Yandex Metrica Blog

Kontak :

0813-1551-3353

E-mail :

admin@legalitas.co.id

Urus Izin Pendirian Koperasi Simpan Pinjam

Urus Izin Pendirian Koperasi Simpan Pinjam

I. Syarat Pendiri­an Badan Hukum

  1. Nama Kop­erasi ter­diri dari 3 suku kata berba­hasa indone­sia untuk dia­jukan per­mo­ho­nan per­se­tu­juan peng­gu­naan nama kop­erasi.
  2. Copy KTP anggota pendiri min­i­mal 10 orang.
  3. Copy NPWP pen­gu­rus
  4. Susunan pen­gu­rus dan pen­gawas kop­erasi ter­diri dari :

Pen­gu­rus :

  1. Ket­ua
  2. Sekre­taris
  3. Ben­da­hara

Pen­gawas :

  • Ket­ua pen­gawas
  • Anggota pen­gawas 1
  • Anggota pen­gawas 2

II. Syarat pener­bi­tan izin usa­ha sim­pan pin­jam

  1. Syarat Modal awal Kop­erasi    :
    • Pal­ing sedik­it Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupi­ah) untuk wilayah keang­gotaan dalam daer­ah kabupaten/kota;
    • Pal­ing sedik­it Rp 1.000.000.000,00 (satu mil­iar rupi­ah) untuk wilayah keang­gotaan lin­tas daer­ah kabupaten/kota dalam 1 (satu) daer­ah provin­si; dan
    • Pal­ing sedik­it Rp2.000.000.000,00 (dua mil­iar rupi­ah) untuk wilayah keang­gotaan lin­tas daer­ah provin­si.
  2. Modal Usa­ha Awal kop­erasi  yang dihim­pun dari seo­rang anggota pal­ing banyak 20 (dua puluh persen) dari Modal Usa­ha Awal.
  3. Menye­di­akan Modal Tetap yang dip­isahkan dari Aset Kop­erasi dalam ben­tuk tabun­gan pal­ing sedik­it Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupi­ah) yang dis­e­torkan pada reken­ing tabun­gan pada bank umum.
  4. Ren­cana Ker­ja sela­ma 3 (tiga) tahun yang men­je­laskan men­ge­nai ren­cana per­modalan, ren­cana kegiatan usa­ha, ser­ta ren­cana bidang organ­isasi dan sum­ber daya manu­sia;
  5. Memi­li­ki admin­is­trasi dan pem­bukuan pada KSP.
  6. Pen­gu­rus dan Pen­gawas harus memi­li­ki riway­at hidup, men­cakup :
    • Tidak ter­catat dalam daf­tar kred­it macet di sek­tor jasa keuan­gan;
    • Tidak per­nah dihukum kare­na melakukan tin­dak pidana di bidang usa­ha jasa keuan­gan dan/atau perekono­mi­an berdasarkan putu­san pen­gadi­lan yang telah mem­pun­yai keku­atan hukum tetap; dan
    • Tidak per­nah diny­atakan pailit atau menye­babkan suatu badan usa­ha diny­atakan pailit berdasarkan putu­san pen­gadi­lan yang telah mem­pun­yai keku­atan hukum tetap dalam wak­tu 5 (lima) tahun ter­akhir.
  7. Surat keteran­gan lulus uji kelayakan dan kepatu­tan untuk Pen­gu­rus dan Pen­gawas yang dikelu­arkan oleh Menteri, guber­nur, atau bupati/wali kota sesuai den­gan kewe­nan­gan­nya.
  8. Mem­pun­yai per­at­u­ran ten­tang prin­sip men­ge­nali peng­gu­na jasa.
  9. Ser­ti­fikasi kom­pe­ten­si di bidang keuan­gan Kop­erasi bagi Pen­gelo­la KSP.
  10. Buk­ti kepemi­likan dan/atau sewa kan­tor, papan nama Kop­erasi, dan sarana ker­ja; dan
  11. Surat buk­ti kon­fir­masi dan per­mo­ho­nan reg­is­trasi user pela­po­ran go anti mon­ey laun­der­ing (goAML) dari Pusat Pela­po­ran dan Anal­i­sis Transak­si Keuan­gan.
  12. Infor­masi pener­i­ma man­faat (atau dike­nal juga seba­gai ben­e­fi­cial own­er)

III. Ruang lingkup kegiatan KSP :

- Penghim­punan dana; dan

- Penyalu­ran dana.

IV. Doku­men legal­i­tas yang dihasilkan :

  • Per­se­tu­juan peng­gu­naan nama kop­erasi
  • Akta pendiri­an kop­erasi
  • SK penge­sa­han badan hukum kop­erasi
  • NPWP Kop­erasi
  • Nomor Induk Berusa­ha (NIB) OSS RBA.
  • Izin Usa­ha Sim­pan Pin­jam.

V. Esti­masi wak­tu penger­jaan :

Esti­masi wak­tu yang dibu­tuhkan sela­ma 60 (enam puluh ) hari ker­ja ter­ma­suk per­se­tu­juan peng­gu­naan nama kop­erasi, pem­bu­atan akta pendiri­an, izin usa­ha sim­pan pin­jam, pem­berkasan doku­men per­syaratan, ver­i­fikasi instan­si pener­bit izin, perbaikan/koreksi kelengka­pan doku­men per­syaratan, pen­ga­juan ulang izin KSP apa­bi­la ada perbaikan/koreksi.

Persyaratan Izin Usaha Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek

  • 49211 : Angku­tan Bus Antar Kota Antar Provin­si (AKAP)
  • 49212 : Angku­tan Bus Per­batasan
  • 49213 : Angku­tan Bus Antarko­ta Dalam Provin­si (Akdp)
  • 49214 : Angku­tan Bus Kota
  • 49215 : Angku­tan Bus Lin­tas Batas Negara
  • 49216 : Angku­tan Bus Khusus
  • 49219 : Angku­tan Bus Dalam Trayek Lain­nya
  • 49411 : Angku­tan Per­batasan Bukan Bus Dalam Trayek
  • 49412 : Angku­tan Antar Kota Dalam Provin­si (AKDP) Bukan Bus Dalam Trayek
  • 49413 : Angku­tan Perko­taan Bukan Bus, Dalam Trayek
  • 49414 : Angku­tan Pedesaan Bukan Bus, Dalam Trayek
  • 49415 : Angku­tan Darat Khusus Bukan Bus
  • 49429 : Angku­tan Darat Lain­nya Untuk Penumpang

Per­syaratan Izin Usa­ha Angku­tan Orang Den­gan Kendaraan Bermo­tor Umum Dalam Trayek yang wajib dilengkapi oleh pelaku usa­ha.

Per­syaratan Umum Usa­ha

  • Durasi sesuai den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS.

Per­syaratan Khusus Usa­ha

  1. Kesesua­ian den­gan peren­canaan kebu­tuhan kendaraan (kuo­ta) yang dite­tap­kan;
  2. Menyusun ren­cana bis­nis (busi­ness plan) Perusa­haan Angku­tan Umum;
  3. Memenuhi Stan­dar Pelayanan Min­i­mal Angku­tan Orang Den­gan Kedaraan Bermo­tor Dalam Trayek;
  4. Menyi­ap­kan doku­men Sis­tem Man­a­je­men Kese­la­matan;
  5. Men­er­ap­kan sis­tem peme­sanan secara elek­tron­ik; dan
  6. Memasang alat peman­tauan perg­er­akan kendaraan secara elek­tron­ik

Sarana dan Prasarana

  1. Memi­li­ki domisili sesuai den­gan trayek;
  2. Memi­li­ki pal­ing sedik­it 5 (lima) kendaraan yang dibuk­tikan den­gan sali­nan Surat Tan­da Nomor Kendaraan (STNK), Ser­ti­fikat Reg­is­trasi Uji Tipe (SRUT) untuk kendaraan baru, buk­ti lulus uji berkala dan foto kendaraan;
  3. Memi­li­ki dan/atau men­gua­sai tem­pat peny­im­panan kendaraan (pool) sesuai den­gan jum­lah kendaraan yang dim­i­li­ki;
  4. Memi­li­ki dan/atau bek­er­jasama den­gan pihak lain yang mam­pu menye­di­akan fasil­i­tas pemeli­haraan kendaraan bermo­tor;
  5. Kendaraan yang digu­nakan untuk:
    • Angku­tan Lin­tas Batas Negara;
    • Angku­tan Antarko­ta Antarprovin­si (AKAP);
    • Angku­tan Antarko­ta Dalam Provin­si (AKDP);
    • Angku­tan Perko­taan; dan
    • Angku­tan Pedesaan

Berdasarkan Per­at­u­ran Menteri Per­hubun­gan men­ge­nai penye­leng­garaan Angku­tan Orang Den­gan Kendaraan Umum Dalam Trayek dan Stan­dar Pelayanan Min­i­mal Angku­tan Orang Den­gan Kendaraan Bermo­tor Umum Dalam Trayek

Persyaratan Izin Usaha Angkutan Bermotor Untuk Barang

Per­syaratan Izin Usa­ha Angku­tan Bermo­tor Untuk Barang yang harus dilengkapi pelaku usa­ha.

Per­syaratan Umum

  1. Buk­ti pen­guasaan hak atas tanah beru­pa ser­ti­fikat dan surat perny­ataan bah­wa tanah tidak dalam sen­gke­ta
  2. Doku­men ren­cana tata ruang wilayah yang dite­tap­kan untuk daer­ah tem­pat Pelabuhan Sun­gai dan Danau bera­da;
  3. Surat kepu­tu­san pene­ta­pan trayek yang dite­tap­kan oleh Direk­tur Jen­der­al Per­hubun­gan Darat;
  4. Doku­men ren­cana umum jaringan trans­portasi jalan;
  5. Surat per­mo­ho­nan ber­mat­erai yang didalam­nya ter­da­p­at perny­ataan kebe­naran dan keab­sa­han doku­men dan data; dan
  6. Durasi sesuai den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS

Per­syaratan khusus

  1. Stu­di kelayakan yang memu­at per­tim­ban­gan:
    • Peta lokasi dan titik koor­di­nat geografi dari are­al yang akan dite­tap­kan seba­gai Pelabuhan Sun­gai dan Danau yang dilengkapi den­gan nama lokasi pelabuhan dan letak wilayah admin­is­trasi pelabuhan;
    • Mas­ter­plan/rencana induk pelabuhan;
    • Kajian tek­nis praki­raan per­mintaan jasa angku­tan sun­gai dan danau ser­ta praki­raan kebu­tuhan fasil­i­tas pelabuhan
    • Pena­ha­pan wak­tu pelak­sanaan pem­ban­gu­nan dan Ren­cana Anggaran Biaya (RAB);
    • Gam­bar tek­nis beser­ta doku­men spe­si­fikasi tek­nis;
    • Hasil kajian ter­hadap batas-batas Daer­ah Lingkun­gan Kerja(DLKR) dan Daer­ah Lingkun­gan Kepentin­gan (DLKP) Pelabuhan Sun­gai dan Danau;
    • Peta yang dilengkapi den­gan batas-batas Daer­ah Lingkun­gan Kerja(DLKR) dan Daer­ah Lingkun­gan Kepentin­gan (DLKP)Pelabuhan Sun­gai dan Danau;
    • Hasil stu­di kese­la­matan pela­yaran men­ge­nai ren­cana pen­em­patan Sarana Ban­tu Nav­i­gasi Pela­yaran (SBNP), alur pela­yaran dan kolam pelabuhan;
  2. Buk­ti keterse­di­aan sis­tem pen­gelo­laan lingkun­gan;
  3. Sali­nan doku­men kon­trak pelak­sanaan­pem­ban­gu­nan;
  4. Beri­ta acara sele­sainya peker­jaan pem­ban­gu­nan;
  5. Doku­men­tasi seba­gai buk­ti keterse­di­aan fasil­i­tas untuk men­jamin kelan­car­an pelayanan Pelabuhan Sun­gai dan Danau;
  6. Beri­ta acara uji coba san­dar kapal;
  7. Buk­ti keterse­di­aan sum­ber daya manu­sia pelak­sana kegiatan Pelabuhan Sun­gai dan Danau yang diny­atakan den­gan surat kepu­tu­san pem­ben­tukan dan  struk­tur organ­isasi pelak­sana ser­ta ser­ti­fikasi kom­pe­ten­si terkait kepelabuhanan dan kese­la­matan pela­yaran; dan
  8. Keterse­di­aan jalan akses Pelabuhan Sun­gai dan Danau.

Sarana dan Prasarana

  • Men­em­pati tem­pat usa­ha beru­pa milik sendiri atau sewa berdasarkan surat keteran­gan domisili perusa­haan atau kop­erasi dari instan­si yang berwe­nang.

Persyaratan Izin Usaha Angkutan Sungai Dan Danau

  1. KBLI 50211 : Angku­tan Sun­gai Dan Danau Lin­er (Trayek Tetap Dan Ter­atur) Untuk Penumpang
  2. KBLI 50212 : Angku­tan Sun­gai Dan Danau Tram­per (Trayek Tidak Tetap Dan Ter­atur) Untuk Penumpang
  3. KBLI 50213 : Angku­tan Sun­gai Dan Danau Untuk Wisa­ta Dan Ydbi
  4. KBLI 50222 : Angku­tan Sun­gai Dan Danau Untuk Barang Khusus
  5. KBLI 50223 : Angku­tan Sun­gai Dan Danau Untuk Barang Berba­haya
  6. KBLI 50221 : Angku­tan Sun­gai Dan Danau Untuk Barang Umum Dan Atau Hewan

Per­syaratan Izin Usa­ha Angku­tan Sun­gai Dan Danau yang wajib dilengkapi oleh pelaku usa­ha.

Per­syaratan Umum

  • Durasi sesuai den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS

Per­syaratan Khusus

  1. Kesang­gu­pan memi­li­ki pal­ing sedik­it 1 (satu) unit kapal yang memenuhi per­syaratan teknis/kelaik lau­tan sesuai perun­tukan dan ren­cana trayek yang dilayani;
  2. Ser­ti­fikasi pen­gawakan;
  3. Pemenuhan Stan­dar Pelayanan Min­i­malKa­pal Sun­gai dan Danau; dan
  4. Memi­li­ki per­son­il den­gan keahlian di bidang Angku­tan Sun­gai dan Danau (awak kapal)

Sarana dan Prasarana

  • Kapal Sun­gai dan Danau den­gan uku­ran tonase kotor sama den­gan atau lebih dari Gross Ton­nage (GT) 7 yang memenuhi per­syaratan teknis/kelaiklautan den­gan spe­si­fikasi tek­nis kapal sesuai fasil­i­tas pelabuhan pada trayek yang akan dilayani, den­gan fasil­i­tas min­i­mal sesuai Stan­dar Pelayanan Min­i­mal Angku­tan Sun­gai dan Danau

Persyaratan Izin Usaha Angkutan Orang Tidak Dalam Trayek

  • 49221 Angku­tan Bus Pari­wisa­ta
  • 49421 Angku­tan Tak­si
  • 49422 Angku­tan Sewa
  • 49429 Angku­tan Darat Lain­nya Untuk Penumpang

Per­syaratan Umum Usa­ha

  • Durasi sesuai den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS.

Per­syratan Khusus Umum

  1. Kesesua­ian den­gan peren­canaan kebu­tuhan kendaraan (kuo­ta) yang dite­tap­kan;
  2. Menyusun ren­cana bis­nis (busi­ness plan) Perusa­haan Angku­tan Umum;
  3. Memenuhi Stan­dar Pelayanan Min­i­mal Angku­tan Orang Tidak Dalam Trayek;
  4. Menyi­ap­kan doku­men Sis­tem Man­a­je­men Kese­la­matan;
  5. Men­er­ap­kan sis­tem peme­sanan secara elek­tron­ik; dan
  6. Memasang alat peman­tauan perg­er­akan kendaraan secara elek­tron­ik

Sarana dan Prasarana

  1. Memi­li­ki pal­ing sedik­it 5 (lima) kendaraan yang dibuk­tikan den­gan sali­nan Surat Tan­da Nomor Kendaraan (STNK), Ser­ti­fikat Reg­is­trasi Uji Tipe (SRUT) untuk kendaraan baru, buk­ti lulus uji berkala dan foto kendaraan;
  2. Memi­li­ki dan/atau men­gua­sai tem­pat peny­im­panan kendaraan (pool) sesuai den­gan jum­lah kendaraan yang dim­i­li­ki;
  3. Memi­li­ki dan/atau bek­er­jasama den­gan pihak lain yang mam­pu menye­di­akan fasil­i­tas pemeli­haraan kendaraan bermo­tor
  4. Kendaraan yang diper­gu­nakan untuk pelayanan: