prose­dur Ser­ti­fikasi untuk Pro­duk dan Bagian-Bagian­nya.

Sarana dan Prasarana

Pemo­hon Ser­ti­fikat Organ­isasi yang Melakukan Kegiatan Ran­cang Ban­gun Pesawat Udara, Mesin Pesawat Udara, dan Bal­ing-Bal­ing Pesawat Udara (Design Orga­ni­za­tion Approval) wajib untuk memenuhi per­syaratan sarana yang sesuai den­gan kegiatan ran­cang ban­gun yang dilakukan, den­gan men­gacu pada keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan men­ge­nai Kelaiku­daraan Pesawat Udara.