Yandex Metrica izin angkutan barang

Kontak :

0813-1551-3353

E-mail :

admin@legalitas.co.id

Tag: izin angkutan barang

Izin Usaha Jasa Pengurusan Transportasi

Berdasarkan Per­me­n­hub  No. 12 Tahun 2021 Ten­tang Aktiv­i­tas Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi (JPT) KBLI 52291

Per­syaratan Umum

  1. Per­syaratan yang dis­esuaikan den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS;
  2. Memi­li­ki buk­ti kepemi­likan tem­pat usaha/sewa min­i­mal sela­ma 2 (dua) tahun, per­ala­tan kan­tor, sarana dan prasarana inter­net, ser­ta per­ala­tan kese­la­matan;
  3. Durasi wak­tu pemenuhan per­iz­inan berusa­ha sesuai den­gan keten­tu­an lem­ba­ga OSS

Per­syaratan Khusus

  1. Pelaku usa­ha Penana­man Modal Dalam Negeri melakukan pemenuhan per­syaratan, yaitu:
    • Memi­li­ki tena­ga ker­ja ahli War­ga Negara Indone­sia beri­jazah min­i­mum D‑III Pelayaran/ Mar­itim / Penerbangan/Transportasi/ IATA Diploma/ FIATA Diplo­ma, S‑l Logis­tik atau ser­ti­fikat kom­pe­ten­si pro­fe­si di bidang for­warder atau man­a­je­men sup­ply chain atau ser­ti­fikat ahli kepabeanan atau kepelabuhanan (alter­natif atau kumu­latif) den­gan pen­gala­man 5 (lima) tahun dibidang Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi;
    • Memi­li­ki atau men­gua­sai kendaraan opera­sion­al min­i­mal roda 4 (empat) yang dibuk­tikan den­gan buk­ti kepemi­likan atau sewa yang sah;
    • Memi­li­ki sis­tem per­ala­tan perangkat lunak dan keras ser­ta sis­tem infor­masi dan komu­nikasi yang ter­in­te­grasi den­gan sis­tem infor­masi darat, laut, udara, atau perk­ere­taapi­an sesuai den­gan perkem­ban­gan teknolo­gi;
    • Memi­li­ki dan/atau men­gua­sai gudang sesuai den­gan kebu­tuhan­nya
    • Surat rekomen­dasi dari otori­tas trans­portasi wilayah setem­pat ter­hadap kese­im­ban­gan penye­di­aan dan per­mintaan usa­ha Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi berdasarkan jum­lah perusa­haan Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi yang berkegiatan di wilayah setem­pat
  2. Pelaku usa­ha Penana­man Modal Asing melakukan pemenuhan per­syaratan, yaitu:
    • Memi­li­ki tena­ga ker­ja ahli War­ga Negara Indone­sia beri­jazah min­i­mum D‑III Pelayaran/ Mar­itim / Penerbangan/ Transportasi/ IATA Diploma/ FIATA Diplo­ma, S‑l Logis­tik atau ser­ti­fikat kom­pe­ten­si pro­fe­si di bidang for­warder atau man­a­je­men sup­ply chain atau ser­ti­fikat ahli kepabeanan atau kepelabuhanan (alter­natif atau kumu­latif) den­gan pen­gala­man 5 (lima) tahun dibidang Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi;
    • Memi­li­ki atau men­gua­sai kendaraan opera­sion­al min­i­mal roda 4 (empat) yang dibuk­tikan den­gan buk­ti kepemi­likan atau sewa yang sah;
    • Memi­li­ki sis­tem per­ala­tan perangkat lunak dan keras ser­ta sis­tem infor­masi dan komu­nikasi yang ter­in­te­grasi den­gan sis­tem infor­masi darat, laut, udara, atau perk­ere­taapi­an sesuai den­gan perkem­ban­gan teknolo­gi;
    • Memi­li­ki dan/atau men­gua­sai gudang sesuai den­gan kebu­tuhan­nya;
    • Surat rekomen­dasi dari otori­tas trans­portasi wilayah setem­pat ter­hadap kese­im­ban­gan penye­di­aan dan per­mintaan usa­ha Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi berdasarkan jum­lah perusa­haan Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi yang berkegiatan di wilayah Setem­pat
    • Penana­man modal asing untuk usa­ha jasa pen­gu­ru­san trans­portasi dilakukan sesuai keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang undan­gan di bidang usa­ha penana­man modal

Sarana dan Prasarana

Usa­ha Jasa Pen­gu­ru­san Trans­postasi;

  1. Sarana min­i­mum usa­ha jasa pen­gu­ru­san trans­portasi  yang harus dim­i­li­ki meliputi antara lain;
    • Ruang kan­tor yang dilengkapi per­ala­tan dan per­lengka­pan den­gan sis­tem penc­a­hayaan dan sirku­lasi udara sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan;
    • Papan nama ter­bu­at dari bahan aman­dan kuat den­gan tulisan yang ter­ba­ca dan ter­li­hat jelas, dan dipasang sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan;
    • Ruang pener­i­maan tamu yang bersih dan ter­awat;
    • Insta­lasi listrik sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan;
    • Insta­lasi air bersih sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan;
    • Toi­let umum pria dan wani­ta yang ter­pisah den­gan sirku­lasi dan penc­a­hayaan udara yang sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan;
    • Tem­pat penam­pun­gan sam­pah;
    • Gudang atau tem­pat peny­im­panan barang.
  2. Fasil­i­tas min­i­mum, adalah per­ala­tan dan per­lengka­pan antara lain
    • Alat kese­la­matan dan kea­manan;
    • Per­ala­tan komu­nikasi yang ter­diri dari tele­pon, email, dan fasil­i­tas inter­net;
    • Per­ala­tan Per­to­lon­gan Per­ta­ma pada Kece­lakaan (P3K) dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang undan­gan.
    • Kendaraan Opera­sion­al yang baik dan sesuai den­gan yand dibu­tuhkan.
  3. Kon­disi Lingkun­gan usa­ha adalah kon­disi min­i­mum yang ter­da­p­at dalam usa­ha Penye­waan Per­ala­tan Angku­tan Laut atau Per­ala­tan Jasa Terkait Den­gan Angku­tan Laut antara lain:
    • Infor­masi Petun­juk Kese­la­matan peker­ja;
    • Pence­ga­han dan penang­gu­lan­gan kebakaran atau keadaan daru­rat lain­nya;
    • Kon­disi lingkun­gan yang aman.

Izin Usaha Bongkar Muat Barang

Berdasarkan Per­me­n­hub No. 12 Tahun 2021 Ten­tang Aktiv­i­tas Bongkar Muat Barang Sesuai KBLI 52240

Per­syaratan Umum

  1. Per­syaratan yang dis­esuaikan den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS;
  2. Memi­li­ki buk­ti kepemi­likan tem­pat usaha/sewa min­i­mal sela­ma 2 (dua) tahun, per­ala­tan kan­tor, sarana dan prasarana inter­net, ser­ta per­ala­tan kese­la­matan;
  3. Durasi wak­tu pemenuhan per­iz­inan berusa­ha sesuai den­gan keten­tu­an lem­ba­ga OSS

Per­syaratan khusus

A. Pelaku usa­ha Penana­man Modal Dalam Negeri melakukan pemenuhan per­syaratan, yaitu:

  1. Memi­li­ki tena­ga ahli berke­war­gane­garaan Indone­sia, den­gan syarat min­i­mal:
    • Pelabuhan Uta­ma: ANT II dan/ atau D.III Pelayaran/ Trans­portasi Laut
    • Pelabuhan Pengumpul: ANT III dan/ atau D.III Pelayaran/ Trans­portasi Laut;
    • Pelabuhan Pengumpan: ANT IV dan/ atau SMA/SMK atau Seder­a­jat yang memi­li­ki ser­ti­fikat keter­ampi­lan den­gan pen­gala­man 5 (lima) tahun dibidang bongkar muat yang dibuk­tikan den­gan Surat Keteran­gan Ker­ja dari perusa­haan yang berg­er­ak di bidang pela­yaran atau Bongkar Muat Barang.
  2. Memi­li­ki sis­tem man­a­je­men usa­ha;
  3. Per­ala­tan;
    • Fork­lift;
    • Pal­let,
    • Ship side-net;
    • Rope sling;
    • Rope net; dan
    • Wire net
      • den­gan jum­lah dan kap­a­sitas per­ala­tan dis­esuaikan den­gan kegiatan Bongkar Muat Barang pelabuhan setem­pat;
  4. Surat rekomen­dasi dari penye­leng­gara pelabuhan setem­pat ter­hadap kese­im­ban­gan penye­di­aan dan per­mintaan usa­ha bongkar muat berdasarkan jum­lah perusa­haan Bongkar Muat Barang dan jum­lah kun­jun­gan kapal yang berkegiatan di pelabuhan setem­pat.

B. Pelaku usa­ha Penana­man Modal Dalam Asing melakukan pemenuhan per­syaratan, yaitu:

  1. Memi­li­ki tena­ga ahli berke­war­gane­garaan Indone­sia, den­gan syarat min­i­mal:
    • Pelabuhan Uta­ma: ANT II dan/ atau D.III Pelayaran/ Trans­portasi Laut yang dis­e­tarakan;
    • Pelabuhan Pengumpul: ANT III dan/ atau D.III Pelayaran/ Trans­portasi Laut yang dis­e­tarakan;
    • Pelabuhan Pengumpan: ANT IV dan/ atau SMA/SMK atau Seder­a­jat yang memi­li­ki ser­ti­fikat keter­ampi­lan den­gan pen­gala­man 5 (lima) tahun dibidang bongkar muat yang dibuk­tikan den­gan Surat Keteran­gan Ker­ja dari perusa­haan yang berg­er­ak di bidang pela­yaran atau Bongkar Muat Barang.
  2. Memi­li­ki sis­tem man­a­je­men usa­ha;
  3. Per­ala­tan;
    • Fork­lift;
    • Pal­let,
    • Ship side-net;
    • Rope sling;
    • Rope net; dan
    • Wire net
      • den­gan jum­lah dan kap­a­sitas per­ala­tan dis­esuaikan den­gan kegiatan Bongkar Muat Barang pelabuhan setem­pat;
  4. Surat rekomen­dasi dari penye­leng­gara pelabuhan setem­pat ter­hadap kese­im­ban­gan penye­di­aan dan per­mintaan usa­ha bongkar muat berdasarkan jum­lah perusa­haan Bongkar Muat Barang dan jum­lah kun­jun­gan kapal yang berkegiatan di pelabuhan setem­pat.
  5. Penana­man modal asing untuk usa­ha Bongkar Muat Barang dilakukan sesuai keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan di bidang usa­ha penana­man modal

Sarana dan Prasarana

Usa­ha Per­awatan dan Per­baikan Kapal

  1. Sarana min­i­mum usa­ha Per­awatan dan Per­baikan Kapal yang harus dim­i­li­ki meliputi antara lain:
    • Ruang kan­tor yang dilengkapi per­ala­tan dan per­lengka­pan den­gan sis­tem penc­a­hayaan dan sirku­lasi udara sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang undan­gan;
    • Papan nama ter­bu­at dari bahan aman dan kuat den­gan tulisan yang ter­ba­ca dan ter­li­hat jelas, dan dipasang sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang undan­gan;
    • Ruang pener­i­maan tamu yang bersih dan ter­awat;
    • Insta­lasi air bersih sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang undan­gan;
    • Toi­let umum pria dan wani­ta yang ter­pisah den­gan sirku­lasi dan penc­a­hayaan udara yang sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan;
    • Tem­pat penam­pun­gan sam­pah gudang atau tem­pat peny­im­panan barang
    • Gudang atau tem­pat peny­im­panan barang
  2. Fasil­i­tas min­i­mum, adalah per­ala­tan dan per­lengka­pan antara lain :
    • Alat kese­la­matan dan kea­manan
    • Per­ala­tan komu­nikasi yang ter­diri dari tele­pon, email, dan fasil­i­tas inter­net;
    • Per­ala­tan Per­to­lon­gan Per­ta­ma pada Kece­lakaan (P3K) dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan;
    • Kon­disi lingkun­gan usa­ha adalah kon­disi min­i­mum yang ter­da­p­at dalam infor­masi Petun­juk Kese­la­matan peker­ja;
    • Pence­ga­han dan penang­gu­lan­gan kebakaran atau keadaan daru­rat lain­nya;
  3. Kon­disi Lingkun­gan usa­ha adalah kon­disi min­i­mum yang ter­da­p­at dalam Per­awatan dan Per­baikan Kapal antara lain:
    • Infor­masi Petun­juk Kese­la­matan peker­ja;
    • Pence­ga­han dan penang­gu­lan­gan kebakaran atau keadaan daru­rat lain­nya;
    • Kon­disi lingkun­gan yang aman.

Syarat Izin Usaha Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan

Ruang Lingkup

Pada Sub­klasi­fikasi kon­struk­si ini ter­diri dari:

  1. Sub­klasi­fikasi den­gan kode BS012 ini, men­cakup usa­ha pem­ban­gu­nan, pemeli­haraan, dan/atau pem­ban­gu­nan ban­gu­nan pelabuhan bukan perikanan seper­ti der­ma­ga (jet­ty), tres­tle, sarana pelabuhan, dan sejenis­nya pelabuhan bukan perikanan. Ter­ma­suk kon­struk­si jalan air atau teru­san, pelabuhan dan sarana jalur sun­gai, dok (pangkalan), lock (pana­ma canal lock, hoover dam) dan lain lain.
  2. Sub­klasi­fikasi den­gan kode ST005 ini, men­cakup usa­ha ran­cang ban­gun kon­struk­si untuk ban­gu­nan pelabuhan bukan perikanan seper­ti der­ma­ga (jet­ty), tres­tle, sarana pelabuhan, dan sejenis­nya pelabuhan bukan perikanan. Ter­ma­suk kon­struk­si jalan air atau teru­san, pelabuhan dan sarana jalur sun­gai, dok (pangkalan), lock (pana­ma canal lock, hoover dam) dan lain lain.

Per­syaratan Khusus

Berdasarkan per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 96  men­je­laskan:

  1. Pen­jualan Tahu­nan
    • BUJKN jasa kon­sul­tasi Kon­struk­si bersi­fat umum sedan­gkan peker­jaan kon­struk­si bersi­fat  umum kual­i­fikasi menen­gah dan besar yang tidak mem­per­oleh pen­jualan tahu­nan pada masa  berlaku SBU kon­struk­si, untuk mem­per­pan­jang SBU harus menu­runk­an sub­klasi­fikasi 1 tingkat.
    • KP BUJK dan BUJK PMA pada masa per­pan­jan­gan kon­struk­si harus pen­gala­man peker­jaan yang di lak­sanakan di Indone­sia.
  2. Kemam­puan keuan­gan yang mana diper­oleh dari nilai total ekuitas.
  3. Tena­ga ker­ja kon­struk­si, tena­ga ini ter­diri dari:
    • Penang­gung Jawab Badan Usa­ha (PJBU);
    • Penang­gung Jawab Tek­nis Badan Usa­ha PJTBU); dan
    • Penang­gung Jawab Sub­klasi­fikasi Badan Usa­ha (PJSKBU).
  4. Mam­pu menye­di­akan per­ala­tan untuk kegiatan kon­struk­si.

Sarana dan Prasarana

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 95  men­je­laskan ten­tang kual­i­fikasi dan per­ala­tan uta­ma pada sub­klasi­fikasi.

  1. Sub­klasi­fikasi den­gan kode BS012, sub­klasi­fikasi ini ter­diri dari :
    • Kual­i­fikasi K atau Kecil meng­gu­nakan per­ala­tan uta­ma seper­ti: con­crete mix­er, dump truck, tamp­ing ram­mer, gen­er­a­tor set, wheel loader, vibro roller, weld­ing set, water pump, air com­pres­sor, exca­va­tor
    • Kual­i­fikasi M & B atau Menen­gah & Besar meng­gu­nakan per­ala­tan uta­ma seper­ti: con­crete pump, exca­va­tor, float­ing exca­va­tor, motor grad­er, wheel loader, bull­doz­er, pad foot roller, sheep foot roller, vibro roller, mobile crane, crawler crane, soil sta­bi­lize, pow­er shov­el, pile dri­ving machine, kapal keruk, vibro ham­mer, grout­ing pump, pul­vi mix­er, crawler drill, con­crete pump, bor­ing machine, shot­crete machine/mortar sprayer (gunite machine), hag loader, jum­bo drill, road head­er, dragline.
  2. Sub­klasi­fikasi den­gan kode ST005, pada kode ini kual­i­fikasi  M atau Besar meng­gu­nakan per­ala­tan uta­ma seper­ti : con­crete pump, exca­va­tor, float­ing exca­va­tor, motor grad­er, wheel loader, bull­doz­er, pad foot roller, sheep foot roller, vibro roller, mobile crane, crawler crane, soil sta­bi­lize, pow­er shov­el, pile dri­ving machine, kapal keruk, vibro ham­mer, grout­ing pump, pul­vi mix­er, crawler drill, con­crete pump, bor­ing machine, shot­crete machine/mortar sprayer (gunite machine), hag loader, jum­bo drill, road head­er, dragline.

Syarat Izin Usaha Konstruksi Bangunan Pelabuhan Perikanan

Ruang Lingkup

Pada Sub­klasi­fikasi den­gan kode BS012 ini, men­cakup usa­ha pem­ban­gu­nan, pemeli­haraan, dan/atau pem­ban­gu­nan ban­gu­nan pelabuhan bukan perikanan seper­ti; der­ma­ga (jet­ty), tres­tle, sarana pelabuhan, dan sejenis­nya pelabuhan bukan perikanan. Ter­ma­suk kon­struk­si jalan air atau teru­san, pelabuhan dan sarana jalur sun­gai, dok (pangkalan), lock (pana­ma canal lock, hoover dam) dan lain lain.

Per­syaratan Khusus

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 96  men­je­laskan:

  1. Pen­jualan Tahu­nan
    • BUJKN jasa kon­sul­tasi Kon­struk­si bersi­fat umum sedan­gkan peker­jaan kon­struk­si bersi­fat  umum kual­i­fikasi menen­gah dan besar yang tidak mem­per­oleh pen­jualan tahu­nan pada masa  berlaku SBU kon­struk­si, untuk mem­per­pan­jang SBU harus menu­runk­an sub­klasi­fikasi 1 tingkat.
    • KP BUJK dan BUJK PMA pada masa per­pan­jan­gan kon­struk­si harus pen­gala­man peker­jaan yang dilak­sanakan di Indone­sia.
  2. Kemam­puan keuan­gan yang mana diper­oleh dari nilai total ekuitas
  3. Tena­ga ker­ja kon­struk­si, tena­ga ini ter­diri dari:
    • Penang­gung Jawab Badan Usa­ha (PJBU);
    • Penang­gung Jawab Tek­nis Badan Usa­ha PJTBU); dan
    • Penang­gung Jawab Sub­klasi­fikasi Badan Usa­ha (PJSKBU).
  4. Mam­pu menye­di­akan per­ala­tan untuk kegiatan kon­struk­si.

Sarana

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 95  men­je­laskan ten­tang kual­i­fikasi dan per­ala­tan uta­ma pada sub­klasi­fikasi.  

Sub­klasi­fikasi den­gan kode BS012, sub­klasi­fikasi ini ter­diri dari :

  1. Kual­i­fikasi k atau kecil meng­gu­nakan per­ala­tan seper­ti: con­crete mix­er, dump truck, tamp­ing ram­mer, gen­er­a­tor set, wheel loader, vibro roller, weld­ing set, water pump, air com­pres­sor, exca­va­tor
  2. Kual­i­fikasi M & B atau menen­gah & besar meng­gu­naklan per­ala­tan uta­ma seper­ti: con­crete pump, exca­va­tor, float­ing exca­va­tor, motor grad­er, wheel loader, bull­doz­er, pad foot roller, sheep foot roller, vibro roller, mobile crane, crawler crane, soil sta­bi­lize, pow­er shov­el, pile dri­ving machine, kapal keruk, vibro ham­mer, grout­ing pump, pul­vi mix­er, crawler drill, con­crete pump, bor­ing machine, shot­crete machine/mortar sprayer (gunite machine), hag loader, jum­bo drill, road head­er, dragline.

Syarat Izin Usaha Konstruksi Pengerukan

Ruang Lingkup

Sub­klasi­fikasi den­gan kode  PL002 ini, men­cakup usa­ha pengerukan atau nor­mal­isasi dan pemeli­haraan sun­gai, pelabuhan, rawa, danau, waduk, alur pela­yaran, kolam dan kanal, baik den­gan sifat peker­jaan ringan, sedang, maupun berat. Ter­ma­suk pengerukan untuk pem­bu­atan jalur trans­portasi air.

Per­syaratan Khusus

Berdasarkan per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 96 men­je­laskan:

  1. Kepemi­likan asset yang cukup jelas
  2. Tena­ga ker­ja kon­struk­si, tena­ga ini ter­diri dari:
    • Penang­gung Jawab Badan Usa­ha (PJBU);
    • Penang­gung Jawab Tek­nis Badan Usa­ha PJTBU); dan
    • Penang­gung Jawab Sub­klasi­fikasi Badan Usa­ha (PJSKBU).
  3. Mam­pu menye­di­akan per­ala­tan untuk kon­struk­si

Sarana dan Prasarana

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 96 Ayat 3 dan 4 men­je­laskan ten­tang sub­klasi­fikasi PL005 pelaku usa­ha BJUKN, BUMJK PMA dan KP BUJKA atau Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si Nasion­al, Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si Penana­man Modal Asing dan Kan­tor Per­wak­i­lan Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si Asing den­gan meng­gu­nakan per­ala­tan usa­ha seper­ti : dump truck, exca­va­tor, float­ing exca­va­tor, wheel loader, bull­doz­er, kapal keruk (cut­ter dredger, suc­tion dredger), tug boat, float­ing crane (dragline, clamshell), pon­ton, dan slur­ry pum.