Yandex Metrica Blog

Kontak :

0813-1551-3353

E-mail :

admin@legalitas.co.id

Dokumen Persyaratan IUP Batubara

Dokumen Persyaratan IUP Batubara

Doku­men yang wajib dil­am­pirkan untuk kelengka­pan admin­is­trasi per­mo­ho­nan IUP Batubara seba­gai berikut :

Per­mo­ho­nan IUP Baru

  1. Surat perny­ataan ber­mat­erai untuk mematuhi keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan di bidang per­lin­dun­gan dan pen­gelo­laan lingkun­gan hidup.
  2. Buk­ti pen­em­patan jam­i­nan kesung­guhan pelak­sanaan eksplo­rasi
  3. Surat perny­ataan tena­ga ahli per­tam­ban­gan dan/atau geolo­gi yang berpen­gala­man pal­ing singkat 3 (tiga) tahun den­gan dilengkapi daf­tar riway­at hidup dan pen­gala­man
  4. Detail struk­tur pemegang saham perusa­haan tam­bang sam­pai den­gan Ben­e­fi­cial Own­er (Pener­i­ma Man­faat ter­akhir) ter­ma­suk direk­si dan komis­aris seta NPWP dari mas­ing-mas­ing perusa­haan ser­ta Surat perny­ataan (asli) dari direk­tur perusa­haan pemo­hon per­iz­inan bah­wa data-data ben­e­fi­cial own­er­ship (BO) / pener­i­ma man­faat akhir yang dis­am­paikan adalah benar.
  5. For­mat syarat sesuai angka 4 sesuai for­mat dalam laman minerba.esdm.go.id
  6. Disampaikan/melampirkan pindai (scan) doku­men:
    • Pindai (scan) doku­men NPWP/Tax ID
    • Surat perny­ataan ditan­datan­gani oleh Direk­si di atas mat­erai dan cap badan usa­ha
    • Pindai (scan) doku­men KTP
    • Sali­nan surat pene­ta­pan peme­nang lelang WIUP
    • Buk­ti pelu­nasan nilai kom­pen­sasi data infor­masi WIUP

Peralihan Layanan Perizinan Migas

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Investasi/Kepala BKPM Nomor 17 Tahun 2021 Tang­gal 27 Juli 2021 Ten­tang Per­al­i­han Penye­leng­garaan Per­iz­inan Berusa­ha Berba­sis Risiko Melalui Sis­tem OSS, maka 68 KBLI sesuai den­gan PP 5 Tahun 2021 mulai tang­gal 2 Agus­tus 2021 per­mo­ho­nan layanan per­iz­inan dial­ihkan melalui https://oss.go.id.

Layanan berusa­ha yang akan dial­ihkan ke https://oss.go.id antara lain :

  1. Izin Survei Umum Migas
  2. Izin Pen­go­la­han Migas
  3. Izin Peny­im­panan Migas
  4. Izin Nia­ga Migas
  5. Izin Usa­ha Per­tam­ban­gan
  6. Izin Usa­ha Per­tam­ban­gan Khusus
  7. Izin Usa­ha Per­tam­ban­gan Khusus Seba­gai Kelan­ju­tan Operasi
  8. Izin Pen­gangku­tan dan Pen­jualan Miner­ba
  9. Izin Usa­ha Jasa Per­tam­ban­gan
  10. Izin Per­tam­ban­gan Raky­at
  11. Izin Panas Bumi
  12. Izin Usa­ha Bahan Bakar Nabati
  13. Izin Usa­ha Penye­di­aan Tena­ga Listrik Kepentin­gan Umum
  14. Izin Usa­ha Jasa Penun­jang Tena­ga Listrik
  15. Izin Pen­jualan Listrik Lin­tas Negara
  16. Izin pem­be­lian Tena­ga Listrik Lin­tas Negara
  17. Izin Interkonek­si Tena­ga Listrik Lin­tas Negara

Syarat Urus Sertifkat Standar Usaha Jasa Pengurusan Transportasi Melalui OSS RBA

Dasar Hukum :

Per­me­n­hub RI No. 12 Tahun 2021 ten­tang Stan­dar Kegiatan Usa­ha dan Pro­duk Pada Penye­leng­garaan Per­iz­inan Berusa­ha Berba­sis Risiko Sek­tor Per­hubun­gan.

Ruang Lingkup :

Stan­dar usa­ha ini memu­at pen­gat­u­ran terkait den­gan aktiv­i­tas: pen­gi­r­i­man dan atau pengepakan barang dalam vol­ume besar, melalui angku­tan kere­ta api, angku­tan darat, angku­tan laut maupun angku­tan udara.

Syarat Umum :

  1. Per­syaratan yang dis­esuaikan den­gan keten­tu­an Lem­ba­ga OSS;
  2. Memi­li­ki buk­ti kepemi­likan tem­pat usaha/sewa min­i­mal sela­ma 2 (dua) tahun, per­ala­tan kan­tor, sarana dan prasarana inter­net, ser­ta per­ala­tan kese­la­matan;
  3. Durasi wak­tu pemenuhan per­iz­inan berusa­ha sesuai den­gan keten­tu­an lem­ba­ga OSS.

Per­syaratan Khusus Usa­ha :

A. Pelaku usa­ha Penana­man Modal Dalam Negeri melakukan pemenuhan per­syaratan, yaitu:

  1. Memi­li­ki tena­ga ker­ja ahli War­ga Negara Indone­sia beri­jazah min­i­mum D‑III Pelayaran/ Mar­itim / Penerbangan/ Transportasi/ IATA Diploma/ FIATA Diplo­ma, S‑l Logis­tik atau ser­ti­fikat kom­pe­ten­si pro­fe­si di bidang for­warder atau man­a­je­men sup­ply chain atau ser­ti­fikat ahli kepabeanan atau kepelabuhanan (alter­natif atau kumu­latif) den­gan pen­gala­man 5 (lima) tahun dibidang Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi;
  2. Memi­li­ki atau men­gua­sai kendaraan opera­sion­al min­i­mal roda 4 (empat) yang dibuk­tikan den­gan buk­ti kepemi­likan atau sewa yang sah;
  3. Memi­li­ki sis­tem per­ala­tan perangkat lunak dan keras ser­ta sis­tem infor­masi dan komu­nikasi yang ter­in­te­grasi den­gan sis­tem infor­masi darat, laut, udara, atau perk­ere­taapi­an sesuai den­gan perkem­ban­gan teknolo­gi;
  4. Memi­li­ki dan/atau men­gua­sai Gudang sesuai den­gan kebu­tuhan­nya;
  5. Surat rekomen­dasi dari otori­tas trans­portasi wilayah setem­pat Ter­hadap kese­im­ban­gan penye­di­aan dan per­mintaan usa­ha Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi berdasarkan jum­lah perusa­haan Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi yang berkegiatan di wilayah setem­pat.

B. Pelaku usa­ha Penana­man Modal Asing melakukan pemenuhan per­syaratan, yaitu:

  1. Memi­li­ki tena­ga ker­ja ahli War­ga Negara Indone­sia beri­jazah min­i­mum D‑III Pelayaran/ Mar­itim / Penerbangan/ Transportasi/ IATA Diploma/ FIATA Diplo­ma, S‑l Logis­tik yang dis­e­tarakan atau ser­ti­fikat kom­pe­ten­si pro­fe­si di bidang for­warder atau man­a­je­men sup­ply chain atau ser­ti­fikat ahli kepabeanan atau kepelabuhanan (alter­natif atau kumu­latif) den­gan pen­gala­man 5 (lima) tahun dibidang jasa Pen­gu­ru­san trans­portasi;
  2. Memi­li­ki atau men­gua­sai kendaraan opera­sion­al min­i­mal roda 4 (empat) yang dibuk­tikan den­gan buk­ti kepemi­likan atau sewa yang sah;
  3. Memi­li­ki sis­tem per­ala­tan perangkat lunak dan keras ser­ta sis­tem infor­masi dan komu­nikasi yang ter­in­te­grasi den­gan sis­tem infor­masi darat, laut, udara, atau perk­ere­taapi­an sesuai den­gan perkem­ban­gan teknolo­gi;
  4. Memi­li­ki dan/atau men­gua­sai Gudang sesuai den­gan kebu­tuhan­nya;
  5. Surat rekomen­dasi dari otori­tas trans­portasi wilayah setem­pat Ter­hadap kese­im­ban­gan penye­di­aan dan per­mintaan usa­ha jasa Pen­gu­ru­san trans­portasi berdasarkan jum­lah perusa­haan jasa pen­gu­ru­san trans­portasi yang berkegiatan di wilayah setem­pat;
  6. Penana­man modal asing untuk usa­ha jasa pen­gu­ru­san trans­portasi dilakukan sesuai keten­tu­an per­at­u­ran perun­dan­gun­dan­gan di bidang usa­ha penana­man modal

Syarat lain ben­tuk perusa­haan :

  1. Ben­tuk Perseroan Ter­batas den­gan KBLI Sin­gle Pur­pose
  2. Kegiatan usa­ha jasa pen­gu­ru­san trans­portasi seba­gaimana dimak­sud pada pasal 12  ayat (1) Per­at­u­ran Pemer­in­tah Repub­lik Indone­sia Nomor 31 Tahun 2o21 Ten­tang Penye­leng­garaan Bidang Pela­yaran  dilakukan oleh Badan Usa­ha yang didirikan khusus untuk usa­ha jasa pen­gu­ru­san trans­portasi.
  3. Berlaku keten­tu­an Pasal 6 ayat (4) huruf d Per­me­n­hub No. 49 Tahun 2017 ten­tang Penye­leng­garaan dan Pen­gusa­haan Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi yaitu untuk perusa­haan dalam negeri memi­li­ki modal pal­ing sedik­it Rp. 1.200.000.000,- (satu mil­liar dua ratus juta rupi­ah) dan pal­ing sedik­it 25% dari modal dasar harus ditem­patkan dan dis­e­tor penuh den­gan buk­ti penyetoran yang sah.
  4. Berlaku keten­tu­an Pasal 8 ayat (1) huruf d Per­me­n­hub No. 49 Tahun 2017 ten­tang Penye­leng­garaan dan Pen­gusa­haan Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi yaitu untuk perusa­haan dalam rang­ka Penana­man Modal Asing memi­li­ki izin penana­man modal asing den­gan inves­tasi pal­ing sedik­it $ US 4.000.000,- (empat juta dol­lar ameri­ka serikat) dan pal­ing sedik­it 25% dari modal dasar harus ditem­patkan dan dis­e­tor penuh den­gan buk­ti penyetoran yang sah.

Pelayanan Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi :

  1. Pener­i­maan;
  2. Pen­gelo­laan peny­im­panan;
  3. Sor­tasi;
  4. Pengepakan;
  5. Penan­daan;
  6. Pen­guku­ran;
  7. Pen­im­ban­gan;
  8. Pen­gelo­laan trans­portasi;
  9. Pener­bi­tan doku­men angku­tan barang melalui moda trans­portasi darat, laut, dan/atau udara;
  10. Pen­gu­ru­san penye­le­sa­ian doku­men;
  11. Peme­sanan ruan­gan pen­gangkut;
  12. Pen­gi­r­i­man;
  13. Pen­gelo­laan pendis­tribu­sian;
  14. Per­hi­tun­gan biaya angku­tan dan logis­tik;
  15. Klaim;
  16. Asur­an­si atas pen­gi­r­i­man barang;
  17. Penye­le­sa­ian tag­i­han dan biaya lain­nya yang diper­lukan;
  18. Penye­di­aan sis­tem infor­masi dan komu­nikasi;
  19. Layanan logis­tik penye­di­aan layanan logis­tik di pasar nasion­al dan inter­na­sion­al secara kon­ven­sion­al dan/atau elek­tron­ik;
  20. Penye­di­aan e‑commerce, teknolo­gi inter­netyang meng­gu­nakan sis­tem satelit yang memu­ngkinkan pela­cakan real-time barang;
  21. Pen­gangkut kon­trak­tu­al atau non ves­sel oper­a­tor com­mon car­ri­er (NVOCC); dan
  22. Barang khusus bawaan sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan.

KBLI 2020 Resmi Berlaku, Akses OSS RBA Gunakan KBLI 2020

Badan Pusat Sta­tis­tik (BPS) telah mener­bitkan Per­at­u­ran ter­baru pen­gat­u­ran Klasi­fikasi Baku Lapan­gan Usa­ha Indone­sia (KBLI) yang men­ja­di acuan kegiatan berusa­ha di Indone­sia.

Klasi­fikasi Baku Lapan­gan Usa­ha Indone­sia (KBLI) adalah mengk­lasi­fikasikan aktivitas/kegiatan ekono­mi Indone­sia yang meng­hasilkan produk/output, baik beru­pa barang maupun jasa, berdasarkan lapan­gan usa­ha yang digu­nakan seba­gai acuan stan­dar dan alat koor­di­nasi, inte­grasi, ser­ta sinkro­nisasi penye­leng­garaan sta­tis­tik.

Pem­ber­lakuan KBLI tahun 2020 dite­tap­kan berdasarkan Per­at­u­ran Badan Pusat Sta­tisik Nomor 2 Tahun 2020 Ten­tang Klasi­fikasi Baku Lapan­gan Usa­ha Indone­sia.

Dalam per­at­u­ran ini hanya ter­diri dari 5 pasal. Ada­pun pasal-pasal dalam per­at­u­ran ini men­gatur ten­tang hal-hal seba­gai berikut :

Pasal 1 :  Defenisi KBLI 2020

Pasal 2 : Peng­gu­naan KBLI 2020

Pasal 3 : Lam­pi­ran KBLI 2020

Pasal 4 : Pen­cabu­tan Per­at­u­ran KBLI 2015 dan KBLI 2017 peruba­han per­at­u­ran KBLI 2015

Pasal 5 : Pem­ber­lakuan KBLI 2020

Per­at­u­ran ini diter­bitkan pada 15 Sep­tem­ber 2020, dan jika meru­juk pada Pasal 5 seharus­nya Per­at­u­ran ini seharus­nya telah res­mi berlaku sejak diun­dan­gkan, tetapi dalam sis­tem Online Sin­gle Sub­mis­sion (OSS) pem­ber­lakuan KBLI 2020 mulai res­mi diber­lakukan pada pada 9 Agus­tus 2021 seir­ing den­gan peresmi­an peruba­han sis­tem layanan pada OSS dari sis­tem OSS.1.1 men­ja­di sis­tem OSS 4.0 Pelayanan Per­iz­inan Berusa­ha melalui Sis­tem Online Sin­gle Sub­mis­sion (OSS) Berba­sis Risiko.

Penye­leng­garaan Per­iz­inan Berusa­ha Berba­sis Risiko melalui Sis­tem Online Sin­gle Sub­mis­sion (OSS) meru­pakan pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Ten­tang Cip­ta Ker­ja.

DOWNLOAD PERATURAN DAN LAMPIRAN KBLI 2020

Syarat Pendirian Perusahaan Pialang Berjangka

Keten­tu­an Perusa­haan Pialang Ber­jang­ka :

  1. Pialang Ber­jang­ka wajib berben­tuk Perseroan Ter­batas yang didirikan dan berke­dudukan di wilayah Repub­lik Indone­sia.
  2. Pialang Ber­jang­ka wajib seku­rang-kurangnya memi­li­ki 3 (tiga) orang Wak­il Pialang Ber­jang­ka yang berke­dudukan seba­gai salah seo­rang direk­tur dan 2 (dua) orang pegawai Pialang Ber­jang­ka yang bersangku­tan.
  3. Pialang Ber­jang­ka dila­rang untuk dik­enda­likan, baik lang­sung maupun tidak lang­sung oleh orang perse­o­ran­gan yang tidak cakap melakukan per­bu­atan hukum dan per­nah diny­atakan pailit atau men­ja­di direk­tur atau komis­aris yang diny­atakan bersalah menye­babkan suatu perusa­haan diny­atakan pailit dalam jang­ka wak­tu 5 (lima) tahun ter­akhir, per­nah dihukum kare­na ter­buk­ti melakukan tin­dak pidana di bidang ekono­mi atau keuan­gan dan ter­buk­ti melakukan pelang­garan ter­hadap per­at­u­ran perun­dang-undan­gan di bidang Perda­gan­gan Ber­jang­ka Komodi­ti;
  4. Pialang Ber­jang­ka dap­at mem­bu­ka kan­tor cabang sete­lah memenuhi per­syaratan penam­ba­han modal seba­gaimana dite­tap­kan oleh Bappebti dan memi­li­ki ren­cana usa­ha yang dituangkan dalam ren­cana kegiatan perusa­han, memi­li­ki Wak­il Pialang Ber­jang­ka.
  5. Pihak yang melakukan kegiatan usa­ha di bidang Perda­gan­gan Ber­jang­ka, wajib memenuhi per­syaratan modal dis­e­tor seku­rang-kurangnya sebe­sar Rp. 1.250.000.000, (satu mil­iar dua ratus lima puluh juta rupi­ah) untuk Pialang Ber­jang­ka; dan Rp. 1.000.000.000,– (satu mil­iar rupi­ah) untuk Pen­gelo­la Sen­tra Dana Ber­jang­ka;
  6. Seti­ap perusa­haan Pialang Ber­jang­ka, wajib men­can­tumkan kata BERJANGKA atau FUTURES pada nama perusa­haan­nya dan dican­tumkan dalam akte pendiri­an perusa­haan.

  1. Mem­bu­at Akta Pendiri­an dan mem­per­oleh SK Penge­sa­han dari Kemenkumham
  2. Dalam akta perusa­haan ter­can­tum KNLI Khusus No. 66125 : PIALANG BERJANGKA
  3. Memi­li­ki NPWP Badan Hukum den­gan KLU Pialang Ber­jang­ka
  4. Memi­li­ki Nomor Induk Berusa­ha OSS, Izin Usa­ha, Izin Komer­sil Wak­il Pialang Ber­jang­ka.

Syarat Izin Usa­ha Pialang Ber­jang­ka :

  1. Copy akta pendiri­an Perseroan Ter­batas (PT) yang dis­ahkan Menteri Kehaki­man atau Akta Notaris bagi badan usa­ha yang tidak berben­tuk Perseroan Ter­batas;
  2. Copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  3. Ren­cana usa­ha 3 (tiga) tahun ter­ma­suk susunan organ­isasi, tata ker­ja, fasil­i­tas komu­nikasi, sis­tem pen­gawasan intern, dan pro­gram lati­han yang akan diadakan bagi Pialang Ber­jang­ka dan Pen­gelo­la Sen­tra Dana Ber­jang­ka;
  4. Pro­pos­al pem­ben­tukan Sen­tra Dana Ber­jang­ka bagi Pen­gelo­la Sen­tra Dana Ber­jang­ka;
  5. Ner­a­ca Perseroan Ter­batas (PT) yang diau­dit oleh Akun­tan Pub­lik;
  6. Buk­ti setor Dana Kom­pen­sasi bagi Pialang Ber­jang­ka;
  7. Buk­ti pem­bukaan reken­ing ter­pisah bagi Pialang Ber­jang­ka dan Pen­gelo­la Sen­tra Dana Ber­jang­ka;
  8. Doku­men keteran­gan perusa­haan, doku­men pem­ber­i­tahuan adanya resiko, dan per­jan­jian pem­ber­ian amanat;
  9. Sarana pro­mosi dan pub­likasi;
  10. Copy tan­da keang­gotaan Bur­sa Ber­jang­ka bagi Pialang Ber­jang­ka;
  11. Daf­tar riway­at hidup (cur­ricu­lum vitae) mas­ing-mas­ing anggota dewan komis­aris dan direk­si atau pen­gu­rus;
  12. Copy Kar­tu Tan­da Pen­duduk (KTP)/Paspor dewan komis­aris dan direk­si atau pen­gu­rus;
  13. Copy surat izin ker­ja tena­ga asing dan izin ting­gal bagi war­ga negara asing yang dipeker­jakan; dan
  14. Keteran­gan kesi­a­pan perangkat keras dan lunak.