Yandex Metrica Izin Usaha | Legalitas.Co.id

Kontak :

0813-1551-3353

E-mail :

admin@legalitas.co.id

Kategori: Izin Usaha

Persyaratan Sertifikat Standar Industri Barang Dan Peralatan Teknik Atau Industri Dari Plastik

KBLI 22293 : Indus­tri Barang Dan Per­ala­tan Teknik dan Indus­tri Dari Plas­tik

Ura­ian :

Kelom­pok ini men­cakup usa­ha pem­bu­atan barang-barang dan per­ala­tan teknik/industri dari plas­tik, seper­ti :

  • Bagian-bagian mesin
  • Bagian dan kelengka­pan dari motor peng­ger­ak
  • Trans­misi
  • Body
  • Frame
  • Sus­pen­si
  • Steer­ing
  • Axle ter­bu­at dari plas­tik, botol-botol, pipa-pipa dan lemari plas­tik untuk keper­lu­an teknik/industri.
  • Ter­ma­suk indus­tri ban ber­jalan pem­bawa barang (con­vey­er belt).

Ruang Lingkup

  1. Skala : Usa­ha Besar / Penana­man Modal Asing (PMA)
  2. Luas Lahan : Tidak Diatur
  3. Tingkat Risiko: Menen­gah Ting­gi
  4. Per­iz­inan Berusa­ha: Ser­ti­fikat Stan­dar
  5. Jang­ka Wak­tu: 7 Hari
  6. Kewe­nan­gan :  Menteri/Kepala Badan

Per­syaratan Per­iz­inan Berusa­ha

  1. Memi­li­ki doku­men ren­cana peng­gu­naan jenis, spe­si­fikasi, jum­lah, dan asal dari bahan baku, ser­ta sum­ber dan jumlah/ besaran dari ener­gi dan air baku, yang dibu­tuhkan untuk men­jalankan kegiatan usa­ha indus­tri dalam 1 (satu) sik­lus pro­duk­si atau sela­ma lamanya 6 (enam) bulan ke depan.
  2. Memi­li­ki doku­men beru­pa:
    1. Spe­si­fikasi mesin dan/atau daf­tar per­ala­tan.
    2. Foto mesin/ per­ala­tan.
    3. Per­jan­jian jual beli/sewa yang mem­buk­ti-kan:
      1. Pen­guasaan (kepemilikan/ sewa) mesin untuk meng­hasilkan pro­duk indus­tri plas­tik dan karet ser­ta per­ala­tan pen­gu­jian kual­i­tas pro­duk.
      2. Kesesua­ian kap­a­sitas pro­duk­si ter­pasang pada data usa­ha.
  3. Memi­li­ki doku­men struk­tur organ­isasi SDM min­i­mal ter­diri dari:
    1. Pimp­inan perusa­haan, Penang­gung jawab bagian pro­duk­si, Penang­gung jawab qual­i­ty con­trol, Penang­gung Jawab bagian pengem­ban­gan SDM /atau
    2. Penang­gung Jawab Bagian pemasaran.
  4. Memi­li­ki doku­men bagan alur:
    1. Pen­gadaan, pener­i­maan, peny­im­panan bahan baku
    2. Pros­es pro­duk­si
    3. Pros­es qual­i­ty con­trol
    4. Penge­masan, peny­im­panan, pen­gangku­tan dan dis­tribusi hasil pro­duk­si.
  5. Memi­li­ki doku­men beru­pa foto yang mem­buk­tikan terse­di­anya Fasil­i­tas penan­ganan kece­lakaan ker­ja, ruang isti­ra­hat bagi peker­ja.
  6. Memi­li­ki doku­men ren­cana spe­si­fikasi dan perun­tukan peng­gu­naan barang hasil pro­duk­si.

Kalian dap­at men­guhubun­gi kami, apa­bi­la mem­bu­tuhkan ban­tu­an untuk men­da­p­atkan ser­ti­fikat stan­dar usa­ha ini.

Persyaratan Sertifikat Standar Kegiatan Industri Industri Barang Plastik Lainnya

KBLI 22299 : Indus­tri Barang Plas­tik Lain­nya Ytdl

Ura­ian :

Kelom­pok ini men­cakup usa­ha pem­bu­atan barang-barang yang belum dik­lasi­fikasikan dimana­pun, seper­ti :

  • Per­ala­tan kantor/pendidikan
  • Per­ala­tan kesehatan/laboratorium dari plas­tik,
  • Film atau lem­baran ker­tas kaca (cel­lo­phane),
  • Batu buatan dari plas­tik
  • Tan­da dari plas­tik (bukan listrik),
    • Berba­gai barang plas­tik, seper­ti :
      • Tut­up kepala
      • Per­ala­tan penyekat
      • Bagian dari per­ala­tan pen­eran­gan
      • Barang-barang kan­tor atau seko­lah
      • Barang-barang paka­ian (jika hanya dis­egel atau dis­atukan, tidak dijahit)
      • Per­lengka­pan untuk fur­ni­tur
      • Patung
      • Tape perekat dari plas­tik
      • Ker­tas dind­ing plas­tik
      • Alas sep­a­tu dari plas­tik
      • Pegan­gan cerutu dan rokok dari plas­tik
      • Sisir
      • Pen­ger­it­ing ram­but dari plas­tik
      • Barang kese­nan­gan dari plas­tik dan seba­gainya.
  • Ter­ma­suk juga pem­bu­atan barang dari busa plas­tik.
  • Pem­bu­atan barang-barang per­ala­tan olahra­ga dima­sukkan dalam kelom­pok 32300.
  • Pem­bu­atan mainan anak-anak dari plas­tik dima­sukkan dalam kelom­pok 32402.
  • Pem­bu­atan tas
  • Buku saku dan sejenis­nya dari kulit dan kulit buatan dik­lasi­fikasikan dalam kelom­pok 15121.

Ruang Lingkup :

  1. Skala : Usa­ha Besar
  2. Luas Lahan : Tidak Diatur
  3. Tingkat Risiko : Menen­gah Ting­gi
  4. Per­iz­inan Berusa­ha : Ser­ti­fikat Stan­dar
  5. Jang­ka Wak­tu : 7 Hari
  6. Kewe­nan­gan :  Menteri/Kepala Badan

Per­syaratan Per­iz­inan Berusa­ha :

  1. Memi­li­ki doku­men ren­cana peng­gu­naan jenis, spe­si­fikasi, jum­lah, dan asal dari bahan baku, ser­ta sum­ber dan jumlah/ besaran dari ener­gi dan air baku, yang dibu­tuhkan untuk men­jalankan kegiatan usa­ha indus­tri dalam 1 (satu) sik­lus pro­duk­si atau sela­ma lamanya 6 (enam) bulan ke depan.
  2. Memi­li­ki doku­men beru­pa: a. Spe­si­fikasi mesin dan/atau daf­tar per­ala­tan b. Foto mesin/ per­ala­tan c. Per­jan­jian jual beli/sewa yang mem­buk­ti-kan: 1) pen­guasaan (kepemilikan/sewa) mesin untuk meng­hasilkan pro­duk indus­tri alat kese­hatan ser­ta per­ala­tan pen­gu­jian kual­i­tas pro­duk 2) Kesesua­ian kap­a­sitas pro­duk­si ter­pasang pada data usa­ha.
  3. Memi­li­ki doku­men struk­tur organ­isasi SDM min­i­mal ter­diri dari: a. Pimp­inan perusa­haan, Penang­gung jawab bagian pro­duk­si, Penang­gung jawab qual­i­ty con­trol, Penang­gung Jawab bagian pengem­ban­gan SDM /atau b. Penang­gung Jawab Bagian pemasaran.
  4. Memi­li­ki doku­men bagan alur: a. Pen­gadaan, pener­i­maan, peny­im­panan bahan baku b. Pros­es pro­duk­si c. Pros­es qual­i­ty con­trol d. Penge­masan, peny­im­panan, pen­gangku­tan dan dis­tribusi hasil pro­duk­si.
  5. Memi­li­ki doku­men beru­pa foto yang mem­buk­tikan terse­di­anya Fasil­i­tas penan­ganan kece­lakaan ker­ja, ruang isti­ra­hat bagi peker­ja.
  6. Memi­li­ki doku­men ren­cana spe­si­fikasi dan perun­tukan peng­gu­naan barang hasil pro­duk­si.
  7. Dalam hal mem­pro­duk­si per­ala­tan kesehatan/laboratorium dari plas­tik, memi­li­ki: e. Doku­men per­jan­jian ker­ja yang mem­buk­tikan kepemi­likan karyawan yang bek­er­ja seba­gai Penang­gung Jawab Tek­nis (PJT) Alat Kese­hatan f. Memi­li­ki Surat Perny­ataan Komit­men Pemenuhan Cara Pem­bu­atan yang Baik (CPB) untuk Alat Kese­hatan.

Jenis PB – UMKU seba­gai kelengka­pan pen­dukung izin kegiatan opera­sion­al usa­ha  :

  1. Izin edar alat kese­hatan dalam negeri
  2. Surat per­se­tu­juan pelak­sanaan uji klinik
  3. Surat keteran­gan pen­dukung ekspor impor — ser­ti­fikat bebas jual untuk pro­duk dalam negeri
  4. Surat keteran­gan pen­dukung ekspor impor — ser­ti­fikat pem­ber­i­tahuan ekspor
  5. Ser­ti­fikat Cara Pem­bu­atan Per­bekalan Kese­hatan Rumah Tang­ga yang Baik (CPPKRTB)
  6. Ser­ti­fikat Cara Pem­bu­atan Alat Kese­hatan yang Baik (CPAKB)
  7. Izin edar Per­bekalan Kese­hatan Rumah Tang­ga (PKRT) dalam negeri

Kalian dap­at men­guhubun­gi kami, apa­bi­la mem­bu­tuhkan ban­tu­an untuk men­da­p­atkan ser­ti­fikat stan­dar usa­ha ini.

Izin Usaha Industri Pesawat Terbang Dan Perlengkapannya

Berdasarkan Per­me­n­hub No. 12 Tahun 2021 Ten­tang Stan­dar Kegiatan Usa­ha dan Pro­duk pada Penye­leng­garaan Per­iz­inan Berusa­ha Berba­sis Resiko Sek­tor Trans­portasi.

KBLI 30300 : Indus­tri Pesawat Ter­bang Dan Per­lengka­pan­nya

Per­syaratan Umum

  1. Per­syaratan yang dis­esuaikan den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS;
  2. Durasi wak­tu pemenuhan per­iz­inan berusa­ha sesuai den­gan keten­tu­an lem­ba­ga OSS.

Per­syaratan Khusus

  1. Untuk mem­per­oleh Ser­ti­fikat Organ­isasi Yang Melakukan Kegiatan Ran­cang Ban­gun Pesawat Udara, Mesin Pesawat Udara, dan Bal­ing-Bal­ing Pesawat Udara (Design Orga­ni­za­tion Approval), pemo­hon wajib memenuhi per­syaratan sesuai Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kea­manan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 19 ten­tang Sis­tem Man­a­je­men Kese­la­matan, dan Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kea­manan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 21 ten­tang Prose­dur Ser­ti­fikasi untuk Pro­duk dan Bagian-Bagian­nya, seba­gai berikut:
    • For­mulir per­mo­ho­nan organ­isasi ran­cang ban­gun, for­mulir per­si­a­pan aplikasi (preap­pli­ca­tion state­ment of intent), for­mulir ran­cang ban­gun-kual­i­fikasi dan pen­gala­man dari man­a­je­men per­son­el (Design Orga­ni­za­tion Approval — qual­i­fi­ca­tions and expe­ri­ence of man­age­ment per­son­nel), for­mulir ser­ti­fikasi DOA-check­list/daftar capa­ian (Design Orga­ni­za­tion Approval Cer­ti­fi­ca­tion Checklist/ Sched­ule of Events);
    • Design Orga­ni­za­tion Man­u­al (DOM), prose­dur tier‑2, form dan flow­chart terkait ran­cang ban­gun ter­ma­suk sis­tem pen­jam­i­nan ran­cang ban­gun (design assur­ance sys­tem);
    • Hasil inter­nal audit pada fase ser­ti­fikasi Design Orga­ni­za­tion Approval (DOA);
    • Hasil inter­nal train­ing pada fase ser­ti­fikasi;
    • Doku­men ran­cang ban­gun pro­duk ser­ti­fikasi pesawat udara;
    • For­mulir per­mo­ho­nan untuk ser­ti­fikasi tipe, ser­ti­fikat pro­duk­si, atau mod­i­fikasi ser­ti­fikat tipe (appli­ca­tion for type cer­tifi­cate, pro­duc­tion cer­tifi­cate, or sup­ple­ment type cer­tifi­cate) dan/atau For­mulir per­mo­ho­nan untuk per­se­tu­juan mod­i­fikasi dan per­baikan besar (appli­ca­tion for approval of mod­i­fi­ca­tion and major repair) sesuai den­gan kelas DOA yang diap­likasi; dan
    • Safe­ty man­age­ment man­u­al yang telah dis­ete­tu­jui.
  2. Untuk men­da­p­atkan Ser­ti­fikasi Organ­isasi Desain Luar Negeri (Design Orga­ni­za­tion Approval) yang Melakukan Kegiatan Ran­cang Ban­gun Pesawat Udara, Mesin Pesawat Udara, dan Bal­ing-Bal­ing Pesawat Udara pada Pesawat Udara reg­is­trasi Indone­sia, pemo­hon wajib memenuhi per­syaratan sesuai Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kea­manan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 19 ten­tang Sis­tem Man­a­je­men Kese­la­matan, dan Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kea­manan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 21 ten­tang Prose­dur Ser­ti­fikasi untuk Pro­duk dan Bagian-Bagian­nya, seba­gai berikut:
    • Sali­nan ser­ti­fikat Design Orga­ni­za­tion Approvaldari otori­tas pener­ban­gan negara setem­pat yang masih berlaku;
    • Surat dukun­gan dari perusa­haan Indone­sia (Let­ter of Intern/Memorandum of Under­stand­ing);
    • Mengisi for­mulir per­mo­ho­nan organ­isasi ran­cang ban­gun, for­mulir per­si­a­pan aplikasi (preap­pli­ca­tion state­ment of intent), for­mulir ran­cang ban­gun – kual­i­fikasi dan pen­gala­man dari man­a­je­men per­son­el (design orga­ni­za­tion approval — qual­i­fi­ca­tions and expe­ri­ence ofman­age­ment per­son­nel), For­mulir Ser­ti­fikasi Design Orga­ni­za­tion Approval check­list/ daf­tar capa­ian (Design Orga­ni­za­tion Approval cer­ti­fi­ca­tion check­list sched­ule of events);
    • Design Orga­ni­za­tion Man­u­al (DOM), prose­dur tier‑2, form, dan flow chart terkait ran­cang ban­gun;
    • Hasil inter­nal audit pada fase ser­ti­fikasi DOA;
    • Hasil inter­nal train­ing pada fase ser­ti­fikasi;
    • Doku­men ran­cang ban­gun pro­duk ser­ti­fikasi Pesawat Udara;
    • For­mulir per­mo­ho­nan untuk ser­ti­fikasi tipe, ser­ti­fikat pro­duk­si, atau mod­i­fikasi ser­ti­fikat tipe (appli­ca­tion for type cer­tifi­cate, pro­duc­tion ncer­tifi­cate, or sup­ple­ment type cer­tifi­cate) dan/ atau for­mulir per­mo­ho­nan untuk per­se­tu­juan mod­i­fikasi dan per­baikan besar (appli­ca­tion for approval of mod­i­fi­ca­tion and major­re­pair) sesuai den­gan kelas Design Orga­ni­za­tion Approval/DOA yang diap­likasi; dan
    • Safe­ty Man­age­ment Man­u­al yang telah dis­e­tu­jui.
  3. Untuk men­da­p­atkan Ser­ti­fikat Organ­isasi Yang Melakukan Kegiatan Ran­cang Ban­gun Pesawat Udara, Mesin Pesawat Udara, dan Bal­ing-Bal­ing Pesawat Udara (Design Orga­ni­za­tion Approval), pemo­hon wajib:
    • Mendemon­strasikan kemam­puan­nya sesuai den­gan jenis kelas ser­ti­fikat yang dia­jukan;
    • Memi­li­ki sis­tem jam­i­nan ran­cang ban­gun (design assur­ance sys­tem);dan
    • Memi­li­ki doku­men tek­nis lain­nya yang diper­syaratkan.

Keten­tu­an terkait Ser­ti­fikat Organ­isasi yang Melakukan Kegiatan Ran­cang Ban­gun Pesawat Udara, Mesin Pesawat Udara, dan Bal­ing-Bal­ing Pesawat Udara (Design Orga­ni­za­tion Approval) diatur dalam Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kese­la­matan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 21 ten­tang Prose­dur Ser­ti­fikasi untuk Pro­duk dan Bagian-Bagian­nya.

Sarana dan Prasarana

Pemo­hon Ser­ti­fikat Organ­isasi yang Melakukan Kegiatan Ran­cang Ban­gun Pesawat Udara, Mesin Pesawat Udara, dan Bal­ing-Bal­ing Pesawat Udara (Design Orga­ni­za­tion Approval) wajib untuk memenuhi per­syaratan sarana yang sesuai den­gan kegiatan ran­cang ban­gun yang dilakukan, den­gan men­gacu pada keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan men­ge­nai Kelaiku­daraan Pesawat Udara.

Izin Usaha Jasa Penunjang Angkutan Udara

Berdasarkan Per­me­n­hub  No. 12 Tahun 2021 ten­tang Stan­dar Kegiatan Usa­ha dan Pro­duk pada Penye­leng­garaan Per­iz­inan Berusa­ha Berba­sis Resiko Sek­tor Trans­portasi

KBLI 52296 : Aktiv­i­tas Stan­dar Pelayanan Jasa Keban­daru­daraan

Per­syaratan Umum

  1. Per­syaratan admin­is­tratif sesuai den­gan keten­tu­an yang diatur dalam OSS.
  2. Durasi Pemenuhan sesuai keten­tu­an Lem­ba­ga OSS.

Per­syaratan Khusus

  1. Untuk per­iz­inan berusa­ha jasa pemasaran dan pen­jualan tiket pesawat atau agen pen­jualan umum (tick­et mar­ket­ing and sell­ing) untuk perusa­haan angku­tan udara asing tidak memi­li­ki per­syaratan khusus usa­ha.
  2. Untuk per­iz­inan berusa­ha jasa Agen Pen­gu­rus Per­se­tu­juan Ter­bang (Flight Approval) untuk Kegiatan Angku­tan Udara Bukan Nia­ga dan Angku­tan Udara Nia­ga Tidak Ber­jad­w­al Luar Negeri den­gan Pesawat Udara Sip­il Asing ke dan dari dan/atau melalui wilayah negara kesat­u­an Repub­lik Indone­sia tidak memi­li­ki per­syaratan khusus usa­ha.
  3. Untuk per­iz­inan berusa­ha jasa pelayanan di darat untuk penumpang dan kar­go (ground han­dling) harus memenuhi per­syaratan khusus usa­ha seba­gai berikut:
    • memi­li­ki man­u­al ground han­dling;
    • memi­li­ki per­son­el yang berser­ti­fikasi; dan
    • memi­li­ki per­ala­tan dan fasil­i­tas guna menun­jang layanan.
  4. Untuk per­iz­inan berusa­ha jasa penye­waan pesawat udara (air­craft leas­ing) tidak memi­li­ki per­syaratan khusus usa­ha.
  5. Untuk per­iz­inan berusa­ha untuk Organ­isasi Per­awatan Pesawat Udara (Approved Main­te­nance Orga­ni­za­tion), pemo­hon harus memenuhi per­syaratan seba­gai berikut:
    • Untuk Organ­isasi Per­awatan Pesawat Udara (Approved Main­te­nance Orga­ni­za­tion) dalam negeri, pemo­hon per­iz­inan memenuhi per­syaratan sesuai ICAO Annex 1, 6, 8, 19, Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kese­la­matan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 19 ten­tang Sis­tem Man­a­je­men Kese­la­matan, dan Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Bagian 145 ten­tang Organ­isasi Per­awatan Pesawat Udara,misalnya DGCAForm 145–01; AMO Man­u­al yang telah dis­ahkan; Qual­i­ty Man­a­je­men Sys­tem Man­u­al yang telah dis­ahkan; dll
    • Untuk Organ­isasi Per­awatan Pesawat Udara (Approved Main­te­nance Organisation/AMO) Luar Negeri, pemo­hon memenuhi per­syaratan ICAO Annex 1, 6, 8, 19 dan Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kese­la­matan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 19 ten­tang Sis­tem Man­a­je­men Kese­la­matan, dan Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai Per­at­u­ran Kese­la­matan Pener­ban­gan Sip­il Bagian 145 ten­tang Organ­isasi Per­awatan Pesawat Udara, seba­gai berikut: sali­nan ser­ti­fikat AMO dari Otori­tas pener­ban­gan negara setem­pat yang masih berlaku; surat dukun­gan dari perusa­haan pener­ban­gan sip­il Indone­sia (Let­ter ofIntern/ Mem­o­ran­dum of Under­stand­ing); DGCA Form 145–01; dll
    • Pemo­hon per­iz­inan berusa­ha harus menye­di­akan ban­gu­nan untuk fasil­i­tas, per­ala­tan, mate­r­i­al dan per­son­el yang sesuai den­gan rat­ingnya.
  6. Untuk per­iz­inan berusa­ha jasa Reg­u­lat­ed Agent, pemo­hon harus memenuhi keten­tu­an seba­gai berikut:
    • Per­syaratan admin­is­tratif
      • Memi­li­ki asur­an­si ter­hadap tang­gung jawab atas kerusakan, mus­nah, atau kehi­lan­gan kar­go dan pos pada lokasi Reg­u­lat­ed Agent sam­pai area per­gu­dan­gan ban­dar udara;
      • Lapo­ran keuan­gan 1 (satu) tahun ter­akhir yang telah diau­dit instan­si yang berwe­nang atau kan­tor akun­tan pub­lik kecuali untuk badan hukum yang didirikan kurang dari 1 (satu) tahun; dan
      • Surat keteran­gan kesi­a­pan men­gangkut dari Badan Usa­ha Angku­tan Udara atau Perusa­haan Angku­tan Udara Asing.
    • Per­syaratan Tek­nis
      • Memi­li­ki Fasil­i­tas dan Per­ala­tan
      • Memi­li­ki per­son­el
      • Memi­li­ki prasarana untuk penan­ganan kar­go dan pos
      • Memi­li­ki man­u­al atau doku­men:
  7.  Untuk per­iz­inan berusa­ha Pen­gir­im Pabrikan (Known Con­sign­or), pemo­hon harus memenuhi keten­tu­an seba­gai berikut:
    • Per­syaratan Admin­is­trasi
      • Surat perny­ataan bah­wa barang Pen­gir­im Pabrikan (Known Con­sign­or) tidak men­gan­dung bahan peledak dan dilengkapi den­gan pen­je­lasan kan­dun­gan isi barang.
      • Surat keteran­gan kesi­a­pan men­gangkut dari badan usa­ha angku­tan udara dan perusa­haan angku­tan udara asing.
      • Lapo­ran keuan­gan 1 (satu) tahun ter­akhir yang telah diau­dit instan­si yang berwe­nang atau kan­tor akun­tan pub­lik kecuali untuk badan hukum yang didirikan kurang dari 1(satu) tahun.
    • Per­syaratan Tek­nis
      • Memi­li­ki per­son­el:
      • Memi­li­ki fasil­i­tas dan per­ala­tan
      • Memi­li­ki man­u­al atau doku­men

Sarana dan Prasarana

  1. Untuk per­iz­inan berusa­ha jasa pemasaran dan pen­jualan tiket pesawat atau agen pen­jualan umum (tick­et mar­ket­ing and sell­ing) untuk perusa­haan angku­tan udara asing tidak diper­syaratkan stan­dar sarana.

Izin Usaha Jasa Pelayanan Navigasi Penerbangan

Berdasarkan Per­me­n­hub  No. 12 Tahun 2021 Ten­tang Stan­dar Kegiatan Usa­ha dan Pro­duk pada Penye­leng­garaan Per­iz­inan Berusa­ha Berba­sis Resiko Sek­tor Trans­portasi

KBLI 52232 : Aktiv­i­tas Stan­dar Pelayanan Nav­i­gasi Pener­ban­gaan

Per­syaratan Umum

  • Aktiv­i­tas ini hanya dap­at dikelo­la oleh 1 (satu) oper­a­tor, dimana saat ini dikelo­la oleh Perum Lem­ba­ga penye­leng­gara pelayanan nav­i­gasi pener­ban­gan indone­sia seba­gaimana telah dite­tap­kan dalam Per­at­u­ran Pemer­in­tah No. 7 Tahun 2012 ten­tang Perum Lem­ba­ga Penye­leng­gara Pelayanan Nav­i­gasi Pener­ban­gan Indone­sia.

Per­syaratan Khusus

  1. Menguta­makan kese­la­matan pener­ban­gan
  2. Tidak beror­i­en­tasi kepa­da keun­tun­gan.
  3. Secara finan­sial dap­at mandiri.
  4. Biaya yang ditarik dari peng­gu­na dikem­ba­likan untuk biaya inves­tasi dan pen­ingkatan opera­sion­al (cost recov­ery)

Sarana dan Prasarana

  • Memi­li­ki fasil­i­tas dan/atau per­ala­tan yang digu­nakan untuk penye­leng­garaan pelayanan nav­i­gasi pener­ban­gan.