Yandex Metrica Izin Usaha Depo Peti Kemas

Kontak :

0813-1551-3353

E-mail :

admin@legalitas.co.id

Izin Usaha Depo Peti Kemas

Berdasarkan Per­me­n­hub  No. 12 Tahun 2021 Ten­tang Depo Peti Kemas KBLI 52109 Per­gu­dan­gan Dan Peny­im­panan Lain­nya

Per­syaratan Umum

  1. Per­syaratan yang dis­esuaikan den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS;
  2. Memi­li­ki buk­ti kepemi­likan tem­pat usaha/sewa min­i­mal sela­ma 2 (dua) tahun, per­ala­tan kan­tor, sarana dan prasarana inter­net, ser­ta per­ala­tan kese­la­matan;
  3. Durasi wak­tu pemenuhan per­iz­inan berusa­ha sesuai den­gan keten­tu­an lem­ba­ga OSS

Per­syaratan Khusus

  1. Pelaku usa­ha Penana­man Modal Dalam Negeri melakukan pemenuhan per­syaratan, yaitu:
    • Memi­li­ki tena­ga ahli berke­war­gane­garaan Indone­sia, pal­ing sedik­it 1 (satu) orang den­gan kual­i­fikasi Ahli Nau­ti­ka Tk III,atau 2 (dua) orang ahli ketata­lak­sanaan atau trans­portasi laut beri­jazah Diplo­ma III, atau 2 (dua) orang ahli yang seder­a­jat den­gan pen­gala­man ker­ja pal­ing sedik­it 5 (lima) tahun dalam pen­gelo­laan Depo Peti Kemas dan tena­ga sur­vey peti kemas yang memi­li­ki ser­ti­fikat dari Badan Nasion­al Ser­ti­fikat Pro­fe­si;
    • Per­se­tu­juan stu­di lingkun­gan dari instasi pemer­in­tah kabupaten/desa dan provin­si untuk DKI Jakar­ta, ter­ma­suk didalam­nya kajian lalu lin­tas;
    • Dalam hal ren­cana Depo Peti Kemas di luar DLKr harus dilengkapi
      • Men­gua­sai lahan pal­ing sedik­it untuk jang­ka wak­tu 3 (tiga) tahun atau memi­li­ki lahan untuk lokasi usa­ha den­gan luas pal­ing sedik­it 5.000 m² yang dibuk­tikan den­gan hak pen­guasaan atau kepemi­likan tanah untuk usa­ha Depo Peti Kemas yang bera­da di luar DLKr pelabuhan yang diter­bitkan oleh Badan Per­ta­hanan Nasion­al dan men­gua­sai lahan sesuai ker­jasama den­gan Badan Usa­ha Pelabuhan atau oper­a­tor untuk usa­ha Depo Peti Kemas yang bera­da di dalam DLKr pelabuhan;
    • Dalam hal ren­cana Depo Peti Kemas di dalam DLKr harus dilengkapi
      • Per­jan­jian ker­jasama den­gan badan usa­ha pelabuhan dan rekomen­dasi dari penye­leng­gara pelabuhan setem­pat untuk pelabuhan yang diusa­hakan secara komer­sial; atau
      • Per­jan­jian ker­jasama den­gan penye­leng­gara pelabuhan setem­pat untuk pelabuhan yang belum diusa­hakan secara komer­sial;
      • Stu­di lingkun­gan sesuai den­gan pelayanan yang dilak­sanakan.
    • Memi­li­ki atau men­gua­sai lahan penumpukan baik didalam maupun dilu­ar DLKr Pelabuhan yang digu­nakan den­gan kemam­puan kon­struk­si menam­pung beban Min­i­mal 2 (dua) tier peti kemas kosong dan/atau isi;
    • Kon­struk­si lahan Depo Peti Kemas dap­at meng­gu­nakan:
      • Paving;
      • Aspal; atau
      • Beton/con­crete.
    • Memi­li­ki per­ala­tan antara lain:
      • 1 (satu) unit reach stack­er;
      • 1 (satu) unit top loader;
      • 1 (satu) unit side loader;
      • 1 (satu) unit fork­lift; dan/atau
      • Fasil­i­tas per­baikan dan per­awatan peti kemas yang memenuhi per­syaratan. Jenis, jum­lah dan kap­a­sitas per­ala­tan dis­esuaikan den­gan kegiatan usa­ha Depo Peti Kemas.
  2. Pelaku usa­ha Penana­man Modal Asing melakukan pemenuhan per­syaratan, yaitu:
    • Memi­li­ki tena­ga ahli berke­war­gane­garaan Indone­sia, pal­ing sedik­it 1 (satu) orang  den­gan kual­i­fikasi Ahli Nau­ti­ka Tk III, atau 2 (dua) orang ahli ketata­lak­sanaan atau trans­portasi laut beri­jazah Diplo­ma III, atau 2 (dua) orang ahli yang seder­a­jat den­gan pen­gala­man ker­ja pal­ing sedik­it 5 (lima) tahun dalam pen­gelo­laan Depo Peti Kemas dan tena­ga sur­vey peti kemas yang memi­li­ki ser­ti­fikat dari Badan Nasion­al Ser­ti­fikat Pro­fe­si;
    • Per­se­tu­juan stu­di lingkun­gan dari instasi pemer­in­tah kabupaten/desa dan provin­si untuk DKI Jakar­ta, ter­ma­suk didalam­nya kajian lalu lin­tas;
    • Dalam hal ren­cana Depo Peti Kemas dalam DLKr harus dilengkapi den­gan rekomen­dasi dari penye­leng­gara pelabuhan setem­pat;
    • Men­gua­sai (bukan sewa) lahan lokasi usa­ha den­gan luas pal­ing sedik­it 5.000 m² yang dibuk­tikan den­gan hak pen­guasaan untuk usa­ha depo peti kemas yang bera­da di luar DLKr pelabuhan yang diter­bitkan oleh Badan Per­ta­hanan Nasion­al;
    • Memi­li­ki atau men­gua­sai lahan penumpukan yang digu­nakan den­gan kemam­puan kon­struk­si menam­pung beban seba­gai berikut:
      • Min­i­mal 4 (empat) tier peti kemas kosong (emp­ty) den­gan uku­ran 20 (dua puluh) feet;
      • Min­i­mal 2 (dua) tier peti bermu­atanisi den­gan uku­ran 20 (dua puluh) feet.
      • Kon­struk­si lahan Depo Peti Kemas dap­at meng­gu­nakan:
        • Paving;
        • Aspal; atau
        • Beton/con­crete
      • Memi­li­ki per­ala­tan antara lain:
        • 1 (satu) unit reach stack­er;
        • 1 (satu) unit top loader;
        • 1 (satu) unit side loader;
        • 1 (satu) unit fork­lift; dan/atau
        • Fasil­i­tas per­baikan dan­per­awatan peti kemas yang memenuhi per­syaratan. jenis, jum­lah dan kap­a­sitas per­ala­tan dis­esuaikan den­gan kegiatan usa­ha Depo Peti Kemas.
      • Penana­man modal asing untuk usa­ha Depo Peti Kemas dilakukan sesuai keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan di bidang usa­ha penana­man modal.

Sarana dan Prasarana

Usa­ha Depo Peti Kemas, harus memi­li­ki:

  1. Sarana min­i­mum usa­ha Depo Peti Kemas, harus memi­li­ki yang harus dim­i­li­ki meliputi antara lain:
    • Ruang kan­tor yang dilengkapi per­ala­tan dan per­lengka­pan den­gan sis­tem penc­a­hayaan dan sirku­lasi udara sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan;
    • Papan nama ter­bu­at dari bahan aman­dan kuat den­gan tulisan yang ter­ba­ca dan ter­li­hat jelas, dan dipasang sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan;
    • Ruang pener­i­maan tamu yang bersih dan ter­awat;
    • Insta­lasi listrik sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang undan­gan;
    • Insta­lasi air bersih sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang undan­gan;
    • Toi­let umum pria dan wani­ta yang ter­pisah den­gan sirku­lasi dan penc­a­hayaan udara yang sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan
    • Tem­pat penam­pun­gan sam­pah;
    • Gudang atau tem­pat peny­im­panan barang.
    • Lahan untuk kegiatan Depo Peti Kemas.
  2. Fasil­i­tas min­i­mum, adalah per­ala­tan dan per­lengka­pan antara lain :
    • Alat kese­la­matan dan kea­manan;
    • Per­ala­tan komu­nikasi yang ter­diri dari tele­pon, email, dan fasil­i­tas inter­net;
    • Per­ala­tan Per­to­lon­gan Per­ta­ma pada Kece­lakaan (P3K) dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dan­gun­dan­gan.
    • Memi­li­ki per­ala­tan antara lain:
      • 1 (satu) unit reach stack­er;
      • 1 (satu) unit top loader;
      • 1 (satu) unit side loader;
      • 1 (satu) unit fork­lift; dan/atau
      • Fasil­i­tas per­baikan dan­per­awatan peti kemas yang memenuhi per­syaratan. jenis, jum­lah dan kap­a­sitas per­ala­tan dis­esuaikan den­gan kegiatan usa­ha Depo Peti Kemas.
  3. Kon­disi Lingkun­gan usa­ha adalah kon­disi min­i­mum yang ter­da­p­at dalam usa­ha Per­an­tara Jual Beli Dan/atau Sewa Kapal antara lain:
    • Infor­masi Petun­juk Kese­la­matan­peker­ja;
    • Pence­ga­han dan penang­gu­lan­gan kebakaran atau keadaan daru­rat­lain­nya;
    • Kon­disi lingkun­gan yang aman.
BAGIKAN :

ByLegalitas.Co.iD

Konsultan legalitas pendirian pt dan izin usaha sejak tahun 2012.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *