Yandex Metrica Blog

Kontak :

0813-1551-3353

E-mail :

admin@legalitas.co.id

Syarat Dokumen Pemenuhan Komitmen Sertifkat Standar OSS Jasa Pengurusan Transportasi (JPT)

Syarat Dokumen Pemenuhan Komitmen Sertifkat Standar OSS Jasa Pengurusan Transportasi (JPT)

Doku­men yang harus dipenuhi untuk men­gu­rus Pemenuhan Komit­men Ser­tifkat Stan­dar OSS Jasa Pen­gu­ru­san Trans­portasi (JPT) KBLI 52291 seba­gai berikut :

  1. Copy Akta Notaris PT, Pendiri­an dan semua peruba­han­nya.
  2. Copy SK Kemenkumhan RI, pendiri­an dan semua peruba­han­nya.
  3. Copy Kar­tu dan lem­bar SKT Pajak PT.
  4. Copy NIB OSS
  5. Copy Ser­ti­fikat Penang­gung Jawab tek­nis Bidang Trans­portasi
  6. Daf­tar Riway­at Hidup Penang­gung Jawab.
  7. Copy buk­ti per­jan­jian ker­ja den­gan Penang­gung jawab tek­nis.
  8. Copy buk­ti kepemi­likan Arma­da angkut
  9. Copy buk­ti kepemi­likan kan­tor.
  10. Doku­men­tasi foto kan­tor tam­pak luar dan tam­pak dalam.
  11. Surat Rekomen­dasi dari Otori­tas Trans­portasi di wilayah setem­pat.
  12. Doku­men lain apa­bi­la diper­lukan. 

Persyaratan PB-UMKU SBU Jasa Konstruksi

Doku­men yang harus dipenuhi untuk men­gu­rus PB-UMKU Ser­ti­fikat Badan Usa­ha (SBU) Jasa Kon­sruk­si sebabai berikut :

  1. Copy Akta Notaris PT, Pendiri­an dan semua peruba­han­nya.
  2. Copy SK Kemenkumhan RI, pendiri­an dan semua peruba­han­nya.
  3. Copy Kar­tu dan lem­bar SKT PT
  4. Copy NIB OSS
  5. Copy Ser­ti­fikat Tena­ga Ahli sesuai KBLI usa­ha.
  6. Copy surat buk­ti kepemi­likan kan­tor (milik/sewa)
  7. Ner­a­ca keuan­gan perusa­haan
  8. Pas foto penang­gung jawab perusa­haan
  9. Copy KTP dan NPWP prib­a­di Penang­gung jawab perusa­haan
  10. Melam­pirkan doku­men ser­ti­fikat ter­dahu­lu apa­bi­la per­pan­jan­gan.
  11. Doku­men lain apa­bi­la diper­lukan.

Syarat Terbaru Izin Kantor Perwakilan BUJKA

Jasa Kon­struk­si Asing Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si Asing yang selan­jut­nya dis­ingkat BUJKA adalah badan usa­ha yang berdomisili di negara asal yang mem­bu­ka Kan­tor Per­wak­i­lan BUJKA dan/atau BUJKA Berbadan Hukum Indone­sia.

Kan­tor Per­wak­i­lan Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si Asing yang selan­jut­nya dise­but Kan­tor Per­wak­i­lan BUJKA adalah kan­tor yang ditun­juk oleh BUJKA di luar negeri seba­gai per­wak­i­lan­nya di Indone­sia.

Sedan­gkan BUJKA Berbadan Hukum Indone­sia yang selan­jut­nya dise­but BUJK Penana­man Modal Asing adalah BUJK berbadan hukum perseroan ter­batas yang diben­tuk melalui ker­ja sama modal antara BUJKA den­gan BUJKN.

Pasal 3 ayat 3 dise­butkan Kan­tor Per­wak­i­lan BUJKA yang akan menye­leng­garakan kegiatan Jasa Kon­struk­si wajib memi­li­ki Izin Per­wak­i­lan.

Jenis Izin Kan­tor Per­wak­i­lan BUJKA meliputi :

  1. Jasa Kon­sul­tan­si Kon­struk­si;
  2. Peker­jaan Kon­struk­si; atau
  3. Peker­jaan Kon­struk­si Ter­in­te­grasi

Izin Per­wak­i­lan BUJKA berlaku sela­ma 3 (tiga) tahun dan dap­at diper­pan­jang.

Taha­pan per­iz­inan untuk pener­bi­tan baru Izin Per­wak­i­lan BUJKA meliputi:

  1. pendaf­taran;
  2. pener­bi­tan Izin Per­wak­i­lan berdasarkan komit­men;
  3. pemenuhan komit­men;
  4. ver­i­fikasi dan val­i­dasi pemenuhan komit­men Izin Per­wak­i­lan;
  5. pem­ba­yaran biaya Izin Per­wak­i­lan; dan
  6. pener­bi­tan Izin Per­wak­i­lan yang efek­tif.

Pemenuhan komit­men Izin Per­wak­i­lan BUJKA dibuk­tikan den­gan kepemi­likan SBU den­gan kual­i­fikasi besar sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan.

Ker­ja Sama Operasi

Dalam melak­sanakan Izin Per­wak­i­lan, Kan­tor Per­wak­i­lan BUJKA harus memenuhi keten­tu­an mem­ben­tuk KSO den­gan BUJKN.

KSO dilakukan den­gan prin­sip kese­taraan kual­i­fikasi besar, kesamaan layanan, dan tang­gung renteng.

Ikatan KSO dim­u­lai saat mengiku­ti pros­es pen­gadaan, pelak­sanaan, sam­pai den­gan pen­gakhi­ran peker­jaan kon­struk­si.

BUJKN yang men­ja­di mitra KSO den­gan Kan­tor Per­wak­i­lan BUJKA harus memenuhi kri­te­ria seba­gai berikut:

  1. berbadan hukum perseroan ter­batas;
  2. memi­li­ki SBU kual­i­fikasi besar dan jenis usa­ha yang sama den­gan Kan­tor Per­wak­i­lan BUJKA;
  3. memi­li­ki IUJK badan usa­ha; dan
  4. berben­tuk BUMN, BUMD, atau BUMS yang 100% (ser­a­tus persen) kepemi­likan saham­nya dim­i­li­ki perse­o­ran­gan war­ga negara Indone­sia dan/atau badan usa­ha nasion­al.

Persen­tasi KSO

  1. KSO untuk pelak­sanaan Peker­jaan Kon­struk­si atau Peker­jaan Kon­struk­si Ter­in­te­grasi dilak­sanakan den­gan keten­tu­an seba­gai berikut:
  2. pal­ing ren­dah 50% (lima puluh persen) dari nilai biaya peker­jaan kon­struk­si dik­er­jakan di dalam negeri; dan
  3. pal­ing ren­dah 30% (tiga puluh persen) dari nilai biaya peker­jaan pelak­sanaan kon­struk­si dik­er­jakan oleh BUJKN mitra KSO.
  4. KSO untuk pelak­sanaan jasa Kon­sul­tan­si Kon­struk­si dilak­sanakan den­gan keten­tu­an seba­gai berikut:
  5. selu­ruh peker­jaan jasa Kon­sul­tan­si Kon­struk­si dilakukan di dalam negeri; dan
  6. pal­ing sedik­it 50% (lima puluh persen) dari nilai peker­jaan jasa Kon­sul­tan­si Kon­struk­si dik­er­jakan oleh

BUJKN mitra KSO.

Pem­ber­ian Izin Per­wak­i­lan BUJKA :

  1. Izin Per­wak­i­lan dimo­honkan oleh PJBU selaku pimp­inan Kan­tor Per­wak­i­lan BUJKA.
  2. Kan­tor Per­wak­i­lan BUJKA wajib men­em­patkan war­ga negara Indone­sia seba­gai PJBU.
  3. Dalam hal war­ga negara Indone­sia seba­gaimana dimak­sud pada ayat (2) tidak memenuhi per­syaratan untuk men­ja­di PJBU maka war­ga negara Indone­sia men­ja­bat seba­gai PJTBU.

Dan Pasal 33 ayat 1 dise­butkan Kan­tor per­wak­i­lan seba­gaimana dimak­sud dalam Pasal 32 huruf a wajib:

  1. berben­tuk badan usa­ha den­gan kual­i­fikasi yang setara den­gan kual­i­fikasi besar;
  2. memi­li­ki izin per­wak­i­lan badan usa­ha Jasa Kon­struk­si asing;
  3. mem­ben­tuk ker­ja sama operasi den­gan badan usa­ha Jasa Kon­struk­si nasion­al berkual­i­fikasi besar yang memi­li­ki Izin Usa­ha dalam seti­ap kegiatan usa­ha Jasa Kon­struk­si di Indone­sia;
  4. mem­peker­jakan lebih banyak tena­ga ker­ja Indone­sia dari­pa­da tena­ga ker­ja asing;
  5. men­em­patkan war­ga negara Indone­sia seba­gai pimp­inan tert­ing­gi kan­tor per­wak­i­lan;
  6. menguta­makan peng­gu­naan mate­r­i­al dan teknolo­gi kon­struk­si dalam negeri;
  7. memi­li­ki teknolo­gi ting­gi, mutakhir, efisien, berwawasan lingkun­gan, ser­ta mem­per­hatikan kear­i­fan lokal;
  8. melak­sanakan pros­es alih teknolo­gi; dan
  9. melak­sanakan kewa­jiban lain sesuai den­gan keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan.

Pasal 33 ayat 3 Ker­ja sama operasi seba­gaimana dimak­sud pada ayat (1) huruf c dilakukan den­gan prin­sip kese­taraan kual­i­fikasi, kesamaan layanan, dan tang­gung renteng.

Badan usa­ha Jasa Kon­struk­si yang diben­tuk dalam rang­ka ker­ja sama modal badan usa­ha berbadan hukum Indone­sia melalui ker­ja sama modal den­gan badan usa­ha Jasa Kon­struk­si harus memenuhi per­syaratan kual­i­fikasi besar.

Prosedur Penerbitan Izin Usaha Jasa Konstruksi Melalui Sistem OSS RBA

Berdasarkan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 5 Tahun 2021 ten­tang Penye­leng­garaan Per­iz­inan Berusa­ha Berba­sis Risiko dan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 14 Tahun 2021 ten­tang Peruba­han Atas Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 22 Tahun 2020 ten­tang Per­at­u­ran Pelak­sanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 ten­tang Jasa Kon­struk­si, per­syaratan per­iz­inan berusa­ha untuk badan usa­ha Jasa Kon­struk­si meliputi NIB dan Ser­ti­fikat Stan­dar yang dalam hal ini yaitu Ser­ti­fikat Badan Usa­ha (SBU).

1. Pros­es Per­mo­ho­nan NIB

Pen­ga­juan per­mo­ho­nan NIB melalui sis­tem OSS RBA.

2. Pros­es Per­mo­ho­nan SBU

  1. Per­mo­ho­nan SBU dilakukan den­gan cara men­ga­jukan pemenuhan per­syaratan PB UMKU pada Sis­tem OSS RBA yang ter­hubung den­gan SIJK Ter­in­te­grasi.
  2. Pemo­hon harus men­ja­di anggota asosi­asi badan usa­ha Jasa Kon­struk­si yang terdaf­tar di LPJK.
  3. Pemo­hon melengkapi data dan doku­men per­syaratan ser­ti­fikasi badan usa­ha melalui SIJK Ter­in­te­grasi.
  4. Data dan doku­men per­syaratan ser­ti­fikasi badan usa­ha memu­at:
    • Data pen­jualan tahu­nan;
    • Data kemam­puan keuan­gan;
    • Data keterse­di­aan tena­ga ker­ja kon­struk­si;
    • Data kemam­puan dalam menye­di­akan Per­ala­tan kon­struk­si;
    • Data Pen­er­a­pan Sis­tem Man­a­je­men Mutu;
    • Data Pen­er­a­pan Sis­tem Man­a­je­men Anti Penyua­pan.
  5. Pemo­hon mene­tap­kan data pen­jualan tahu­nan, data keterse­di­aan tena­ga ker­ja kon­struk­si, dan data kemam­puan dalam menye­di­akan Per­ala­tan kon­struk­si seba­gaimana dimak­sud pada huruf d angka 1), angka 3), dan angka 4) yang telah ter­catat dalam SIJK Ter­in­te­grasi untuk pemenuhan per­syaratan ser­ti­fikasi badan usa­ha.
  6. Pemo­hon melengkapi per­syaratan seba­gaimana dimak­sud pada huruf d angka 1), angka 2), dan angka 3) pal­ing lam­bat 5 (lima) hari ter­hadap per­syaratan yang belum ter­penuhi sejak men­da­p­at noti­fikasi dari LSBU melalui SIJK Ter­in­te­grasi.
  7. Pemo­hon menyam­paikan data Sis­tem Man­a­je­men Mutu dan Sis­tem Mane­je­men Anti Penyua­pan seba­gaimana dimak­sud pada huruf d angka 5) dan angka 6) untuk pemenuhan per­syaratan ser­ti­fikasi badan usa­ha yang belum ter­catat dalam SIJK Ter­in­te­grasi.
  8. Peni­la­ian kelayakan keterse­di­aan tena­ga ker­ja kon­struk­si seba­gaimana pada huruf d dilakukan ter­hadap pemenuhan per­syaratan SKK Kon­struk­si pada Penang­gung Jawab Tek­nis Badan Usa­ha (PJTBU) dan Penang­gung Jawab Sub­klasi­fikasi Badan Usa­ha (PJSKBU) dilak­sanakan sesuai klasi­fikasi, sub­klasi­fikasi, dan kual­i­fikasi tena­ga ker­ja kon­struk­si sesuai den­gan per­at­u­ran perun­dang-undan­gan.
  9. Dalam hal penyetaraan atau kon­ver­si klasi­fikasi, sub­klasi­fikasi, dan kual­i­fikasi tena­ga ker­ja kon­struk­si sesuai den­gan per­at­u­ran perun­dang-undan­gan seba­gaimana dimak­sud pada huruf h belum dite­tap­kan, maka pemenuhan per­syaratan Ser­ti­fikat Kom­pe­ten­si Ker­ja (SKK) Kon­struk­si pada Penang­gung Jawab Tek­nis Badan Usa­ha (PJTBU) dan Penang­gung Jawab Sub­klasi­fikasi Badan Usa­ha (PJSKBU) men­gacu kepa­da keten­tu­an dalam Lam­pi­ran yang meru­pakan bagian tidak ter­pisahkan dari Surat Edaran ini.
  10. Dalam hal pemenuhan keterse­di­aan tena­ga ker­ja pada PJTBU dan PJSKBU seba­gaimana huruf h tidak dap­at dipenuhi den­gan tena­ga ker­ja yang sesuai den­gan sub­klasi­fikasi tena­ga ker­ja yang disyaratkan sesuai per­at­u­ran perun­dang-undan­gan maka peni­la­ian dap­at dilak­sanakan sesuai den­gan pemenuhan kesesua­ian klasi­fikasi dan kual­i­fikasi tena­ga ker­ja.
  11. Data seba­gaimana pada huruf g, huruf h, dan huruf i yang telah digu­nakan untuk pemenuhan sub­klasi­fikasi usa­ha ter­ten­tu tidak dap­at digu­nakan untuk pemenuhan per­syaratan sub­klasi­fikasi lain­nya.
  12. LSBU menu­gaskan Asesor Badan Usa­ha (ABU) yang memi­li­ki kom­pe­ten­si sesuai Stan­dar Kom­pe­ten­si Ker­ja (SKK) Khusus Asesor Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si yang dite­tap­kan Unit Organ­isasi yang mem­bidan­gi Jasa Kon­struk­si dan direg­is­trasi oleh Kementer­ian Kete­na­gak­er­jaan.
  13. LSBU menyam­paikan hasil pelak­sanaan ser­ti­fikasi dan data terkait kepa­da LPJK seba­gaimana diatur dalam Stan­dar Ske­ma Ser­ti­fikasi Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si.
  14. Data seba­gaimana dimak­sud pada huruf m sete­lah pelak­sanaan ser­ti­fikasi ter­catat pada SIJK Ter­in­te­grasi.
  15. LSBU mener­bitkan rekomen­dasi rin­cian kual­i­fikasi dan sub­klasi­fikasi kepa­da LPJK.
  16. LPJK melakukan penomoran dan pen­catatan SBU pada SIJK Ter­in­te­grasi.
  17. SIUJK Ter­in­te­grasi meno­ti­fikasi OSS RBA dan Pemegang Hak Akses Kementer­ian PUPR dan men­gir­imkan Data SBU ke OSS RBA.
  18. Pemo­hon mener­i­ma doku­men PB UMKU beru­pa SBU dari sys­tem OSS RBA.
  19. LSBU mem­pros­es per­mo­ho­nan SBU pelaku usa­ha yang belum dap­at memenuhi per­syaratan per­ala­tan kon­struk­si, pen­er­a­pan Sis­tem Man­a­je­men Mutu, dan Sis­tem Man­a­je­men Anti Penyua­pan berdasarkan surat perny­ataan pemenuhan komit­men sesuai for­mat pada stan­dar ske­ma ser­ti­fikasi badan usa­ha yang dis­am­paikan pelaku usa­ha kepa­da LSBU meng­gu­nakan akses Sin­gle Sign On (SSO) pada Sis­tem OSS yang ter­hubung den­gan SIJK Ter­in­te­grasi.
  20. Pelaku usa­ha menyam­paikan pemenuhan komit­men seba­gaimana dimak­sud pada angka 19 :
    • Penye­di­aan per­ala­tan kon­struk­si pal­ing lam­bat 30 (tiga puluh) hari kalen­der sejak SBU diter­bitkan;
    • Sis­tem Man­a­je­men Mutu pal­ing lam­bat 1 (satu) tahun sejak SBU diter­bitkan;
    • Sis­tem Man­a­je­men Anti Penyua­pan pal­ing lam­bat 3 (tiga) tahun sejak SBU kual­i­fikasi kecil diter­bitkan;
    • Sis­tem Man­a­je­men Anti Penyua­pan pal­ing lam­bat 2 (dua) tahun sejak SBU kual­i­fikasi menen­gah diter­bitkan; dan
    • Sis­tem Man­a­je­men Anti Penyua­pan pal­ing lam­bat 1 (satu) tahun sejak SBU kual­i­fikasi besar diter­bitkan.
  21. Pelaku usa­ha yang belum dap­at memenuhi komit­men seba­gaimana dimak­sud pada huruf s harus memenuhi komit­men sesuai den­gan batas wak­tu seba­gaimana dimak­sud pada angka 20.

3. Pros­es Ver­i­fikasi dan Per­se­tu­juan Ser­ti­fikat Stan­dar Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si

  1. Pemo­hon men­gung­gah doku­men PB UMKU seba­gaimana dimak­sud pada angka 2 huruf r ke Sis­tem OSS RBA seba­gai pemenuhan stan­dar usaha/persyaratan Ser­ti­fikat Stan­dar.
  2. Pemegang hak akses OSS RBA di Kementer­ian PUPR melakukan pros­es ver­i­fikasi dan per­se­tu­juan doku­men PB UMKU untuk pemenuhan per­syaratan Ser­ti­fikat Stan­dar pada sis­tem OSS RBA.
  3. Doku­men NIB dan Ser­ti­fikat Stan­dar ter­ver­i­fikasi ter­bit melalui sis­tem OSS RBA.
  4. Tata cara pemenuhan per­syaratan Per­iz­inan Berusa­ha Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si melalui sis­tem OSS RBA secara rin­ci ter­can­tum dalam Lam­pi­ran yang meru­pakan bagian tidak ter­pisahkan dari Surat Edaran ini.
  5. For­mat doku­men PB UMKU/SBU seba­gaimana dimak­sud pada huruf a dan Ser­ti­fikat Stan­dar ter­ver­i­fikasi seba­gaimana dimak­sud pada huruf c untuk Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si seba­gaimana ter­can­tum dalam Lam­pi­ran yang meru­pakan bagian tidak ter­pisahkan dari Surat Edaran ini.

4. Per­pan­jan­gan dan Peruba­han data SBU

Per­mo­ho­nan per­pan­jan­gan dan peruba­han data SBU meng­gu­nakan Kual­i­fikasi, Klasi­fikasi, dan Sub­klasi­fikasi Usa­ha Jasa Kon­struk­si KBLI 2020, dis­am­paikan kepa­da LSBU melalui sis­tem OSS RBA yang ter­hubung den­gan SIJK Ter­in­te­grasi.

5. Penyetaraan Kual­i­fikasi, Klasi­fikasi, dan Sub­klasi­fikasi

  1. Badan Usa­ha Jasa Kon­struk­si yang men­ga­jukan per­mo­ho­nan per­pan­jan­gan dan peruba­han data terkait sub­klasi­fikasi harus memil­ih sub­klasi­fikasi KBLI 2020 sesuai den­gan kri­te­ria peni­la­ian kemam­puan berusa­ha.
  2. Acuan penyetaraan sub­klasi­fikasi dan klasi­fikasi KBLI 2015 men­ja­di sub­klasi­fikasi KBLI 2020 seba­gaimana ter­can­tum pada Lam­pi­ran yang meru­pakan bagian tidak ter­pisahkan dari Surat Edaran ini.

6. Keten­tu­an Lain­nya

  1. Per­mo­ho­nan SBU yang dia­jukan sebelum LSBU berop­erasi yang tidak memenuhi per­syaratan akan dikem­ba­likan dan untuk selan­jut­nya pen­ga­juan ser­ti­fikasi melalui pemenuhan per­syaratan PB UMKU pada Sis­tem OSS RBA yang ter­hubung den­gan SIJK Ter­in­te­grasi.
  2. Badan Usa­ha yang telah mema­sukan per­mo­ho­nan ser­ti­fikasi kepa­da Tim Penye­leng­gara Ser­ti­fikasi LPJK dap­at memindahkan per­mo­ho­nan­nya kepa­da LSBU melalui sis­tem OSS RBA.
  3. LPJK tetap melakukan layanan per­mo­ho­nan peruba­han data yang dilakukan tan­pa pros­es ases­men atau peni­la­ian kri­te­ria oleh LSBU­meng­gu­nakan akses Sin­gle Sign On (SSO) pada Sis­tem OSS RBA yang ter­hubung den­gan SIJK Ter­in­te­grasi dan tidak dike­nakan biaya.

Syarat Perpanjang Masa Berlaku Izin Usaha Pertambangan Batubara

Per­syaratan yang wajib dil­am­pirkan untuk men­ga­jukan per­pan­jan­gan masa berlaku izin usa­ha per­tam­ban­gan batubara seba­gai berikut :

  1. Sali­nan SK IUP (IUP Operasi Pro­duk­si)
  2. Detail struk­tur pemegang saham perusa­haan tam­bang sam­pai den­gan Ben­e­fi­cial Own­er (Pener­i­ma Man­faat ter­akhir) ter­ma­suk direk­si dan komis­aris seta NPWP dari mas­ing-mas­ing perusa­haan ser­ta Surat perny­ataan (asli) dari direk­tur perusa­haan pemo­hon per­iz­inan bah­wa data-data ben­e­fi­cial own­er­ship (BO) / pener­i­ma man­faat akhir yang dis­am­paikan adalah benar.
  3. For­mat syarat No. 2 sesuai den­gan for­mat yang ada dalam laman web­site minerba.esdm.go.id
  4. Disampaikan/melampirkan pindai (scan) doku­men seba­gai berikut :
    • Pindai (scan) doku­men NPWP/Tax ID
    • Surat perny­ataan ditan­datan­gani oleh Direk­si di atas mat­erai dan cap badan usa­ha
    • Pindai (scan) doku­men KTP.
    • Peta usu­lan WIUP/WIUPK per­pan­jan­gan tahap kegiatan Operasi Pro­duk­si yang dilengkapi den­gan daf­tar koor­di­nat beru­pa garis lin­tang dan garis bujur sesuai sis­tem infor­masi geografis yang berlaku secara nasion­al.
  5. Lapo­ran akhir tahap kegiatan operasi pro­duk­si
  6. Ren­cana Ker­ja sela­ma masa per­pan­jan­gan
  7. Ner­a­ca sum­ber daya dan cadan­gan.
  8. Lapo­ran pelak­sanaan pen­gelo­laan lingkun­gan dan rekla­masi.
  9. Buk­ti pelu­nasan iuran tetap dan iuran pro­duk­si atau pajak daer­ah bagi IUP komod­i­tas min­er­al non logam dan bat­u­an beru­pa buk­ti setor sesuai keten­tu­an per­at­u­ran perun­dang-undan­gan, sela­ma 3 (tiga) tahun ter­akhir