Yandex Metrica Blog

Kontak :

0813-1551-3353

E-mail :

admin@legalitas.co.id

Syarat Izin Usaha Kantor Perwakilan BUJKA

Syarat Izin Usaha Kantor Perwakilan BUJKA

  1. BUJKA adalah 100% perusa­haan jasa kon­struk­si asing yang didirikan berdasarkan hukum negara asing dan berke­dudukan ser­ta memi­li­ki kan­tor pusat dilu­ar negeri yang melakukan kegiatan usa­ha di Indone­sia den­gan cara mem­bu­ka Kan­tor Per­wak­i­lan Perusa­haan Jasa Kon­struk­si Asing. Perusa­haan ini harus memi­li­ki kual­i­fikasi besar dan telah berpen­gala­man menger­jakan proyek kon­struk­si den­gan resiko ting­gi, biaya besar dan meng­gu­nakan teknolo­gi mod­ern.
  2. Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si Asing yang selan­jut­nya dis­ingkat BUJKA adalah badan usa­ha yang didirikan menu­rut hukum dan berdomisili di negara asing, memi­li­ki kan­tor per­wak­i­lan di Indone­sia, dan diper­samakan den­gan badan hukum Perseroan Ter­batas yang berg­er­ak di bidang usa­ha jasa kon­struk­si.
  3. Izin Per­wak­i­lan Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si Asing, yang selan­jut­nya dise­but Izin Per­wak­i­lan adalah izin untuk melakukan usa­ha yang diberikan oleh Pemer­in­tah kepa­da BUJKA untuk melakukan kegiatan jasa kon­struk­si di Indone­sia.
  4. Kepala Per­wak­i­lan adalah orang yang ditun­juk oleh BUJKA induk dan memi­li­ki kewe­nan­gan untuk mewak­ili kepentin­gan BUJKA di Indone­sia. BUJKA wajib menun­juk 1 (satu) orang WNI seba­gai penang­gung jawab KPPA atau Kan­tor Per­wak­i­lan Perusa­haan Asing.
  5. Ser­ti­fikat Penyetaraan adalah tan­da buk­ti hasil penyetaraan kemam­puan usa­ha BUJKA dari Lem­ba­ga Tingkat Nasion­al.
  6. Izin kon­struk­si yang telah dim­i­li­ki oleh BUJKA di Negara asal wajib dis­e­tarakan di Indone­sia dan diver­i­fikasi kem­bali den­gan meny­er­takan beber­a­pa per­syaratan legal­i­tas & doku­men-doku­men lain­nya, expe­ri­ence works yang dis­er­tai den­gan buk­ti ser­ah ter­i­ma peker­jaan, penye­le­sa­ian pajak dll, sehing­ga layak diter­bitkan ser­ti­fikat Badan Usa­ha dan Izin Usa­ha Jasa Kon­struk­si di Indone­sia.
  7. Jum­lah sub kual­i­fikasi yang dia­jukan BUJKA tidak ter­batas, dis­esuaikan den­gan pen­gala­man peker­jaan di negara asal. Nilai pen­gala­man ker­ja yang per­nah dijalankan adalah min­i­mal Rp 83,33 Mil­yar / sub klasi­fikasi. Klasi­fikasi dari negara asal harus dis­e­tarakan den­gan klasi­fikasi jasa kon­struk­si di Indone­sia.
  8. Izin Per­wak­i­lan diberikan kepa­da BUJKA den­gan kual­i­fikasi besar (B‑2).
  9. Izin Per­wak­i­lan dap­at digu­nakan untuk melakukan kegiatan usa­ha jasa kon­struk­si di selu­ruh wilayah Indone­sia.
  10. Izin Per­wak­i­lan berlaku sela­ma 3 (tiga) tahun dan dap­at diper­pan­jang.
  11. Per­mo­ho­nan Izin Per­wak­i­lan baru, per­pan­jan­gan Izin Per­wak­i­lan dike­nakan biaya admin­is­trasi dan lang­sung dis­e­tor ke kas negara seba­gai berikut:
  12. Bidang jasa kon­sul­tan­si perencana/pengawasan kon­struk­si seni­lai USD 5.000 (lima ribu dolar Ameri­ka Serikat); dan/atau
  13. Bidang jasa pelak­sana kon­struk­si seni­lai USD 10.000 (sepu­luh ribu dolar Ameri­ka Serikat).
  14. BUJKA yang telah men­da­p­atkan Izin Usa­ha Jasa Kon­struk­si, saat akan melakukan proyek-proyek kon­struk­si wajib melakukan join oper­a­tion den­gan Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si Lokal (BUJK) den­gan Kual­i­fikasi Besar 1 (B‑1)
  15. Keten­tu­an Join Oper­a­tion :
    • Min 50 % proyek dik­er­jakan oleh BUJKA
    • Min 30 % proyek dap­at dik­er­jakan oleh BUJK/PT. Lokal B1
    • Tena­ga ahli yang dibu­tuhkan min­i­mal memi­li­ki Ser­ti­fikat Keahlian — SKA Ahli Madya. Jum­lah tena­ga ahli dis­esuaikan den­gan jum­lah klasi­fikasi yang dia­jukan. Tena­ga Ahli WNA/WNI.

Syarat Izin Kan­tor Per­wak­i­lan BUJKA :

  1. Reka­man akta pendiri­an BUJKA induk di negara asal yang telah dile­gal­isir oleh notaris pub­lik atau lem­ba­ga yang berwe­nang di negara asal.
  2. Data umum BUJKA;
  3. Surat rekomen­dasi dari kedu­taan besar negara asal di Indone­sia yang meny­atakan bah­wa BUJKA yang bersangku­tan meru­pakan badan usa­ha yang tereg­is­trasi den­gan sah dan memi­li­ki rep­utasi baik;
  4. Reka­man izin usa­ha jasa kon­struk­si BUJKA induk yang masih berlaku yang telah dile­gal­isir oleh instan­si pener­bit;
  5. Reka­man Ser­ti­fikat Penyetaraan yang telah dile­gal­isir oleh Lem­ba­ga Tingkat Nasion­al;
  6. Surat penun­jukan Kepala Per­wak­i­lan BUJKA oleh BUJKA induk (Let­ter of Appoint­ment);
  7. Reka­man lapo­ran keuan­gan BUJKA induk yang ter­baru dan telah diau­dit oleh akun­tan pub­lik;
  8. Reka­man pas­por atau kar­tu tan­da pen­duduk calon Kepala Per­wak­i­lan;
  9. Daf­tar riway­at hidup calon Kepala Per­wak­i­lan BUJKA;
  10. Surat perny­ataan bah­wa direk­si atau komis­aris BUJKA induk tidak sedang men­ja­bat seba­gai direk­si atau komis­aris pada BUJK lain.

Segera lengkapi izin usa­ha Kamu sesuai keten­tu­an yang berlaku untuk kelan­car­an usa­ha kamu. Apa­bi­la Kamu mem­bu­tuhkan ban­tu­an untuk pen­gu­ru­san izin usa­ha ini Kamu dap­at menghubun­gi kami.

Download PP dan Perpres turunan UU Cipta Kerja

Pemer­in­tah telah mener­bitkan 49 per­at­u­ran pelak­sana Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 ten­tang Cip­ta Ker­ja, yang ter­diri dari  45 Per­at­u­ran Pemer­in­tah (PP) dan 4 Per­at­u­ran Pres­i­den (Per­pres). Per­at­u­ran pelak­sana terse­but juga telah diun­dan­gkan ke dalam Lem­baran Negara RI.

Semua per­at­u­ran terse­but dap­at diak­ses pada laman link down­load dibawah ini.

45 (empat puluh lima) Per­at­u­ran Pemer­in­tah : Down­load disi­ni

  1. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Per­iz­inan Berusa­ha Berba­sis Risiko, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  2. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 6 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Per­iz­inan Berusa­ha di Daer­ah, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  3. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 7 Tahun 2021 ten­tang Kemu­da­han, Pelin­dun­gan, dan Pem­ber­dayaan Kop­erasi dan Usa­ha Mikro, Kecil, dan Menen­gah, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  4. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 8 Tahun 2021 ten­tang Modal Dasar Perseroan ser­ta Pendaf­taran Pendiri­an, Peruba­han, dan Pem­bubaran Perseroan yang Memenuhi Kri­te­ria untuk Usa­ha Mikro dan Kecil, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  5. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 9 Tahun 2021 ten­tang Per­lakukan Per­pa­jakan untuk Men­dukung Kemu­da­han Berusa­ha, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  6. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 10 Tahun 2021 ten­tang Pajak Daer­ah dan Ret­ribusi Daer­ah dalam rang­ka Men­dukung Kemu­da­han Berusa­ha dan Layanan Daer­ah, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  7. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 11 Tahun 2021 ten­tang Badan Usa­ha Milik Desa, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  8. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 12 Tahun 2021 ten­tang Peruba­han atas Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 14 Tahun 2016 ten­tang Penye­leng­garaan Peruma­han dan Kawasan Per­muki­man, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  9. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 13 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Rumah Susun, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  10. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 14 Tahun 2021 ten­tang Peruba­han atas Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 22 Tahun 2020 ten­tang Per­at­u­ran Pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 ten­tang Jasa Kon­struk­si, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  11. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 15 Tahun 2021 ten­tang Per­at­u­ran Pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 ten­tang Arsitek, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  12. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 16 Tahun 2021 ten­tang Per­at­u­ran Pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 ten­tang Ban­gu­nan Gedung, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  13. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 17 Tahun 2021 ten­tang Peruba­han Keem­pat atas Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 15 Tahun 2005 ten­tang Jalan Tol, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  14. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 18 Tahun 2021 ten­tang Hak Pengelolaan,Hak Atas Tanah, Sat­u­an Rumah Susun, dan Pendaf­taran Tanah, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  15. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 19 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Pen­gadaan Tanah bagi Pem­ban­gu­nan untuk Kepentin­gan Umum, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  16. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 20 Tahun 2021 ten­tang Pen­ert­iban Kawasan dan Tanah Ter­lan­tar, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  17. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 21 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Penataan Ruang, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  18. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 22 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Per­lin­dun­gan dan Pen­gelo­laan Lingkun­gan Hidup;
  19. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 23 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Kehutanan;
  20. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 24 Tahun 2021 ten­tang Tata Cara Pen­ge­naan Sanksi Admin­is­tratif dan Tata Cara Pener­i­maan Negara Bukan Pajak yang berasal dari Den­da Admin­is­tratif di Bidang Kehutanan, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  21. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 25 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Bidang Ener­gi dan Sum­ber Daya Min­er­al, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  22. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 26 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Bidang Per­tan­ian, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  23. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 27 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Bidang Kelau­tan dan Perikanan, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  24. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 28 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Bidang Perindus­tri­an, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  25. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 29 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Bidang Perda­gan­gan, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  26. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 30 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Bidang Lalu Lin­tas dan Angku­tan Jalan, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  27. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 31 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Bidang Pela­yaran;
  28. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 32 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Bidang Pener­ban­gan, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  29. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 33 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Bidang Perk­ere­taapi­an, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  30. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 34 Tahun 2021 ten­tang Peng­gu­naan Tena­ga Ker­ja Asing, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  31. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 35 Tahun 2021 ten­tang Per­jan­jian Ker­ja Wak­tu Ter­ten­tu, Alih Daya, Wak­tu Ker­ja, Hubun­gan Ker­ja dan Wak­tu Isti­ra­hat, dan Pemu­tu­san Hubun­gan Ker­ja;
  32. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 36 Tahun 2021 ten­tang Pen­gu­pa­han;
  33. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 37 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Pro­gram Jam­i­nan Kehi­lan­gan Peker­jaan;
  34. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 38 Tahun 2021 ten­tang Reken­ing Penam­pun­gan Biaya Per­jalanan Ibadah Umrah, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  35. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 39 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Bidang Jam­i­nan Pro­duk Halal, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  36. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 40 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Kawasan Ekono­mi Khusus, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  37. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 41 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Kawasan Perda­gan­gan Bebas dan Pelabuhan Bebas, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  38. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 42 Tahun 2021 ten­tang Kemu­da­han Proyek Strate­gis Nasion­al, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  39. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 43 Tahun 2021 ten­tang Penye­le­sa­ian Keti­dak­sesua­ian Tata Ruang, Kawasan Hutan, Izin, dan/atau Hak Atas Tanah, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  40. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 44 Tahun 2021 ten­tang Pelak­sanaan Larangan Prak­tek Monop­o­li dan Per­sain­gan Usa­ha Tidak Sehat, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  41. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 45 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Infor­masi Geospasial, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  42. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 46 Tahun 2021 ten­tang Pos, Teleko­mu­nikasi, dan Penyiaran;
  43. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 47 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Bidang Perumah­sak­i­tan, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  44. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 48 Tahun 2021 ten­tang Peruba­han Keti­ga atas Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 31 Tahun 2013 ten­tang Per­at­u­ran Pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 ten­tang Keimi­grasian, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021; dan
  45. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 49 Tahun 2021 ten­tang Per­lakuan Per­pa­jakan atas Transak­si yang Meli­batkan Lem­ba­ga Pen­gelo­la Inves­tasi dan/atau Enti­tas yang Dim­i­likinya, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021.

4 (empat ) Per­at­u­ran Pres­i­den : Down­load disi­ni !

  1. Per­at­u­ran Pres­i­den Nomor 9 Tahun 2021 ten­tang Badan Per­cepatan Penye­leng­garaan Peruma­han, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  2. Per­at­u­ran Pres­i­den Nomor 10 Tahun 2021 ten­tang Bidang Usa­ha Penana­man Modal, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021;
  3. Per­at­u­ran Pres­i­den Nomor 11 Tahun 2021 ten­tang Ker­ja Sama Antara Pemer­in­tah Pusat den­gan Badan Usa­ha Milik Negara dalam Penye­leng­garaan Infor­masi Geospasial Dasar, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021; dan
  4. Per­at­u­ran Pres­i­den Nomor 12 Tahun 2021 ten­tang Peruba­han atas Per­at­u­ran Pres­i­den Nomor 16 Tahun 2018 ten­tang Pen­gadaan Barang/Jasa Pemer­in­tah, dite­tap­kan tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021.

Sum­ber :

Jaringan Doku­men­tasi dan Infor­masi Hukum Sekre­tari­at Kabi­net jdih.setkab.go.id.

Daftar Subklasifikasi SBU Ketenagalistrikan Yang Diampu Oleh PUPR

Meru­juk pada surat Direk­torat Bina Kon­struk­si Kementer­ian Peker­jaan Umum dan Peruma­han Raky­at tang­gal 13 Novem­ber 2020 yang ditu­jukan Kepa­da Lemaba­ga OSS per­i­hal Sub­klasi­fikasi Kete­na­gal­istrikan meru­juk pada Per­at­u­ran Pemer­in­tah Namer 22 Tahun 2020 ten­tang Per­at­u­ran Pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 ten­tang Jasa Kon­struk­si Pasal 20 ayat (2) menga­manatkan bah­wa keten­tu­an men­ge­nai:

  1. Klasi­fikasi dan sub­klasi­fikasi usa­ha seba­gaimana dimak­sud dalam Pasal 17 ayat (2) dan Pasal 18 ayat (2) huruf a yang terkatt kete­na­gal­istrikan,
  2. Kual­i­fikasi usa­ha yang terkait kete­na­gal­istrikan,
  3. ser­ti­fikasi badan usa­ha yang terkait ketenaga1istrikan, dan
  4. Kual­i­fikasi dan ser­ti­fikasi tena­ga ker­ja insta­lasi tena­ga listrik

dilak­sanakan sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan di bidang kete­na­gal­istrikan.

Sesuai den­gan Per­at­u­ran Menteri Peker­jaan Umum dan Peruma­han Raky­at Nomor 19 Tahun 2014 ten­tang Peruba­han Per­at­u­ran Menteri Peker­jaan Umum Nomor 08/PRT/M/2011 ten­tang Pem­ba­gian Sub­klasi­fikasi dan Sub­kualf­fikasi Usa­ha Jasa Kon­struk­si, bersama ini kami sam­paikan daf­tar sub­klasi­fikasi yang berkai­tan den­gan kete­na­gal­istrikan dap­at dilihat/didownload dalam table berikut ini.

Kementer­ian PUPR hanya akan menin­dak­lan­ju­ti per­iz­inan Jasa Kon­struk­si untuk sub­klasi­fikasi yang di ampu oleh Kementer­ian PUPR.

PP 14 Tahun 2021 Turunan UU Cipta Kerja Bidang Jasa Konstruksi, Sejumlah Pasal di PP 22 Tahun 2020 diubah dan ditambah

Per­at­u­ran Pemer­in­tah seba­gai turunan pas­ca dis­ahkan­nya Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 ten­tang Cip­ta Ker­ja seba­gai UU telah diter­bitkan. Seper­ti dikete­hui kegiatan usa­ha Jasa kon­struk­si men­ja­di salah­satu clus­ter yang diatur dalam Omnibus Law Cip­ta Ker­ja No. 11 Tahun 2020.

Sebelum UU Cip­tak­er ini ter­bit kegiatan jasa kon­struk­si tun­duk pada Undang-Undang No. 2 Tahun 2017 ten­tang Jasa Kon­struk­si dan Per­at­u­ran Pemer­in­tah No. 22 Tahun 2020 Ten­tang Per­at­u­ran Pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Ten­tang Jasa Kon­struk­si.

Den­gan berlakun­ya UU Cip­ta Ker­ja, maka seba­gai Per­at­u­ran Pelak­sana telah diter­bitkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah No. 14 Tahun 2021 Ten­tang Peruba­han Atas Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 22 Tahun 2020 Ten­tang Per­at­u­ran Pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Ten­tang Jasa Kon­struk­si yang mulai berlaku sejak dite­tap­kan pada tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021, dan dicatat dalam Lem­baran Negara No. 24

Pada saat PP No. 14 Tahun 2021 berlaku, semua keten­tu­an dalam Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 22 Tahun 2020 Ten­tang Per­at­u­ran Pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Ten­tang Jasa Kon­struk­si diny­atakan tetap berlaku sep­a­n­jang tidak berten­tan­gan den­gan PP No.14 Tahun 2021.

Lalu pasal apa saja yang diubah dalam keten­tu­an PP No. 14 Tahun 2021 ini, berikut daf­tarnya :

  1. Keten­tu­an Pasal 1 diubah
  2. Keten­tu­an Pasal 6 diubah
  3. Diantara Pasal 6 dan Pasal 7 dis­isip­kan 24 Pasal yakni Pasal 6A sam­pai den­gan Pasal 6X
  4. Keten­tu­an Pasal 8 diubah
  5. Keten­tu­an Pasal 9 diubah
  6. Keten­tu­an Pasal 11 diubah
  7. Keten­tu­an Pasal 12 diubah
  8. Keten­tu­an Pasal 20 diubah
  9. Keten­tu­an Pasal 22 diubah
  10. Diantara Pasal 26 dan Pasal 27 dis­isi­pakn 4 Pasal yakni Pasal 26 A sam­pai den­gan Pasal 26 D
  11. Keten­tu­an Pasal 28 diubah
  12. Diantara pasal 28 dan 29 dis­isip­kan 11 pasal yakni pasal 28 A sam­pai den­gan pasal 28 K
  13. Diantara pasal 29 dan pasal 30 dis­isip­kan 10 pasal yakni pasal 29A sam­pai den­gan pasal 29J
  14. Keten­tu­an pasal 30 diubah
  15. Diantara pasal 30 dan 31 dis­isip­kan 13 pasal yakni pasal 30A sam­pai den­gan pasal 30M
  16. Keten­tu­an pasal 41 diubah
  17. Diantara pasal 41 dan 42 dis­isip­kan 18 pasal yakni pasal 41A sam­pai den­gan pasal 41R
  18. Diantara pasal 42 dan 43 dita­m­bahkan 11 pasal yakni pasal 42A sam­pai den­gan pasal 42K
  19. Keten­tu­an pasal 43 diubah
  20. Diantara pasal 51 dan pasal 52 dis­isip­kan 1 pasal yakni pasal 51A
  21. Keten­tu­an pasal 59 diubah
  22. Keten­tu­an pasal 61 diubah
  23. Keten­tu­an pasal 64 diubah
  24. Diantara pasal 70 dan 71 dita­m­bahkan 8 pasal yakni pasal 70A sam­pai den­gan pasal 70H
  25. Keten­tu­an ayat (2) pasal 72 diubah
  26. Diantara pasal 74 dan 75 dita­m­bahkan 1 pasal yakni pasal 74A
  27. Keten­tu­an pasal 77 diubah
  28. Keten­tu­an pasal 84 diubah
  29. Diantara pasal 84 dan pasal 85 dita­m­bahkan 37 pasal yakni pasal 84A sam­pai den­gan pasal 84 AK
  30. Keten­tu­an pasal 85 diubah
  31. Diantara pasal 85 dan pasal 86 dis­isip­kan 18 pasal yakni pasal 85A sam­pai den­gan pasal 85R
  32. Keten­tu­an ayat (2) pasal 97 diubah
  33. Diantara pasal 123 dan pasal 124 dis­isip­kan 1 pasal yakni pasal 123A
  34. Diantara pasal 150 dan pasal 151 dis­isip­kan 1 pasal yakni pasal 150A
  35. Keten­tu­an pasal 152 diubah
  36. Keten­tu­an pasal 153 diubah
  37. Keten­tu­an pasal 154 diubah
  38. Diantara keten­tu­an pasal 154 dan pasal 155 dis­isip­kan 2 pasal 154 A sam­pai den­gan pasal 154 B
  39. Diantara keten­tu­an pasal 157 dan pasal 158 dis­isip­kan 1 pasal yakni pasal 157A
  40. Keten­tu­an pasal 161 diubah
  41. Keten­tu­an pasal 163 diubah
  42. Keten­tu­an pasal 164 diubah
  43. Diantara pasal 168 dan 169 dis­isip­kan 1 pasal yakni pasal 168A
  44. Diantara pasal 176 dan pasal 177 dis­isip­kan 1 pasal yakni pasal 176A
  45. Diantara pasal 178 dan pasal 179 dis­isip­kan 1 pasal yakni pasal 178A

Keten­tu­an Pasal II PP No. 14 Tahun 2021 berlaku pada saat diun­dan­gkan yakni pada tang­gal 2 Feb­ru­ari 2021.

Down­load

  1. PP No. 14 Tahun 2021 Ten­tang Peruba­han Atas Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 22 Tahun 2020 Ten­tang Per­at­u­ran Pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Ten­tang Jasa Kon­struk­si.
  2. Lam­pi­ran Per­at­u­ran Pemer­in­tah No. 14 Tahun 2021 Ten­tang Peruba­han Atas Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 22 Tahun 2020 Ten­tang Per­at­u­ran Pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017
  3. Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 22 Tahun 2020 Ten­tang Per­at­u­ran Pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Ten­tang Jasa Kon­struk­si.
  4. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Ten­tang Jasa Kon­struk­si.

Daftar UU Yang Diubah dan Dicabut Pasca Terbitnya UU Cipta Kerja

Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 Ten­tang Cip­ta Ker­ja telah dis­ahkan oleh pres­i­den Joko Wido­do pada tangg­gal 2 Novem­ber 2020 dan telah terdaf­tar dalam Lem­baran Negara Repub­lik Indone­sia Tahun 2020 Nomor 245. UU sapu jagat ini telah berlaku sejak di undan­gkan seba­gaimana dise­butkan dalam keten­tu­an pasal 186.

Den­gan berlakun­ya UU ini, maka sekali­gus akan men­gubah dan men­cabut sejum­lah UU lain yang berkai­tan lang­sung den­gan keten­tu­an dalam UU Cip­ta Ker­ja ini.

Berikut sta­tus UU lain yang berubah dan dicabut :

Dicabut :

  • UU No. 3 Tahun 1982 ten­tang Wajib Daf­tar Perusa­haan
  • Staats­blad Tahun 1926 Nomor 226 junc­to Staats­blad Tahun 1940 Nomor 450 ten­tang Undang-Undang Gang­guan (Hin­deror­don­nantie)

Men­gubah :

  1. UU No. 3 Tahun 2020 ten­tang Peruba­han atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 ten­tang Per­tam­ban­gan Min­er­al dan Batubara
  2. UU No. 8 Tahun 2019 ten­tang Penye­leng­garaan Ibadah Haji dan Umrah
  3. UU No. 22 Tahun 2019 ten­tang Sis­tem Budi Daya Per­tan­ian Berke­lan­ju­tan
  4. UU No. 17 Tahun 2019 ten­tang Sum­ber Daya Air
  5. UU No. 11 Tahun 2019 ten­tang Sis­tem Nasion­al Ilmu Penge­tahuan dan Teknolo­gi
  6. UU No. 6 Tahun 2017 ten­tang Arsitek
  7. UU No. 2 Tahun 2017 ten­tang Jasa Kon­struk­si
  8. UU No. 18 Tahun 2017 ten­tang Pelin­dun­gan Peker­ja Migran Indone­sia
  9. UU No. 7 Tahun 2016 ten­tang Per­lin­dun­gan dan Pem­ber­dayaan Nelayan, Pem­bu­di Daya Ikan, dan Petam­bak Garam
  10. UU No. 20 Tahun 2016 ten­tang Merek dan Indikasi Geografis
  11. UU No. 13 Tahun 2016 ten­tang Pat­en
  12. UU No. 7 Tahun 2014 ten­tang Perda­gan­gan
  13. UU No. 6 Tahun 2014 ten­tang Desa
  14. UU No. 41 Tahun 2014 ten­tang Peruba­han atas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 Ten­tang Peter­nakan dan Kese­hatan Hewan
  15. UU No. 39 Tahun 2014 ten­tang Perke­bunan
  16. UU No. 33 Tahun 2014 ten­tang Jam­i­nan Pro­duk Halal
  17. UU No. 32 Tahun 2014 ten­tang Kelau­tan
  18. UU No. 30 Tahun 2014 ten­tang Admin­is­trasi Pemer­in­ta­han
  19. UU No. 3 Tahun 2014 ten­tang Perindus­tri­an
  20. UU No. 23 Tahun 2014 ten­tang Pemer­in­ta­han Daer­ah
  21. UU No. 21 Tahun 2014 ten­tang Panas Bumi
  22. UU No. 1 Tahun 2014 ten­tang Peruba­han atas Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 Ten­tang Pen­gelo­laan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
  23. UU No. 19 Tahun 2013 ten­tang Per­lin­dun­gan dan Pem­ber­dayaan Petani
  24. UU No. 18 Tahun 2013 ten­tang Pence­ga­han dan Pem­ber­an­tasan Perusakan Hutan
  25. UU No. 2 Tahun 2012 ten­tang Pen­gadaan Tanah Bagi Pem­ban­gu­nan Untuk Kepentin­gan Umum
  26. UU No. 18 Tahun 2012 ten­tang Pan­gan
  27. UU No. 16 Tahun 2012 ten­tang Indus­tri Per­ta­hanan
  28. UU No. 6 Tahun 2011 ten­tang Keimi­grasian
  29. UU No. 4 Tahun 2011 ten­tang Infor­masi Geospasial
  30. UU No. 24 Tahun 2011 ten­tang Badan Penye­leng­gara Jam­i­nan Sosial
  31. UU No. 20 Tahun 2011 ten­tang Rumah Susun
  32. UU No. 1 Tahun 2011 ten­tang Peruma­han dan Kawasan Per­muki­man
  33. UU No. 13 Tahun 2010 ten­tang Hor­tikul­tura
  34. UU No. 45 Tahun 2009 ten­tang Peruba­han Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Ten­tang Perikanan
  35. UU No. 44 Tahun 2009 ten­tang Rumah Sak­it
  36. UU No. 41 Tahun 2009 ten­tang Per­lin­dun­gan Lahan Per­tan­ian Pan­gan Berke­lan­ju­tan
  37. UU No. 4 Tahun 2009 ten­tang Per­tam­ban­gan Min­er­al dan Batubara
  38. UU No. 39 Tahun 2009 ten­tang Kawasan Ekono­mi Khusus
  39. UU No. 38 Tahun 2009 ten­tang POS
  40. UU No. 36 Tahun 2009 ten­tang Kese­hatan
  41. UU No. 35 Tahun 2009 ten­tang Narkoti­ka
  42. UU No. 33 Tahun 2009 ten­tang Per­fil­man
  43. UU No. 32 Tahun 2009 ten­tang Per­lin­dun­gan dan Pen­gelo­laan Lingkun­gan Hidup
  44. UU No. 30 Tahun 2009 ten­tang Kete­na­gal­istrikan
  45. UU No. 28 Tahun 2009 ten­tang Pajak Daer­ah dan Ret­ribusi Daer­ah
  46. UU No. 22 Tahun 2009 ten­tang Lalu Lin­tas Dan Angku­tan Jalan
  47. UU No. 18 Tahun 2009 ten­tang Peter­nakan dan Kese­hatan Hewan
  48. UU No. 10 Tahun 2009 ten­tang Kepari­wisa­taan
  49. UU No. 1 Tahun 2009 ten­tang Pener­ban­gan
  50. UU No. 21 Tahun 2008 ten­tang Per­bankan Syari­ah
  51. UU No. 20 Tahun 2008 ten­tang Usa­ha Mikro, Kecil, dan Menen­gah
  52. UU No. 17 Tahun 2008 ten­tang Pela­yaran
  53. UU No. 40 Tahun 2007 ten­tang Perseroan Ter­batas
  54. UU No. 27 Tahun 2007 ten­tang Pen­gelo­laan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
  55. UU No. 26 Tahun 2007 ten­tang Penataan Ruang
  56. UU No. 25 Tahun 2007 ten­tang Penana­man Modal
  57. UU No. 23 Tahun 2007 ten­tang Perk­ere­taapi­an
  58. UU No. 40 Tahun 2004 ten­tang Sis­tem Jam­i­nan Sosial Nasion­al
  59. UU No. 38 Tahun 2004 ten­tang Jalan
  60. UU No. 31 Tahun 2004 ten­tang Perikanan
  61. UU No. 19 Tahun 2004 ten­tang Pene­ta­pan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Peng­gan­ti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 ten­tang Peruba­han atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 ten­tang Kehutanan Men­ja­di Undang-Undang
  62. UU No. 19 Tahun 2003 ten­tang Badan Usa­ha Milik Negara
  63. UU No. 13 Tahun 2003 ten­tang Kete­na­gak­er­jaan
  64. UU No. 32 Tahun 2002 ten­tang Penyiaran
  65. UU No. 28 Tahun 2002 ten­tang Ban­gu­nan Gedung
  66. UU No. 2 Tahun 2002 ten­tang Kepolisian Negara Repub­lik Indone­sia
  67. UU No. 22 Tahun 2001 ten­tang Minyak dan Gas Bumi
  68. UU No. 37 Tahun 2000 ten­tang Pene­ta­pan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Peng­gan­ti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2000 ten­tang Kawasan Perda­gan­gan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang Men­ja­di Undang-Undang
  69. UU No. 36 Tahun 2000 ten­tang Pene­ta­pan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Peng­gan­ti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2000 ten­tang Kawasan Perda­gan­gan Bebas dan Pelabuhan Bebas Men­ja­di Undang-Undang
  70. UU No. 29 Tahun 2000 ten­tang Per­lin­dun­gan Vari­etas Tana­man
  71. UU No. 5 Tahun 1999 ten­tang Larangan Prak­tek Monop­o­li dan Per­sain­gan Usa­ha Tidak Sehat
  72. UU No. 41 Tahun 1999 ten­tang Kehutanan
  73. UU No. 36 Tahun 1999 ten­tang Teleko­mu­nikasi
  74. UU No. 10 Tahun 1998 ten­tang Peruba­han atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 ten­tang Per­bankan
  75. UU No. 5 Tahun 1997 ten­tang Psikotropi­ka
  76. UU No. 10 Tahun 1997 ten­tang Kete­na­ganuk­li­ran
  77. UU No. 7 Tahun 1992 ten­tang Per­bankan
  78. UU No. 25 Tahun 1992 ten­tang Perk­op­erasian
  79. UU No. 8 Tahun 1983 ten­tang Pajak Per­tam­ba­han Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Pen­jualan atas Barang Mewah
  80. UU No. 7 Tahun 1983 ten­tang Pajak Peng­hasi­lan
  81. UU No. 6 Tahun 1983 ten­tang Keten­tu­an Umum dan Tata Cara Per­pa­jakan
  82. UU No. 2 Tahun 1981 ten­tang Metrolo­gi Legal

Down­load UU No.11 Tahun 2020 ten­tang Cip­ta Ker­ja