Yandex Metrica legalitas usaha

Kontak :

0813-1551-3353

E-mail :

admin@legalitas.co.id

Tag: legalitas usaha

Persyaratan Sertifikat Standar OSS Aktivitas Usaha Pelayanan Jasa Kebandarudaraan

Berdasarkan Per­me­n­hub  No. 12 Tahun 2021 Ten­tang Aktiv­i­tas Stan­dar Pelayanan Jasa Keban­daru­daraan

KBLI : 52231 (sesuai KBLI Tahun 2020)

Per­syaratan Umum

  1. Per­syaratan admin­is­traif sesuai den­gan keten­tu­an yang diatur dalam OSS.
  2. Durasi Pemenuhan sesuai keten­tu­an Lem­ba­ga OSS.

Per­syaratan Khusus

Per­syaratan untuk men­da­p­atkan per­iz­inan berusa­ha untuk pelayanan jasa keban­daru­daraan adalah seba­gai berikut:

  1. Pene­ta­pan seba­gai penye­leng­gara ban­dar udara seba­gai komer­sial yang beru­pa;
    • Doku­men per­jan­jian ker­ja sama atau penu­gasan pemer­in­tah; atau
    • Per­at­u­ran Pemer­in­tah ten­tang peny­er­taan modal negara;
  2. Kemam­puan finan­sial perusa­haan untuk mem­ban­gun, mengem­bangkan, dan men­g­op­erasikan ban­dar udara yang dibuk­tikan den­gan lapo­ran keuan­gan perusa­haan yang telah diau­dit dari Badan Hukum Indone­sia dan/atau mas­ing-mas­ing perusa­haan pemegang saham;
  3. Besaran modal dasar perusa­haan pal­ing sedik­it 30 % (tiga puluh perser­a­tus) dari belan­ja modal sela­ma masa kons­esi, dita­m­bah besaran biaya opera­sion­al untuk 12 (dua belas) bulan seba­gaimana ter­can­tum dalam ren­cana bis­nis;
  4. Organ­isasi dan per­son­el pen­g­op­erasian ban­dar udara sesuai den­gan stan­dar kese­la­matan dan kea­manan pener­ban­gan sip­il, ser­ta stan­dar pelayanan jasa keban­daru­daraan; dan
  5. Ren­cana usa­ha. Dalam men­jalankan kegiatan­nya, pelaku usa­ha wajib untuk:
    • Memi­li­ki ser­ti­fikat ban­dar udara atau reg­is­ter ban­dar udara;
    • Menye­di­akan fasil­i­tas ban­dar udara yang laik operasi, ser­ta memeli­hara kelaikan fasil­i­tas ban­dar udara;
    • Menye­di­akan per­son­el yang mem­pun­yai kom­pe­ten­si untuk per­awatan dan pen­g­op­erasian fasil­i­tas ban­dar udara;
    • Mem­per­ta­hankan dan meningkatkan kom­pe­ten­si per­son­el yang mer­awat dan men­g­op­erasikan fasil­i­tas ban­dar udara;
    • Menye­di­akan dan mem­per­barui seti­ap prose­dur pen­g­op­erasian dan per­awatan fasil­i­tas ban­dar udara;
    • Mem­berikan pelayanan kepa­da peng­gu­na jasa ban­dar udara sesuai den­gan stan­dar pelayanan yang dite­tap­kan oleh Menteri;
    • Dan lain-lain.

Sarana dan Prasarana

  1. Fasil­i­tas pokok meliputi:
    • Fasil­i­tas kese­la­matan dan kea­manan, antara lain:
      • Per­to­lon­gan Kece­lakaan Pener­ban­gan
      • Pemadam Kebakaran (PKP-PK)
      • Sal­vage
      • Alat ban­tu pen­daratan visu­al (Air­field Light­ing Sys­tem)
      • Sis­tem catu daya kelistrikan, dan pagar.
    • Fasil­i­tas sisi udara (air­side facil­i­ty), antara lain:
      • Lan­das pacu (run­way);
      • Run­way strip, Run­way End Safe­ty Area (RESA), stop­way, clear­way;
      • Lan­das hubung (taxi­way);
      • Lan­das­parkir (apron);
      • Mar­ka dan ram­bu; dan
      • Taman meteo (fasil­i­tas dan per­ala­tan penga­matan cua­ca).
    • Fasil­i­tas sisi darat (land­side facil­i­ty) antara lain:
      • Ban­gu­nan ter­mi­nal penumpang;
      • Ban­gu­nan ter­mi­nal kar­go;
      • Menara pen­gatur lalu lin­tas pener­ban­gan (con­trol tow­er);
      • Ban­gu­nan opera­sion­al pener­ban­gan;
      • Jalan masuk (access­road);
      • Parkir kendaraan bermo­tor;
      • Depo pengisian bahan bakar pesawat udara;
      • Ban­gu­nan hang­gar;
      • Ban­gu­nan administrasi/perkantoran;
      • Mar­ka dan ram­bu; ser­ta
      • Fasil­i­tas pen­go­la­han lim­bah.
  2. Fasil­i­tas penun­jang meru­pakan fasil­i­tas yang secara lang­sung dan tidak lang­sung menun­jang kegiatan ban­dar udara dan mem­berikan nilai tam­bah secara ekonomis pada penye­leng­garaan ban­dar udara, antara lain fasil­i­tas per­bengke­lan pesawat udara, penginapan/hotel, toko, restoran, tem­pat bermain dan rekreasi.

Persyaratan Dokumen Mengurus Sertifikat Standar Aktivitas Angkutan Udara Bukan Niaga

Berdasarkan Per­me­n­hub  No. 12 Tahun 2021 Ten­tang Aktiv­i­tas Stan­dar Usa­ha Angku­tan Udara Bukan Nia­ga.

Nomor KBLI : 51108 (KBLI tahun 2020).

Per­syaratan Umum

  1. Per­syaratan admin­is­traif sesuai den­gan keten­tu­an yang diatur dalam OSS.
  2. Durasi Pemenuhan sesuai keten­tu­an Lem­ba­ga OSS.

Per­syaratan Khusus

  1. Untuk Pemer­in­tah Pusat, Pemer­in­tah Daer­ah, Badan Usa­ha, dan Lem­ba­ga Ter­ten­tu, ada­pun per­syaratan doku­men yang dilengkapi seba­gai berikut:
    • Surat keteran­gan dari instan­si yang mem­bi­na kegiatan pokoknya;
    • Surat keteran­gan dari penye­leng­gara ban­dar udara dan penye­leng­gara nav­i­gasi pener­ban­gan yang akan digu­nakan seba­gai tem­pat lati­han (train­ing area) bagi pemo­hon angku­tan udara bukan nia­ga (khusus untuk fly­ing school).
    • Ren­cana kegiatan angku­tan udara untuk kurun wak­tu min­i­mal 5 (lima) tahun yang telah ter­ver­i­fikasi seku­rang-kurangnya memu­at:
      • Jenis dan jum­lah pesawat udara yang akan diop­erasikan;
      • Ren­cana base atau pen­em­patan pesawat udara dan daer­ah kegiatan operasi; dan
      • Sum­ber daya manu­sia yang ter­diri atas man­a­je­men, teknisi dan per­son­el pesawat udara.
  2. Untuk Per­oran­gan, men­ga­jukan ren­cana kegiatan angku­tan udara untuk kurun wak­tu min­i­mal 5 (lima) tahun yang telah ter­ver­i­fikasi seku­rang kurangnya memu­at;
    • Jenis dan jum­lah pesawat udara yang akan diop­erasikan;
    • Ren­cana base atau pen­em­patan pesawat udaradan daer­ah kegiatan operasi;
    • Sum­ber daya manu­sia yang ter­diri atas teknisi dan per­son­el pesawat udara;
  3. Untuk men­ga­jukan pengem­ban­gan dalam per­iz­inan Kegiatan Angku­tan Udara Bukan Nia­ga beru­pa perubahan/penambahan jenis kegiatan, dan/atau perubahan/ penam­ba­han jum­lah dan tipe pesawat udara dilengkapi per­syaratan menyusun ren­cana kegiatan angku­tan udara untuk kurun wak­tu min­i­mal 5 (lima) tahun yang telah ter­ver­i­fikasi pal­ing sedik­it memu­at:
    • Jenis dan jum­lah pesawat udara yang akan diop­erasikan;
    • Ren­cana base atau pen­em­patan pesawat udaradan daer­ah kegiatan operasi; dan
    • Sum­ber daya manu­sia yang ter­diri atas man­a­je­men, teknisi dan per­son­el pesawat udara.
  4. Untuk men­ga­jukan peruba­han data admin­is­trasi bukan nia­ga, wajib memenuhi per­syaratan:
    • Peruba­han data admin­is­trasi; dan
    • Sali­nan buk­ti iden­ti­tas diri beru­pa KTP untuk peruba­han penang­gung jawab (bagi perse­o­ran­gan).
    • Memi­li­ki ser­ti­fikat pen­g­op­erasian pesawat udara (Oper­at­ing Cer­tifi­cate) sesuai den­gan per­at­u­ran kese­la­matan pener­ban­gan sip­il, sebelum melakukan pen­g­op­erasian;
    • Mematuhi per­at­u­ran kese­la­matan dan kea­manan pener­ban­gan sip­il dan per­at­u­ran perun­dang-undan­gan yang berlaku; dan
    • Dalam hal melakukan pen­gangku­tan barang berba­haya, wajib memenuhi stan­dar kese­la­matan pen­gangku­tan barang berba­haya den­gan pesawat udara.

Sarana dan Prasarana

  1. Pesawat udara; dan
  2. Gedung seba­gai kan­tor pusat, kan­tor cabang, kan­tor per­wak­i­lan ser­ta fasil­i­tas pen­dukung lain­nya.

Syarat Izin Usaha Jasa Konstruksi Pabrikasi Bangunan Gedung

Berdasarkan Per­at­u­ran Menteri Peker­jaan Umum Dan Peruma­han Raky­at Repub­lik Indone­sia No. 6 Tahun 2021 Ten­tang Jasa Peker­jaan Kon­truk­si Pabrikasi Ban­gu­nan Gedung.

KBLI  41020

Ruang Lingkup

Sub-klasi­fikasi den­gan kode KP-001, pada sub-klasi­fikasi ini men­cakup kegiatan pemasan­gan bahan hasil pro­duk­si pabrik seper­ti beton pra-cetak, baja, plas­tik, karet, dan hasil pro­duk­si pabrik lain­nya den­gan metode pabrikasi, erec­tion, dan/atau per­ak­i­tan untuk ban­gu­nan gedung.

Per­syaratan Khusus

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 85 sam­pai pasal 96 men­je­laskan bah­wa:

  1. Kepemi­likan aset
  2. Tena­ga ker­ja kon­struk­si, tena­ga ini ter­diri dari:
    • Penang­gung Jawab Badan Usa­ha (PJBU);
    • Penang­gung Jawab Tek­nis Badan Usa­ha PJTBU); dan
    • Penang­gung Jawab Sub­klasi­fikasi Badan Usa­ha (PJSKBU).
  3. Mam­pu menye­di­akan per­ala­tan untuk kon­struk­si.

Sarana dan Prasarana

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 96 ayat 3 dan ayat 4, men­je­laskan ten­tang per­ala­tan yang digu­nakan pada Sub-klasi­fikasi KP-001. Pada sub-klasi­fikasi pelaku usa­ha BUJKN (Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si Nasion­al), BUJK (Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si), PMA (Penana­man Modal Asing), KP-BUJKA ( Kan­tor Per­wak­i­lan Badan Usa­ha  Jasa Kon­truk­si Asing), meng­gu­nakan per­ala­tan uta­ma seper­ti :

  • Dump truk
  • Tamp­ing ram­mer
  • Air com­pres­sor
  • Vibrat­ing tam­per
  • Con­crete cut­ter
  • Weld­ing set
  • Mobile crane
  • Crawler crane
  • Truck crane
  • Flat bed truck
  • Butt fusion machine
  • Exca­va­to
  • Pipe jack­ing machine
  • Wheel loader
  • Scaf­fold­ing and shoring

Syarat Izin Usaha Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi

Berdasarkan Per­at­u­ran Menteri Peker­jaan Umum Dan Peruma­han Raky­at Repub­lik Indone­sia No. 6 Tahun 2021 Ten­tang Kon­struk­si Ban­gu­nan Sip­il Minyak dan Gas Bumi.

KBLI 42195

Ruang Lingkup

Sub-klasi­fikasi ini ter­diri dari:

  1. Sub-klasi­fikasi den­gan kode  PL-002  men­cakup usa­ha pem­ban­gu­nan, pemeli­haraan, pem­bongkaran dan/atau pem­ban­gu­nan kem­bali ban­gu­nan sip­il pada kegiatan usa­ha hulu dan hilir minyak dan gas.
  2. Sub-klasi­fikasi den­gan kode ST-006 men­cakup usa­ha perekayasaan, pen­gadaan, dan pelak­sanaan kon­struk­si untuk ban­gu­nan sip­il pada kegiatan usa­ha hulu dan hilir minyak dan gas.

Per­syaratan Khusus

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 96  men­je­laskan:

  1. Pen­jualan Tahu­nan
    • BUJKN jasa kon­sul­tasi Kon­struk­si bersi­fat umum sedan­gkan peker­jaan kon­struk­si bersi­fat  umum kual­i­fikasi menen­gah dan besar yang tidak mem­per­oleh pen­jualan tahu­nan pasa masa  berlaku SBU kon­struk­si, untuk mem­per­pan­jang SBU harus menu­runk­an sub-klasi­fikasi 1 tingkat.
    • Kan­tor Per­wak­i­lan BUJK dan BUJK PMA pada masa per­pan­jan­gan kon­struk­si  harus memi­li­ki pen­gala­man peker­jaan yang dilak­sanakan di Indone­sia.
  2. Kemam­puan keuan­gan yang mana diper­oleh dari nilai total ekuitas
  3. Tena­ga ker­ja kon­struk­si, tena­ga ini ter­diri dari:
    • Penang­gung Jawab Badan Usa­ha (PJBU);
    • Penang­gung Jawab Tek­nis Badan Usa­ha PJTBU); dan
    • Penang­gung Jawab Sub­klasi­fikasi Badan Usa­ha (PJSKBU).
  4. Mam­pu menye­di­akan per­ala­tan untuk kon­struk­si.

Sarana

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 95  men­je­laskan ten­tang kual­i­fikasi dan per­ala­tan uta­ma pada sub-klasi­fikasi :

  1. Sub-klasi­fikasi den­gan kode BS-013, den­gan Kual­i­fikasi Menen­gah (M) & Besar (B) meng­gu­nakan per­ala­tan uta­ma seper­ti:
    • exca­va­tor
    • wheel loader
    • bull­doz­er
    • pad foot roller
    • vibro roller
    • truck crane
    • lat­tice boom crawler crane
    • pow­er shov­el
    • pile dri­ving ship
    • drilling rig
    • butt fusion machine
    • flat bed truck
    • cut­ter sec­tion dredger (CSD)
    • crane barge (CB)
    • hop­per barge
    • tug boat
    • util­i­ty boat
    • anchor han­dling tug (AHT)
    • trail­ing suc­tion hop­per dredger (TSHD)
    • weld­ing machine
    • fork­lift
    • scaf­fold­ing
    • dredg­ing barge
    • pipe lay barge, barges
    • crew boat
    • sub­sea pil­ing equip­ment
    • trench­ing equip­ment
    • accom­mo­da­tion work barge (AWB)
    • der­rick barge (DB)
    • float­ing crane
    • pon­ton mate­r­i­al sup­ply
    • float­ing camp
    • dragline.
  2. Sub-klasi­fikasi den­gan kode BS-013, den­gan Kual­i­fikasi Menen­gah (M) & Besar (B) meng­gu­nakan per­ala­tan uta­ma seper­ti :
    • exca­va­tor
    • wheel loader
    • bull­doz­er
    • pad foot roller
    • vibro roller
    • truck crane
    • lat­tice boom crawler crane
    • pow­er shov­el
    • pile dri­ving ship
    • drilling rig
    • butt fusion machine
    • flat bed truck
    • cut­ter sec­tion dredger (CSD)
    • crane barge (CB), hop­per barge
    • tug boat
    • util­i­ty boat, anchor han­dling tug (AHT)
    • trail­ing suc­tion hop­per dredger (TSHD)
    • weld­ing machine
    • fork­lift
    • scaf­fold­ing
    • dredg­ing barge
    • pipe lay barge
    • barges
    • crew boat
    • sub­sea pil­ing equip­ment
    • trench­ing equip­ment
    • accom­mo­da­tion work barge (AWB)
    • der­rick barge (DB)
    • float­ing crane
    • pon­ton mate­r­i­al sup­ply
    • float­ing camp
    • dragline

Syarat Izin Usaha Jasa Pekerjaan Konstruksi Pelindung Pantai

Berdasarkan Per­at­u­ran Menteri Peker­jaan Umum Dan Peruma­han Raky­at RI No. 6 Tahun 2021 Ten­tang Jasa Peker­jaan Kon­struk­si Pelin­dung Pan­tai.

KBLI 42922

Ruang lingkup

Pada Sub­klasi­fikasi den­gan kode KK004 ini, men­cakup ban­gu­nan pelin­dung pan­tai ter­ma­suk groin, break­wa­ter, sea­wall, arti­fi­cial head­land, beach nour­ish­ment, terum­bu buatan dan peker­jaan lain­nya yang seje­nis

Per­syaratan Khusus

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 95 men­je­laskan:

  1. Kepemi­likan asset yang jelas
  2. Tena­ga ker­ja kon­struk­si, tena­ga ini ter­diri dari:
    • Penang­gung Jawab Badan Usa­ha (PJBU);
    • Penang­gung Jawab Tek­nis Badan Usa­ha PJTBU); dan
    • Penang­gung Jawab Sub­klasi­fikasi Badan Usa­ha (PJSKBU).
  3. Mam­pu menye­di­akan per­ala­tan untuk kon­struk­si

Sarana dan Prasarana

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 96 ayat 3 dan 4 men­je­laskan ten­tang kual­i­fikasi dan per­ala­tan uta­ma yaitu Pada Sub­klasi­fikasi KK002, Pelaku usa­ha BUJKN (Badan Usa­ha Jasa Kon­truk­si Nasion­al), BUJK (Badan Usa­ha Jasa Kon­troksi), PMA (Penana­man Modal Asing), KP BUJKA ( Kan­tor Per­wak­i­lan Badan Usa­ha  Jasa Kon­truk­si Asing), meng­gu­nakan per­ala­tan uta­ma seper­ti: con­crete pump, exca­va­tor, float­ing exca­va­tor, motor grad­er, wheel loader, bull­doz­er, pad foot roller, sheep foot roller, vibro roller, crawler crane, truck crane, soil sta­bi­liz­er, pow­er shov­el, pile dri­ving machine, kapal keruk, scraper, vibro ham­mer, dan grout­ing pump.