Yandex Metrica izin angkutan barang

Kontak :

0813-1551-3353

E-mail :

admin@legalitas.co.id

Tag: izin angkutan barang

Syarat Izin Usaha Konstruksi Bangunan Sumber Daya Air

Ruang Lingkup

Pada Sub-klasi­fikasi teridiri dari:

  1. Sub­klasi­fikasi den­gan kode  BS-010 men­cakup usa­ha pem­ban­gu­nan, pemeli­haraan, dan/atau pem­ban­gu­nan ban­gu­nan prasarana sum­ber daya air seper­ti ben­dun­gan (dam), ben­dung (weir), embung, pin­tu air, talang (viaduk), sifon, check dam, tang­gul dan salu­ran pen­gen­dali ban­jir, tang­gul laut, ban­gu­nan pengam­bi­lan (free intake), krib, waduk dan sejenis­nya, sta­si­un pom­pa dan/atau prasarana sum­ber daya air lain­nya.
  2. Sub­klasi­fikasi den­gan kode ST-004 men­cakup usa­ha ran­can­gan ban­gu­nan kon­struk­si untuk ban­gu­nan prasarana sum­ber daya air seper­ti ben­dun­gan (dam), ben­dung (weir), embung, pin­tu air, talang (viaduk), sifon, check dam, tang­gul dan salu­ran pen­gen­dali ban­jir, tang­gul laut, ban­gu­nan pengam­bi­lan (freein­take), krib, waduk dan sejenis­nya, sta­si­un pom­pa dan/atau prasarana sum­ber daya air lain­nya.

Per­syaratan Khusus

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah No. 5 Tahun 2021 Pasal 96  men­je­laskan :

  1. Pen­jualan Tahu­nan
    • BUJKN jasa kon­sul­tasi Kon­struk­si bersi­fat umum sedan­gkan peker­jaan kon­struk­si bersi­fat  umum kual­i­fikasi menen­gah dan besar yang tidak mem­per­oleh pen­jualan tahu­nan pada masa  berlaku SBU kon­struk­si, untuk mem­per­pan­jang SBU harus menu­runk­an sub-klasi­fikasi 1 tingkat.
    • KP BUJK dan BUJK PMA pada masa per­pan­jan­gan kon­struk­si  harus pen­gala­man peker­jaan yang dilak­sanakan di Indone­sia.
  2. Kemam­puan keuan­gan yang diper­oleh dari nilai total ekuitas.
  3. Tena­ga ker­ja kon­struk­si, tena­ga ini ter­diri dari:
    • Penang­gung Jawab Badan Usa­ha (PJBU);
    • Penang­gung Jawab Tek­nis Badan Usa­ha PJTBU); dan
    • Penang­gung Jawab Sub­klasi­fikasi Badan Usa­ha (PJSKBU).
  4. Mam­pu menye­di­akan per­ala­tan untuk kon­struk­si.

Sarana dan Prasarana

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 95  men­je­laskan ten­tang kual­i­fikasi dan per­ala­tan uta­ma pada sub­klasi­fikasi.  

  1. Sub-klasi­fikasi den­gan kode BS-010, sub-klasi­fikasi ini ter­diri dari :
    • Kual­i­fikasi k atau kecil meng­gu­nakan per­ala­tan seper­ti: con­crete mix­er, dump truck, tamp­ing ram­mer, gen­er­a­tor set, wheel loader, vibro roller, weld­ing set, water pump, air com­pres­sor, exca­va­tor
    • Kual­i­fikasi M & B atau menen­gah & besar meng­gu­naklan per­ala­tan uta­ma seper­ti: con­crete pump, exca­va­tor, float­ing exca­va­tor, motor grad­er, wheel loader, bull­doz­er, pad foot roller, sheep foot roller, vibro roller, mobile crane, crawler crane, soil sta­bi­lize, pow­er shov­el, pile dri­ving machine, kapal keruk, vibro ham­mer, grout­ing pump, pul­vi mix­er, crawler drill, con­crete pump, bor­ing machine, shot­crete machine/mortar sprayer (gunite machine), hag loader, jum­bo drill, road head­er, dragline.
  2. Sub-klasi­fikasi den­gan kode ST-004, klasi­fikasi B atau Besar den­gan meng­gu­nakan per­ala­tan uta­ma seper­ti : con­crete pump, exca­va­tor, float­ing exca­va­tor, motor grad­er, wheel loader, bull­doz­er, pad foot roller, sheep foot roller, vibro roller, mobile crane, crawler crane, soil sta­bi­lize, pow­er shov­el, pile dri­ving machine, kapal keruk, vibro ham­mer, grout­ing pump, pul­vi mix­er, crawler drill, con­crete pump, bor­ing machine, shot­crete machine/mortar sprayer (gunite machine), hag loader, jum­bo drill, road head­er, dragline.

Persyaratan Izin Usaha Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek

  • 49211 : Angku­tan Bus Antar Kota Antar Provin­si (AKAP)
  • 49212 : Angku­tan Bus Per­batasan
  • 49213 : Angku­tan Bus Antarko­ta Dalam Provin­si (Akdp)
  • 49214 : Angku­tan Bus Kota
  • 49215 : Angku­tan Bus Lin­tas Batas Negara
  • 49216 : Angku­tan Bus Khusus
  • 49219 : Angku­tan Bus Dalam Trayek Lain­nya
  • 49411 : Angku­tan Per­batasan Bukan Bus Dalam Trayek
  • 49412 : Angku­tan Antar Kota Dalam Provin­si (AKDP) Bukan Bus Dalam Trayek
  • 49413 : Angku­tan Perko­taan Bukan Bus, Dalam Trayek
  • 49414 : Angku­tan Pedesaan Bukan Bus, Dalam Trayek
  • 49415 : Angku­tan Darat Khusus Bukan Bus
  • 49429 : Angku­tan Darat Lain­nya Untuk Penumpang

Per­syaratan Izin Usa­ha Angku­tan Orang Den­gan Kendaraan Bermo­tor Umum Dalam Trayek yang wajib dilengkapi oleh pelaku usa­ha.

Per­syaratan Umum Usa­ha

  • Durasi sesuai den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS.

Per­syaratan Khusus Usa­ha

  1. Kesesua­ian den­gan peren­canaan kebu­tuhan kendaraan (kuo­ta) yang dite­tap­kan;
  2. Menyusun ren­cana bis­nis (busi­ness plan) Perusa­haan Angku­tan Umum;
  3. Memenuhi Stan­dar Pelayanan Min­i­mal Angku­tan Orang Den­gan Kedaraan Bermo­tor Dalam Trayek;
  4. Menyi­ap­kan doku­men Sis­tem Man­a­je­men Kese­la­matan;
  5. Men­er­ap­kan sis­tem peme­sanan secara elek­tron­ik; dan
  6. Memasang alat peman­tauan perg­er­akan kendaraan secara elek­tron­ik

Sarana dan Prasarana

  1. Memi­li­ki domisili sesuai den­gan trayek;
  2. Memi­li­ki pal­ing sedik­it 5 (lima) kendaraan yang dibuk­tikan den­gan sali­nan Surat Tan­da Nomor Kendaraan (STNK), Ser­ti­fikat Reg­is­trasi Uji Tipe (SRUT) untuk kendaraan baru, buk­ti lulus uji berkala dan foto kendaraan;
  3. Memi­li­ki dan/atau men­gua­sai tem­pat peny­im­panan kendaraan (pool) sesuai den­gan jum­lah kendaraan yang dim­i­li­ki;
  4. Memi­li­ki dan/atau bek­er­jasama den­gan pihak lain yang mam­pu menye­di­akan fasil­i­tas pemeli­haraan kendaraan bermo­tor;
  5. Kendaraan yang digu­nakan untuk:
    • Angku­tan Lin­tas Batas Negara;
    • Angku­tan Antarko­ta Antarprovin­si (AKAP);
    • Angku­tan Antarko­ta Dalam Provin­si (AKDP);
    • Angku­tan Perko­taan; dan
    • Angku­tan Pedesaan

Berdasarkan Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai penye­leng­garaan Angku­tan Orang Den­gan Kendaraan Umum Dalam Trayek dan Stan­dar Pelayanan Min­i­mal Angku­tan Orang Den­gan Kendaraan Bermo­tor Umum Dalam Trayek

Persyaratan Izin Usaha Angkutan Bermotor Untuk Barang

Per­syaratan Izin Usa­ha Angku­tan Bermo­tor Untuk Barang yang harus dilengkapi pelaku usa­ha.

Per­syaratan Umum

  1. Buk­ti pen­guasaan hak atas tanah beru­pa ser­ti­fikat dan surat perny­ataan bah­wa tanah tidak dalam sen­gke­ta
  2. Doku­men ren­cana tata ruang wilayah yang dite­tap­kan untuk daer­ah tem­pat Pelabuhan Sun­gai dan Danau bera­da;
  3. Surat kepu­tu­san pene­ta­pan trayek yang dite­tap­kan oleh Direk­tur Jen­der­al Per­hubun­gan Darat;
  4. Doku­men ren­cana umum jaringan trans­portasi jalan;
  5. Surat per­mo­ho­nan ber­mat­erai yang didalam­nya ter­da­p­at perny­ataan kebe­naran dan keab­sa­han doku­men dan data; dan
  6. Durasi sesuai den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS

Per­syaratan khusus

  1. Stu­di kelayakan yang memu­at per­tim­ban­gan:
    • Peta lokasi dan titik koor­di­nat geografi dari are­al yang akan dite­tap­kan seba­gai Pelabuhan Sun­gai dan Danau yang dilengkapi den­gan nama lokasi pelabuhan dan letak wilayah admin­is­trasi pelabuhan;
    • Mas­ter­plan/rencana induk pelabuhan;
    • Kajian tek­nis praki­raan per­mintaan jasa angku­tan sun­gai dan danau ser­ta praki­raan kebu­tuhan fasil­i­tas pelabuhan
    • Pena­ha­pan wak­tu pelak­sanaan pem­ban­gu­nan dan Ren­cana Anggaran Biaya (RAB);
    • Gam­bar tek­nis beser­ta doku­men spe­si­fikasi tek­nis;
    • Hasil kajian ter­hadap batas-batas Daer­ah Lingkun­gan Kerja(DLKR) dan Daer­ah Lingkun­gan Kepentin­gan (DLKP) Pelabuhan Sun­gai dan Danau;
    • Peta yang dilengkapi den­gan batas-batas Daer­ah Lingkun­gan Kerja(DLKR) dan Daer­ah Lingkun­gan Kepentin­gan (DLKP)Pelabuhan Sun­gai dan Danau;
    • Hasil stu­di kese­la­matan pela­yaran men­ge­nai ren­cana pen­em­patan Sarana Ban­tu Nav­i­gasi Pela­yaran (SBNP), alur pela­yaran dan kolam pelabuhan;
  2. Buk­ti keterse­di­aan sis­tem pen­gelo­laan lingkun­gan;
  3. Sali­nan doku­men kon­trak pelak­sanaan­pem­ban­gu­nan;
  4. Beri­ta acara sele­sainya peker­jaan pem­ban­gu­nan;
  5. Doku­men­tasi seba­gai buk­ti keterse­di­aan fasil­i­tas untuk men­jamin kelan­car­an pelayanan Pelabuhan Sun­gai dan Danau;
  6. Beri­ta acara uji coba san­dar kapal;
  7. Buk­ti keterse­di­aan sum­ber daya manu­sia pelak­sana kegiatan Pelabuhan Sun­gai dan Danau yang diny­atakan den­gan surat kepu­tu­san pem­ben­tukan dan  struk­tur organ­isasi pelak­sana ser­ta ser­ti­fikasi kom­pe­ten­si terkait kepelabuhanan dan kese­la­matan pela­yaran; dan
  8. Keterse­di­aan jalan akses Pelabuhan Sun­gai dan Danau.

Sarana dan Prasarana

  • Men­em­pati tem­pat usa­ha beru­pa milik sendiri atau sewa berdasarkan surat keteran­gan domisili perusa­haan atau kop­erasi dari instan­si yang berwe­nang.

Persyaratan Izin Usaha Angkutan Sungai Dan Danau

  1. KBLI 50211 : Angku­tan Sun­gai Dan Danau Lin­er (Trayek Tetap Dan Ter­atur) Untuk Penumpang
  2. KBLI 50212 : Angku­tan Sun­gai Dan Danau Tram­per (Trayek Tidak Tetap Dan Ter­atur) Untuk Penumpang
  3. KBLI 50213 : Angku­tan Sun­gai Dan Danau Untuk Wisa­ta Dan Ydbi
  4. KBLI 50222 : Angku­tan Sun­gai Dan Danau Untuk Barang Khusus
  5. KBLI 50223 : Angku­tan Sun­gai Dan Danau Untuk Barang Berba­haya
  6. KBLI 50221 : Angku­tan Sun­gai Dan Danau Untuk Barang Umum Dan Atau Hewan

Per­syaratan Izin Usa­ha Angku­tan Sun­gai Dan Danau yang wajib dilengkapi oleh pelaku usa­ha.

Per­syaratan Umum

  • Durasi sesuai den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS

Per­syaratan Khusus

  1. Kesang­gu­pan memi­li­ki pal­ing sedik­it 1 (satu) unit kapal yang memenuhi per­syaratan teknis/kelaik lau­tan sesuai perun­tukan dan ren­cana trayek yang dilayani;
  2. Ser­ti­fikasi pen­gawakan;
  3. Pemenuhan Stan­dar Pelayanan Min­i­malKa­pal Sun­gai dan Danau; dan
  4. Memi­li­ki per­son­il den­gan keahlian di bidang Angku­tan Sun­gai dan Danau (awak kapal)

Sarana dan Prasarana

  • Kapal Sun­gai dan Danau den­gan uku­ran tonase kotor sama den­gan atau lebih dari Gross Ton­nage (GT) 7 yang memenuhi per­syaratan teknis/kelaiklautan den­gan spe­si­fikasi tek­nis kapal sesuai fasil­i­tas pelabuhan pada trayek yang akan dilayani, den­gan fasil­i­tas min­i­mal sesuai Stan­dar Pelayanan Min­i­mal Angku­tan Sun­gai dan Danau

Persyaratan Izin Usaha Angkutan Orang Tidak Dalam Trayek

  • 49221 Angku­tan Bus Pari­wisa­ta
  • 49421 Angku­tan Tak­si
  • 49422 Angku­tan Sewa
  • 49429 Angku­tan Darat Lain­nya Untuk Penumpang

Per­syaratan Umum Usa­ha

  • Durasi sesuai den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS.

Per­syratan Khusus Umum

  1. Kesesua­ian den­gan peren­canaan kebu­tuhan kendaraan (kuo­ta) yang dite­tap­kan;
  2. Menyusun ren­cana bis­nis (busi­ness plan) Perusa­haan Angku­tan Umum;
  3. Memenuhi Stan­dar Pelayanan Min­i­mal Angku­tan Orang Tidak Dalam Trayek;
  4. Menyi­ap­kan doku­men Sis­tem Man­a­je­men Kese­la­matan;
  5. Men­er­ap­kan sis­tem peme­sanan secara elek­tron­ik; dan
  6. Memasang alat peman­tauan perg­er­akan kendaraan secara elek­tron­ik

Sarana dan Prasarana

  1. Memi­li­ki pal­ing sedik­it 5 (lima) kendaraan yang dibuk­tikan den­gan sali­nan Surat Tan­da Nomor Kendaraan (STNK), Ser­ti­fikat Reg­is­trasi Uji Tipe (SRUT) untuk kendaraan baru, buk­ti lulus uji berkala dan foto kendaraan;
  2. Memi­li­ki dan/atau men­gua­sai tem­pat peny­im­panan kendaraan (pool) sesuai den­gan jum­lah kendaraan yang dim­i­li­ki;
  3. Memi­li­ki dan/atau bek­er­jasama den­gan pihak lain yang mam­pu menye­di­akan fasil­i­tas pemeli­haraan kendaraan bermo­tor
  4. Kendaraan yang diper­gu­nakan untuk pelayanan: